Mafia Penyejuk Hati Season 2

Mafia Penyejuk Hati Season 2
bab 99


__ADS_3

Selesai sarapan Vano berpamitan dengan semua lalu pulang kerumahnya, tidak perlu menggunakan mobil hanya modal jalan kaki dia sudah sampai dirumahnya.


Tapi disisi lain Sarah dan Zea yang menjadi masalah, Zea sudah menikah dan pasti akan mengikuti Farel tapi Zea tidak mau ikut jika Sarah tidak ikut juga karena ia tidak bebas dengan kekangan dua kakak dan satu suaminya.


"Jika Sarah tidak ikut, Zea tidak pergi!!" Tolak Zea.


"Zea jangan buat kakak pusing, ikut saja nanti papa marah" ucap Farel memegang pelipisnya.


"Tidak mau!"


"Perintah suami itu tidak boleh di tolak,,,,,"


"Iya iya tidak jadi masuk surga" sambung Zea ketus karena beberapa hari ini Farel selalu mengucapkan hal itu padanya.


"Sisi lain dari kakak ini menyebalkan juga ternyata" gerutu Zea.


Merasa dirinya tidak didukung Zea keluar dari kamarnya dengan sedikit membanting pintu hingga Farel berinisiatif mengejar nya.


"Mau kemana? Masalah itu diselesaikan didalam bukan diluar" ucap Farel memegang lengan Zea.


"Aiiihh lepaskan!!" Kata Zea masih sangat kesal.


"Hey tidak enak jika orang rumah melihat mu marah marah seperti ini, ayo masuk!" Ajak Farel.


"Huaaaa!!!!!" Zea berteriak sekeras kerasnya persis seperti bocah.


"Aduuh Zea Zea jangan seperti itu nanti orang mengira aku menyakiti mu" Farel panik bukan main.


"Ada apa sayang, Farel menyakiti mu?" Saut Andre dari anak tangga pertama paling bawah.


"Iya ayah, lihat? Tangan Zea sakit" kata Zea mendramatisir keadaan.


"Hey tangan mu hanya dipegang sedikit" saut Faris dari atas tangga.


"Diam kau!! Wanita itu lemah dia tidak boleh disakiti sedikitpun!!" Saut Andre dari bawah.

__ADS_1


"Pintar kau menjawab ku ya, kau berani melawan ku hahh!!" Ucap Faris.


"Berani, memang nya kau siapa!!" Ujar Andre ketus.


"Kemari kemari aku akan melempar mu dari atas!"


Sekarang giliran Zea dan Farel yang bingung kenapa jadi para orang tua yang bertengkar.


"Sudah ku katakan jangan bawa masalah kecil keluar dari kamar, ayo masuk selesaikan di dalam" bisik Farel lalu membawa Zea kedalam membiarkan Andre dan Faris cekcok adu mulut.


Didalam kamar Zea mendekati Farel lalu duduk dibawah karena Farel sedang duduk disofa.


"Kakaak Sarah ikut juga ya" pinta Zea memeluk kaki Farel seperti anak kecil.


"Zea jangan seperti anak kecil, bangun"


"Tidak mau, turuti keinginan Zea dulu"


"Memangnya atas dasar apa Sarah harus ikut mm?" Tanya Farel.


"Kau pergi kuliah, bersama teman teman mu yang lain kan bisa"


"FAREL ALEXANDER, apa aku memiliki teman?" Tanya Zea menekan suaranya.


"Tidak" jawab Farel datar.


"Kau tau itu lalu siapa teman ku di kampus? Hanya pengawal sialan itu saja" ujar Zea.


"Baiklah baiklah kali ini boleh" kata Farel akhirnya menyerah, salah mereka sendiri tidak mengizinkan Zea berteman dengan banyak orang.


"Jadi Sarah akan ikut kerumah itu?" Tanya Zea antusias.


Farel mengangguk walau wajahnya masam seperti itu sedangkan Zea berdiri dan berjingkrak jingkrak tidak karuan.


Cup,,,

__ADS_1


Zea mencium pipi kiri dan kanan Farel hingga membuat pria itu mematung.


"Ze,,,,a"


"Sudah halal, sayang tidak dipakai" ucap Zea lalu mengedipkan matanya dan menutup pintu kamar mandi.


"Hey kau kira aku produk halal!!" Teriak Farel sambil mengambil tisu dan membersihkan lipstik yang menempel di wajahnya.


"Lipstik ini terlalu cerah, besok beli yang warnanya natural" kata Farel masih dengan nada yang sama melihat tisu.


"Siap kakak bos!!" Teriak Zea dari dalam kamar mandi.


Ditaman belakang


"Ehem"


Sarah menengok sebentar dan kembali melihat pemandangan taman.


"Ayo berkemas kau akan ikut kerumah Vano" ucap Ethan.


"apa yang harus dikemas seluruh pakaian ku sudah ada disana" ujar Sarah tersenyum tipis.


"Sialan mereka mengerjai ku" gerutu Ethan.


"Baiklah kami tunggu diluar" kata Ethan.


"Kenapa harus ditunggu? Kalian bisa pergi terlebih dahulu, rumah tuan Vano ada di depan mata" ucap Sarah.


"Mata mu dingin sekali, aku ingin mencolok nya!!" Ujar Ethan ketus lalu meninggalkan Sarah sendiri karena merasa dirinya tidak berguna disana dan untuk apa dia kesana itu hal bodoh.


🌱🌱🌱



__ADS_1


__ADS_2