
Matahari sudah condong ke barat saat iring - iringan kaisar Shun Zhi sudah akan sampai pada lokasi ke tiga. Jendral Chou sedikit bernafas lega saat melihat panji - panji kebesaran kekaisaran Ming dan ratusan pasukan yang berdiri diatas bukit mengenakan seragam kekaisaran Ming.
Senyum tersungging di bibir sang Jendral tapi tidak bertahan lama, karena lima orang utusan dari kekaisaran Han yang ikut serta dalam rombongan mereka terlihat keluar dari dalam kereta dan langsung memasang sikap waspada karena menangkap ada hal yang aneh.
Salah seorang diantara mereka bahkan memerintahkan iring - iringan untuk berhenti.. hal ini tentu saja sangat mengejutkan Jendral Chou yang sudah menempatkan cukup banyak pasukan di lokasi itu untuk mengamankan perjalanan mereka.
"Ada apa tuan..?? kenapa anak buah tuan memerintahkan untuk berhenti..?? " Jendral Chou menghampiri Lin Dan yang merupakan komandan pasukan elit kekaisaran Han.
"Kami merasakan ada sesuatu yang aneh.. sepertinya jumlah mereka lebih dari itu.. " jawab Lin Dan yang sudah menghunuskan pedangnya..mendengar hal itu.. Jendral Chou segera memerintahkan seluruh prajuritnya untuk bersiaga.. dan sebagian lainnya bertugas melindungi kereta kuda yang ditumpangi oleh kaisar Shun Zhi.
Yang Sun melihat iring - iringan kaisar Shun Zhi yang berhenti dan memasang sikap siaga memerintahkan kelompok yang dipimpinnya untuk menuruni bukit, lalu sesaat kemudian.. terdengar siulan panjang dan ratusan anak panah meluncur ke arah mereka.
Prajurit - prajurit yang tidak siap akan datangnya serangan dari arah samping banyak yang terluka bahkan tidak sedikit yang kehilangan nyawa.. namun berkat kesiagaan mereka karena adanya petunjuk utusan kekaisaran Han, setidaknya bisa mengurangi lebih banyak korban.
Pasukan yang dipimpin oleh Yang Sun langsung maju untuk menyerang setelah hujan panah berhenti, dan sore hari ini.. perang terbuka tidak lagi bisa terelakkan.
Pendekar - pendekar aliansi aliran hitam yang bersembunyi di balik bukit juga merengsak keluar dari persembunyian mereka.. jumlah mereka yang lebih besar berhasil membuat ciut nyali prajurit - prajurit kekaisaran Ming.
"Fan Bingbing.. tetap fokus jaga yang mulia.. " Xie Annchi yang juga turut dalam iring - iringan kaisar Shun Zhi memberi perintah pada putri Jendral Chou tersebut yang merupakan adik seperguruannya.
" Baik kakak.. " jawab Fan Bingbing singkat karena terus disibukkan oleh lawan - lawan yang terus berdatangan.
Pendekar - pendekar aliansi aliran hitam yang unggul dari segi jumlah dan kemampuan dibandingkan dengan kemampuan prajurit kekaisaran Ming terlihat lebih mendominasi.. bahkan utusan dari kekaisaran Han pun kewalahan untuk menyeimbangkan jumlah pasukan sebab lawan yang mereka hadapi juga merupakan pendekar - pendekar tingkat tinggi dari pihak aliansi aliran hitam.
Xie Annchi, dan beberapa pendekar dari sekte Kuda Terbang malah menjadi momok yang menakutkan bagi pihak aliansi. Kemampuan Xie Annchi yang terus berkembang memang telah membuatnya mencapai tingkat pendekar setara level tujuh dan menghadapi pendekar - pendekar yang berada pada level empat dan lima tentu saja tidak membawa kesulitan yang berarti bagi Xie Annchi.
__ADS_1
"Ternyata.. kemampuan pendekar - pendekar dari kekaisaran Han hanya seperti ini.. tidak seperti kabar yang beredar selama ini.. " ucap Zhao Li sambil menarik pedangnya yang berhasil menembus jantung salah seorang utusan dari kekaisaran Han.
Lin Dan tidak biaa berbuat banyak melihat salah seoranh rekannya meregang nyawa.. sebab dia sendiri disibukkan oleh lima orang tetua dari pihak aliansi aliran hitam yang terus menyerangnya secara bergantian.
"Cepat hentikan pendekar wanita itu.. atau dia akan menghabiskan pasukan kita..!! " teriak Zhao Li yang melihat Xie Annchi yang terus membunuh pendekar - pendekar dari pihak aliansi aliran hitam pada Yang Sun.
Mendengar teriakan Zhao Li.. Lin Xu ketua sekte giok Naga dan Sun Zuo ketua sekte Golok Serigala segera menghampiri Yang Sun untuk membantunya menghadapi Xie Annchi.
"Hah.. memang kalian sangat cocok sebagai penganut aliran hitam.. karena untuk melawan seorang wanita kalian beraninya main keroyokan.. " gumam Xie Annchi dengan senyum mengejek.
