Mafia Penyejuk Hati Season 2

Mafia Penyejuk Hati Season 2
bab 130


__ADS_3

Dan akhirnya karena kejadian tidak terduga tersebut acara dihentikan sejenak, para tamu undangan dipulangkan terlebih dahulu dan akan dilanjutkan nanti.


Sedangkan 4 keluarga sedang berkumpul disatu tempat mengurus Ethan untuk mencari solusi yang tepat.


"Bagaimana sekarang aku tidak tau harus apa" ucap Andre membuka percakapan.


Tidak ada yang menjawab karena mereka juga tidak tau bagaimana langkah selanjutnya. Ethan frustasi luar biasa hingga kepalanya sakit.


"Zea bagaimana Sarah? Apa dia sudah bangun?" Tanya Vino terlebih dahulu.


"Sudah om hanya saja Sarah tidak ingin keluar" jawab Zea sembari menatap Farel sekilas.


"Bujuk dia keluar agar kita bisa menemukan solusi"


Zea mengangguk lalu berjalan masuk ke kamarnya menemui Sarah.


Ceklek


"Mm Sarah kau disuruh keluar" ujar Zea dengan sangat hati-hati.


"Aku tidak berani Zea" ucap Sarah.


"Ayolah keluar saja, mereka akan mencarikan solusi yang tepat untuk kalian"


"Aku tidak ingin menikah Zea, aku masih kecil" kata Sarah sendu.


Haaahh!!


Zea harus berubah menjadi dewasa untuk menasehati Sarah kali ini.


"Lihat aku dan Vallen kami menikah di usia muda tapi tidak ada masalah"


"Beda Zea, Farel dan Vano manusia sedangkan Ethan serigala" ucap Sarah lemah.

__ADS_1


Zea mengerutkan keningnya dengan ucapan Sarah, baru kali ini ada orang yang menghina kesempurnaan kakaknya.


"Kenapa begitu?"


"Dia sangat mudah marah, sedikit saja melakukan kesalahan dia akan membentak, itu sebabnya aku ingin memiliki tempat tinggal yang nyaman dan sepi tapi,,,,ahh!!" Sarah benar benar kesal dengan pelaku yang menikahkan nya.


"Baiklah kau boleh mengeluarkan kekesalan mu nanti sekarang keluar lah mereka sudah menunggu"


Dengan langkah malas Sarah mengikuti Zea keluar menuju ruang keluarga untuk di adili. Gadis polos tanpa dosa yang tidak pernah mencari masalah akhirnya diberikan masalah sekarang.


"Sarah duduk disana" ucap Faris menunjuk samping Ethan.


"Disini saja om"


Zea langsung mengambil tempat yang akan di duduki Sarah dan tempat itu hanya satu satunya yang kosong kecuali disamping Ethan.


Terpaksa Sarah duduk disamping Ethan walau raut wajahnya tidak ikhlas.


"Baiklah sekarang begini saja karena buku nikah kalian sudah jadi kita juga akan mengadakan acara untuk kalian"


Ketika Andre mendengar penolakan itu dia kembali mengingat beberapa puluh tahun yang lalu ketika dia dan Zoya dengan kompaknya menolak pernikahan itu.


"Lalu apa yang kalian inginkan?" Tanya Andre datar.


"Bercerai" jawab Ethan dan Sarah bersamaan.


"Tidak tidak itu bukan jalan yang bagus, coba dulu beberapa bulan"


"Tidak!!" Tolak Sarah lagi.


"Tidak mau ayah, Ethan tidak ingin menikah titik!!" Sambung Ethan dengan tegas.


Semua kembali hening, sebenarnya tidak ada masalah sama sekali jika keduanya menikah namun Ethan dan Sarah yang menolak dengan tegas.

__ADS_1


"Tidak bisa begitu, dalam aturan keluarga ini siapa yang menyentuh akan dinikahkan bukan?"


"Lalu apa hubungannya dengan ku" jawab Ethan ketus.


"Seingat ku kalian pernah berciuman di depan gedung Salvatrucha" ucap Andre.


Keduanya membulat kan mata menatap Andre yang mengeluarkan senyum sinis.


"A,,,ayah"


"Ayah kita sudah sepakat itu menjadi rahasia" gumam Ethan mengeraskan rahangnya.


Vira, Zoya, dan Lina langsung bertindak mendengar perkataan Andre, ketiganya langsung berubah menjadi singa buas menatap Ethan.


"Bisa dijelaskan sayang?" Kata Vira melipat kedua tangannya di dada.


"Bu,,, bunda"


"Ayo bicara putra ku" saut Zoya.


"I,,, ibu" Ethan merinding melihat tatapan ibunya.


"Silahkan, kami menunggu" ucap Lina.


"Ma,,,mama"


Sejauh ini tidak ada yang berani melawan para istri dirumah Salvatrucha, dan sekarang ketika jiwa pemangsa mereka keluar habis lah Ethan.


"Huaaaa baiklah terserah kalian" rengek Ethan berlagak seperti anak kecil karena tidak berani melawan ketiga ibunya.


"Sarah tidak boleh menolak ya karena Ethan ingin bertanggung jawab" ucap Vira mengelus wajah Sarah.


Tatapan dingin Sarah seperti menusuk menatap Ethan, rasa penyesalan memang terjadi di akhir. Buktinya mereka menyesal telah melakukan adegan panas diluar ruangan dan seharusnya mereka tidak melakukan itu.

__ADS_1


"Baiklah karena semua sudah sepakat resepsi untuk Vano dan Vallen akan digabung dengan resepsi Ethan dan Sarah sore ini" saut Vino mengambil keputusan akhir.


Bagai disambar petir Ethan langsung melemah seperti telah melakukan ketok palu atas kesalahan fatal.


__ADS_2