
Secara umum.. Dunia persilatan kekaisaran Ming mengalami perkembangan yang sangat pesat, sejak sumber daya pendekar yang mudah didapatkan...banyak bermunculan sekte - sekte baru, baik sekte aliran putih maupun hitam.. selain itu, ikut juga bermunculan sekte - sekte yang menyebut diri mereka beraliran netral.
Semakin banyaknya sekte yang bermunculan berimbas baik pada sekte aliran putih yang mana setiap sekte saling berlomba untuk menjadikan sekte mereka menjadi sekte yang terbaik.. sedangkan banyaknya sekte aliran hitam yang baru muncul, membuat semakin banyak tindak kriminal yang dilakukan oleh sekte - sekte tersebut yang ingin agar nama mereka terkenal dalam dunia persilatan.
"Mahaguru Wing Chun.. aku juga mendapat kabar jika sekte Kalajengking Merah telah berhasil mendapatkan salah satu kitan penguasa dunia dari sekte Lembah Tengkorak.. " ujar Bao Yu ketua sekte Kuda terbang membuat empat ketua lain melihat ke arahnya.
"Jika memang seperti itu, dan mereka berhasil mempelajari dan menguasainya.. itu berarti kita dalam masalah besar.. " ujar Hua Che Ming ketua sekte Bambu Kuning sambil mengangguk - anggukan kepala sambil menghela nafas panjang dan mengelus janggutnya yang sudah memutih.
"Lalu kita harus bagaimana..? " balas Hai Yu sambil melihat ke arah Wing Chun
"Kita harus menyampaikan hal ini pada kaisar.. karena biar bagaimanapun stabilitas keamanan kekaisaran Ming akan terganggu jika dunia persilatan seperti ini.. belum lagi.. anggota aliansi yang lain yang ikut - ikutan berebut kitab penguasa dunia tentu akan melemahkan aliansi kita.. " jawab Wing Chun sambil menutup matanya seperti biasanya dan mengelus janggut putihnya.
"Hmmm.. seandainya anak itu masih ada.. " gumam Wing Chun pelan dan suara sedikit bergetar dengan tatapan menerawang jauh kedepan.
"Maaf mahaguru.. apa Chen Khu yang mahaguru maksudkan..? " ucap Bao Yu.
"Tentu saja.. jika saja anak itu masih ada.. kita bisa memintanya untuk menyelidiki hal ini.. orang - orang kita yang dikirim banyak yang tidak kembali ataupun kembali selalu dalam keadaan terluka parah.. " Raut wajah Wing Chun menggambarkan kesedihan yang mendalam.. meskipun belum mengenal Chen Khu lebih dekat.. akan tetapi saat bertarung dengan Wong Fei... Wing Chun bisa merasakan kekuatan besar yang dimiliki oleh Chen Khu dan dalam hatinya dia menyimpan harapan agar kelak pemuda itu akan memegang peranan penting untuk menjaga kedamaian dunia persilatan di kekaisaran Ming.
Pertemuan tertutup yang diinisiasi oleh sekte Kuil Gunung Hang Chu akhirnya diakhiri tanpa kesimpulan apapun.. hanya saja.. Wing Chun meminta pada empat ketua lainnya untuk tetap waspada dan meminta mereka untuk mengumpulkan informasi sebanyak - banyak sebelum menghadap kaisar untuk membicarakan hal tersebut.
Beban yang dipikul oleh aliansi aliran putih yang dipimpin oleh Wing Chun semakin berat karena Kaisar Shun Zhi juga akan melangsungkan pernikahan dalam enam bulan lagi.
__ADS_1
Dalam pertemuan itu disepakati dalam dua bulan lagi, mereka berlima akan menemui kaisar Shun Zhi. Wing Chun tidak ingin bertindak gegabah dengan membicarakan hal tersebut dengan seluruh anggota aliansi, sebab hal itu bisa menarik perhatian aliran hitam dan bisa saja seluruh aliran hitam akan bersatu untuk melawan mereka yang akan menghentikan mereka untuk mengumpulkan kelima kitab Penguasa dunia.. belum lagi.. beberapa sekte aliran putih yang menjadi anggota aliansi berpindah menjadi aliran netral karena tidak ingin berurusan dengan aliran - aliran hitam yang terus berdatangan di kekaisaran Ming.
***
"Bagimana ketua..? apakah ketua sudah membaca seluruh kitabnya.? " tanya Chao Mi salah seoranh tetua sekte Kalajengking Merah pada Zhao Li yang baru pertama kali keluar dari ruang pribadinya sejak tiga bulan yang lalu setelah sekte Kalajengking merah berhasil mendapatkan kitab iblis pencabut nyawa dari sekte Lembah Tengkorak.