"Tidak usah banyak bicara nona.. jika kamu menyerah.. mungkin aku bisa mempertimbangkan untuk menjadikanmu istri ke lima.. " ujar Lin Xu salah seorang tetua termuda yang tergabung dalam aliansi aliran hitam.
"Cuih..!! menyerah di tangan pengecut seperti kalian..??mati lebih terhormat bagiku.. " balas Xie Annchi bersiap untuk menyerang.
"baik jika memang itu pilihanmu nona.. aku akan memberikan kematian yang paling sakit agar pedangku lebih menikmati setiap goresan yang ada di tubuhmu.. " Lin Xu memberi aba - aba pada kedua rekannya untuk bersiap.
Gerakan cepat Xie Annchi mampu diantisipasi oleh Lin Xu yang memang dijadikannya sebagai sasaran pertama, namun demikian tangan Lin Xu bergetar saat menangkis serangan pertama dari Xie Annchi tersebut.
"Hati - hati,. dia lebih kuat dari kelihatannya.. " teriak Lin Xu yang baru saja merasakan tenaga dalam yang dimiliki oleh Xie Annchi.. kedua rekannya menjawab dengan anggukan kepala dan kembali menjaga jarak.
Xie Annchi kembali menyerang lebih dulu.. gerakannya semakin cepat namun lawannya yang lebih waspada mampu menangkis semua serangan yang datang, dari pertarungan tiga lawan satu itu terlihat Xie Annchi lebih mendominasi pertarungan.
Secara perlahan, Xie Annchi mampu memberikan serangan - serangan yang terus mendesak ketiga tetua sekte aliran hitam itu hingga akhirnya Xie Annchi mulai menyadari satu hal.
Ketiga tetua itu terus berada dalam posisi bertahan dan membiarkan Xie Annchi terus mendesak mereka, hingga lama kelamaan, posisi Xie Annchi semakin jauh dari kereta kuda yang ditumpangi oleh kaisar, dan praktis hanya menyisakan Fan Bingbing serta dua orang pengawal pribadi kaisar yaitu Quon dan Liem yang tetap bertahan di sekitar kereta tersebut.
__ADS_1
Menjauhnya Xie Annchi dari kereta kaisar membuat pendekar - pendekar aliran hitam yang semula sangat berhati - hati untuk mendekat kini kembali menjadikan kereta yang ditumpamgi kaisar sebagai terget utama.. banyaknya pendekar yang terus berdatangan membuat ketiga pendekar tersebut sedikit kewalahan.
Ditempat lain.. Jendral Chou yang menghadapi tiga orang sekaligus juga kewalahan.. beberapa luka juga sudah terlihat ditubuhnya, meskipun bukan luka serius, tapi luka - luka itu terus mengeluarkan darah membuat jendral Chou terpaksa harus menggunakan sebagian tenaga dalamnya untuk menghentikan pendarahan.
Tiga orang yang menjadi lawan jendral Chou seolah tidak ingin membuang kesempatan untuk bisa secepatnya membunuh jendral yang terkenal lihai dalam meramu strategi perang tersebut.
Ryu yang bertarung tidak jauh dari jendral Chou tidak bisa berbuat banyak untuk membantunya, sebab dia sendiri juga disibukkan oleh lawan - lawan yang mempunyai kemampuan setara dengannya.
Jendral Chou yang terus terdesak dan sesekali mendapatkan luka tambahan merasa itu adalah akhir dari karirnya selama ini.. dengan pandangan yang sedikit buram, jendral Chou melihat ke arah putrinya Fan Bingbing yang masih mampu bertahan sejauh ini berkat kerjasama yang baik dengan Quon dan Liem yang bahu membahu menjaga kaisar Shun Zhi dari gelombang serangan yang terus berdatangan.
Dalam hati.. jendral Chou merasa kagum melihat putrinya telah berubah menjadi pendekar yang tangguh namun disisi lain dia menyesali dirinya yang tidak bisa terus melihat perkembangan kemampuan putrinya tersebut.
Pandangan buram serta konsentrasi yang mulai hilang membuat tubuhnya harus menerima lebih banyak luka, tapi saat Jendral Chou merasa itu adalah akhir hidupnya.. sebuah golok besar melayang di depannya dan menghempaskan pedang yang sudah mengarah ke jantungnya.
Seorang pria bertubuh besar dan tegap kemudian berdiri di samping jendral Chou yang hampir kehilangan keseimbangannya, meskipun kesadarannya hampir hilang tapi jendral Chou masih bisa mengenali pria yang tiba - tiba muncul disampingnya itu.
"Maafkan Singa Gurun yang selalu datang terlambat jendral.. " ujar Long Feng ketua sekte Singa Gurun.
-----@@@-----
Sekilas info..!!
Pendekar Pedang Naga Langit bukannya tidak update tiga hari sebelumnya. Tapi pihak NT/MT ternyata hanya mereview tulisan yang baru diserahkan sesuai hari dan jam kerja.
**Novel ini update terakhir hari jum'at pukul 20.00..tapi mungkin karena sudah diluar jam kerja.. Chapter itu belim rilis.. semoga saja hari ini sudah bisa rilis.
__ADS_1
Terima Kasih**..!