Pendekar Pedang Naga Langit

Pendekar Pedang Naga Langit
#175. Rencana


__ADS_3

Ruang pertemuan sekte Pembunuh Iblis masih hening karena kaisar agung belum mempersilahkan para tetua sekte untuk mengangkat kepala.. baru beberapa saat kemudian kaisar agung mempersilahkan mereka untuk duduk sedangkan Liang Hoi berdiri di sebelah kursi Kaisar Agung.


"Aura langit..?" Tao Ming bergumam tanpa disadarinya.


Sebagai orang yang merasakan langsung tekanan aura langit.. Tao Ming menjadi ingin lebih mengetahui tentang aura langit itu sendiri.


"Yaa..!! Aura langit..!! "


"Sebuah teknik khusus yang dikembangkan dengan menggunakan aura yang kita miliki.. yang mana seperti kalian semua ketahui, jika tiap - tiap pendekar memiliki auranya masing - masing.. utamanya aura bertarung dan aura pembunuh.."


" orang yang memiliki aura langit.. adalah orang yang mampu mengubah kedua aura tersebut dengan sebuah teknik khusus yang hanya diajarkan dalam kitab legendaris yang bernama kitab dewa naga khayangan.." kaisar agung mulai menjelaskan.


"Kitab Dewa Naga Khayangan..??! " gumam seluruh tetua sekte yang baru saja mendengar perihal kitab tersebut.


"Yaa.. kitab legenda yang merupakan salah satu dari lima kitab tanpa tanding.."


"Sudah lama aku mencari kitab itu.. dan kali ini aku bisa merasakan aura penggunanya.. dan sudah saatnya aku memiliki kitab itu.. " ujar kaisar agung penuh keyakinan.


"Liang Hoi.. seberapa besar pasukan yang kalian miliki saat ini..??karena untuk merebut kitab serta pusaka tersebut kita membutuhkan pasukan serta kekuatan dalam jumlah yang sangat besar.. " ucap kaisar agung melanjutkan.


"Kami memiliki jumlah pasukan yang bahkan mampu menghancurkan kekaisaran Han sekalipun kaisar agung.. " Lao Xin tiba - tiba menimpali dengan nada sombong membuat pandangan para tetua yang lain langsung mengarah padanya dengan pandangan cemas.


Dan benar saja..secepat kilat dan tanpa seorangpun bisa melihat pergerakan kaisar agung.. tangan kanan kaisar agung sudah mencengkram leher Lao Xin dan mengangkatnya hingga kedua kaki Lao Xin tidak menginjak lantai ruang pertemuan.


"Kamu masih tetap setia dengan mulut besarmu rupanya hah..?! "


"Aku ingin lihat sampai sejauh mana kemampuanmu bisa menutupi mulut besarmu itu Lao Xin.. " ucap kaisar agung dengan nada tinggi dan tatapan tajam yang membuat seluruh tubuh Lao Xin gemetar.

__ADS_1


"Maafkan tetua Lao kaisar agung.. " Liang Hoi berusaha meredakan suasana..tapi Liang Hoi menundukkan kepalanya saat kaisar agung menoleh padanya sedangkan Lao Xin meringis menahan sakit sambil mengelus punggung dan lehernya karena kaisar agung melemparkannya hingga membentur dinding ruangan sebelum menoleh pada Liang Hoi.


"Tapi apa yang dikatakannya ada benarnya sebab selama enam puluh tahun terakhir ini kami sudah menaklukkan banyak sekte serta banyak pendekar yang ikut bergabung dalam sekte pembunuh iblis.." ujar Liang Hoi menambahkan.


"Hmm.. jadi begitu yaa..?!


"Baiklah.. berapa hari waktu yang kalian butuhkan untuk mengumpulkan seluruh pasukan kalian di markas utama sebelum kita menyerang kekaisaran Han secara besar - besaran dan mencari pengguna pedang naga langit itu..?! ujar kaisar agung setelah kembali ketempat duduknya, sedangkan Riu Ji dan Yin Xue membantu Lao Xin kembali ke tempat duduknya.


"Kami membutuhkan waktu selama satu bulan, karena seluruh pendekar yang kami miliki tersebar diseluruh penjuru kekaisaran Han.. " jawab Liang Hoi dengan kepala tetap tertunduk.


"Apaa..!! " satu bulan..?? "bentak kaisar agung sambil menghentakkan kakinya hingga membuat ubin ruang pertemuan menjadi retak.