" Aku sudah membacanya.. ada dua puluh lima jurus didalamnya, hanya saja jurus - jurus dalam kitab itu sangat rumit.. mungkin butuh lima sampai sepuluh tahun untuk bisa menguasai kitab itu sepenuhnya.
Lagi pula.. kita membutuhkan sumber daya lebih banyak untuk mendukung kita dalam berlatih jurus - jurus itu.. karena setiap jurus dalam kitab itu menuntut kita untuk menggunakan tenaga dalam yang sangat besar.
Tiga bulan aku berlatih menggunakan kitab itu tapi aku baru menguasai tiga jurus yang ada di dalamnya...itupun aku belum sepenuhnya mengusai ketiga jurus tersebut. "
Para tetua sekte Kalajengking Merah sampai tdk bisa sepenuhnya menutup mulut mereka setelah mendengar penjelasan Zhao Li, sebab untuk pendekar sekelas Zhao Li yang notabenenya adalah ketua sekte Kalajengking Merah dan merupakan jenius beladiri pada masanya serta memiliki tingkat tenaga dalam paling tinggi di sekte itu saja cukup kesulitan untuk mempelajari salah satu dari lima kitab penguasa dunia.
Latihan yang dilakukannya selama tiga bulan tanpa henti dalam ruangan pribadinya membuatnya merasa jenuh dan merasa perlu untuk sekedar berjalan - jalan menghirup udara segar.
***
" Annchi.. " panggil Xie Jiang pada putrinya.
"Iya ayah.. "
__ADS_1
"sepertinya ada masalah besar yang sedang ayah pikirkan.. " ucap Xie Annchi melihat gurat dari wajah ayahnya yang menggambarkan jika ayahnya tersebut sedang memikirkan sesuatu.
"Duduklah dulu.. " ujar Xie Jiang sambil mengangkat sebuah kursi yang ditempatkan tepat dihadapannya.
Xie Jiang mulai menceritakan perihal gejolak yang terjadi dalam dunia persilatan kekaisaran Ming saat ini.. Xie Annchi yang memang tidak pernah meninggalkan markas sekte Kuda Terbang sekembalinya dari perbatasan sudah mendengar selentingan kabar mengenai hal itu.. hanya saja dia enggan untuk mencari tau lebih jauh, sebab kehilangan Chen Khu membuat jiwanya sangat terpukul bahkan saat baru kembali dari perbatasan.. Xie Annchi mengurung dirinya selama berhari - hari di dalam kamar, sampai akhirnya Xie Jiang serta para tetua sekte Kuda Terbang lainnya berhasil membujuk Xie Annchi untuk keluar dari kamar dan bangkit dari keterpurukannya.
Hari - hari Xie Annchi kemudian diisinya dengan berlatih keras bahkan sampai tidak mengenal waktu.. Xie Annchi berusaha melewati batas kemampuannya untuk bisa menjadi pendekar yang tangguh agar kelak bisa melindungi orang - orang yang disayanginya agar tidak bernasib sama seperti Chen Khu.
Kehilangan seseorang yang sangat disayangi, memang telah membuat Xie Annchi sempat terpuruk bahkan membuat tubuhnya terlihat lebih kurus, namun pasca kebangkitannya kembali, Xie Annchi menjadi pendekar terkuat yang dimiliki oleh sekte Kuda terbang, bahkan namanya bisa disandingkan dengan empat orang ketua sekte besar lainnya yang salah satunya adalah Mahaguru Wing Chun.
"Ketua Yu baru saja kembali dari Kuil Gunung Hang Chu, dan dia ingin memintamu beberapa orang murid lain untuk mewakili sekte Kuda Terbang menyelidiki lima kitan penguasa dunia.. " ujar Xie Jianh pelan.. sebab dirinya tidak yakin Xie Annchi akan menerima misi tersebut, keinginannya untuk berlatih membuat hubungan Xie Annchi dan dunia luar boleh dibilang terputus.
"Kapan kami akan berangkat ayah..? " tanya Xie Annchi bersemangat membuat ayahnya terkejut.
"Secepatnya..!! aku akan memberitahu ketua Yu jika kamu bersedia.. " balas Xie Jiang sambil mengacak rambut dan mencium kening putrinya itu..
Xie Jiang sangat gembira melihat semangat yang ada dalam diri putrinya yang selama ini hilang bersama hilangnya Chen Khu.
-----****----
**Mohon maaf semalam tidak sempat update, soalnya ketiduran..
__ADS_1
Siap di bully.. 🙏🙏**