"Benar kaisar agung.. sebab kaisar sendiri mengetahui kalau kekaisaran Han sendiri memiliki wilayah yang sangat luas.."


"Sementara untuk mengumpulkan seluruh pendekar yang menjadi pasukan kita di satu tempat tentu saja akan memakan waktu lama sebab kami membutuhkan waktu untuk mengirim pesan kepada mereka dan merekapun membutuhkan waktu berhari - hari bahkan bisa sampai satu bulan untuk pasukan kami yang berada di pinggiran kekaisaran Han.. "Liang Hoi mengumpulkan semua keberaniannya untuk berusaha meyakinkan kaisar agung.


"Baiklah.. besok aku tunggu kalian di markas utama.. sepertinya kita harus menggunakan rencana lain agar secepatnya bisa menyerang istana.." ujar kaisar agung seraya berdiri lalu melangkah berniat meninggalkan ruang pertemuan.. tapi sebelum itu kaisar agung menempelkan jari telunjuknya di kepala Tao Ming dan Lao Xin yang duduk berdampingan.


Tubuh mereka bergetar dan tidak lama kemudian tubuh kaisar agung kembali berubah menjadi asap putih lalu menghilang.


"Aku merasa tubuhku kembali seperti semula..!" ujar Tao Ming kegirangan dan disambut senyuman oleh Lao Xin yang tidak lagi merasakan sakit akibat benturan tadi.


***


"Saudara Chen...!! "


Jendral Guan Yu menghampiri Chen Khu saat seluruh peserta pertemuan berdiri dan hendak meninggalkan ruangan.

__ADS_1


"Ada yang ingin dibicarakan oleh yang mulia secara pribadi.. " lanjut jendral Guan Yu setengah berbisik.


Chen Khu menganggukkan kepala dan bersama jendral Guan Yu berjalan ke arah Xiao Yan.


"Saudara Chen.. firasatku mengatakan jika gangguan dari sekte pembunuh iblis ini belum akan berhenti.. selain itu mereka juga sudah mulai berani masuk kedalam lingkungan istana.. " Kaisar Xiao Yan mengambil jeda sejenak pada kedua lawan bicaranya setelah Guan Yu dan Chen Khu duduk dihadapannya.


"Naluriku mengatakan jika kelompok ini mempunyai kekuatan besar yang bisa menyerang istana kapan saja.. " ujar Xiao Yan melanjutkan.


"Maksud yang mulia..?! " Chen Khu mengeryitkan dahi.


"Untuk beberapa waktu aku minta kamu untuk tinggal sementara di sini sambil menyelidiki tentang keberadaan sekte pembunuh iblis itu.. " ucap Xiao Yan lalu menoleh pada Guan Yu dan dijawab dengan anggukan tanda setuju oleh jendralnya itu.


Chen Khu terdiam cukup lama setelah melihat kearah dua orang itu yang sepertinya telah membuat kesepakat awal untuk memintanya tinggal di istana kekaisaran Han untuk sementara waktu.


"Tapiii....!! " setelah terdiam beberapa saat Chen Khu terlihat ragu untuk menjawab.


"Tidak usah ragu saudara Chen.. kami sudah menganggap kamu sebagai saudara kami.. jadi semua kebutuhanmu selama berada di kekaisaran Han menjadi tanggung jawab istana.. " ucap Guang Yu memotong ucapan Chen Khu.


"Bukan begitu jendral.. tapi... aaah.. sudahlah..!! aku akan tinggal untuk sementara waktu disini.. " jawab Chen Khu sambil menghembuskan nafas berat.. terpaksa menerima permintaan Xiao Yan meskipun dalam hatinya dia sangat ingin untuk kembali ke sekte kuda terbang untuk bertemu guru serta sahabat - sahabatnya setelah sekian lama berpisah.


"Yang mulia.. apa tidak sebaiknya kita juga meminta bantuan pada relasi - relasi kita untuk mengantisipasi hal - hal yang tidak diinginkan..? " ucap Guan Yu kemudian.


"Kita belum bisa melakukan itu jendral.. karena kita belum mengetahui secara persis lawan yang akan kita hadapi.. "


"Saudara Chen akan menyelidiki kelompok tersebut.. baru kemudian kita akan mengambil keputusan apakah akan meminta bantuan dari relasi kita atau kita bisa melumpuhkan mereka sendiri.. "


"Tapi.. untuk rencana selanjutnya akan kita bahas setelah pernikahan putriku besok..! "

__ADS_1


__ADS_2