
"PUTARAN NAGA ANGIIN..!! "
Chen Khu tidak berusaha menghindari ratusan pedang yang datang.. dia menggunakan jurus Putaran Naga Angin sambil melayang diudara dan membentuk sebuah pusaran angin, membuat pedang - pedang yang menuju ke arahnya yang membuat ratusan pedang tersebut terhempas akibat terkena dinding angin yang diciptakannya..
Dan kesialan menimpa salah seorang pendeksr level enam serta kedua bayangan iblis.. Ratusan pedang yang terhempas ke segala arah justru terlambat mereka antisipasi.. akibatnya.. pedang - pedang itu menembus tubuh mereka.
Dua bayangan iblis yang terkena pedang dari tuannya sendiri langsung lenyap menjadi asap.. dan seorang pendekar level enam yang tertembus pedang pada dadanya memuntahkan darah segar..
"Adiiik.. " teriak pedekar level tujuh yang langsunh meluncur turun menuju tubuh rekaannya yang langsung meregang nyawa setelah terkena pedang yang terhempas oleh pusaran angin yang diciptakan oleh Chen Khu, dan bersamaan dengan itu lima bayangan yang di ciptakannyapun ikut lenyap.
"Adiiik.. adiiik..!! " teriak pendekar itu sambil menguncang - guncang tubuh salah seorang pendekar level enam yang sudah tidak bernyawa.. sedangkan rekannya yang lain hanya terpaku menyaksikan kejadian yang terjadi sangat cepat.
Ada rasa penyesalan yang ada dalam hatinya.. misi mereka untuk mencari kitab kuno yang ditugaskan oleh ketua sekte mereka rupanya telah merenggut nyawa rekan - rekan mereka yang seharusnya tidak terjadi jika mereka tidak menggoda seorang wanita di restoran tadi.
Kematian salah seorang pendekar level enam memberi waktu pada Chen Khu untuk menghentikan pendarahan dan mengobati lukanya.. dia merogoh kantong ajaib miliknya dan mengeluarkan buah cerry yang berwarna keperakan.
Cerry Perak merupakan salah satu sumber daya yang diambil Chen Khu dari lembah harapan. Buah itu berkhasiat menyembuhkan luka dengan sangat cepat bahkan sampai tidak berbekas sama sekali. Chen Khu sedang tidak ingin menggunakan tenaga dalam miliknya untuk menyembuhkan lukanya, sebab lawan yang dihadapinya cukup tangguh serta memiliki jurus - jurus aneh.
Setelah memakan buah Cerry Perak..Chen Khu menginjakkan kembali kakinya di tanah..
"Aku turut berduka atas kematian saudaramu atas ulahmu sendiri " ujar Chen Khu sambil tersenyum sinis.
__ADS_1
"PEDANG PEMBELAH BADAIII.. "
Chen Khu langsung mengeluarkan kembali salah satu jurusnya untuk menghancurkan lima bayangan yang tersisa, tapi kerena posisi kelima bayangan tersebut sejajar dengan tubuh asli pendekar level tujuh dan level enam yang tersisa, maka energi yang dikeluarkan oleh pedang milik Chen Khu juga mengarah pada keduanya..
Kedua pendekar itu masih bisa menghindari energi besar yang datang, namun naas bagi pendekar level enam yang tersisa.. dia kurang jauh melompat untuk menghindari serangan yang datang.. akibatnya cukup fatal.. dia kehilangan sebelah lengannya.
Dengan cepat pendekar itu mengerahkan tenaga dalam untuk menghentikan pendarahan tapi....
"PEDANG HALILINTAR TINGKAT DUA.. "
Sebuah energi besar datang dari atas dengan cepat bagaikan petir yang langsung menyambar tubuhnya.. tubuh pendekar itu hancur berkeping - keping menjadi potongan - potongan yang tidak dapat dikenali lagi.
Pendekar level tujuh itu sebenarnya adalah salah satu tetua sekte Lembah Bayangan.. tapi karena usianya yang masih sangat muda dibandingkan dengan tetua sekte lainnya serta kedekatannya dengan murid - murid sekte Lembah Bayangan membuatnya dipanggil kakak oleh murid - murid lainnya yang hampir seumuran dengannya. Selain itu.. dirinya juga kurang suka jika dipanggil tetua oleh angggota sekte sebab.. panggilan tetua seolah membuatnya menjadi lebih tua beberapa puluh tahun.
"Sekarang kita tinggal berdua.. apa kamu masih mempunyai jurus aneh yang lain..?? " ujar Chen Khu yang sudah bersiap untuk kembali melancarkan serangan..
Dibawah sinar bulan yang sudah melepaskan diri dari pelukan awan.. tampak wajah pendekar itu kemerahan menahan amarah.. dan tanpa menunggu datangnya serangan.. dia lebih dulu maju untuk menyerang Chen Khu..
Pertukaran serangan terjadi.. teknik dan keahlian pedang kedua pendekar yang sedang bertarung terlihat seimbang.. sudah puluhan bahkan ratusan jurus mereka bertukar serangan tapi belum ada yang memberi celah pada lawannya untuk melakukan serangan mematikan.
Arena pertarungan mereka juga semakin luas, sudah hampir seluas tiga lapangan bola.. sudah banyak pohon tumbang atau rumah yang hancur akibat pertarungan keduanya.. warga desa berlarian keluar rumah meninggalkan lokasi pertarungan dan hanya bisa pasra melihat rumah mereka rata dengan tanah.
__ADS_1
Beberapa waktu telah berlalu.. perbedaan kekuatan mulai terlihat.. Chen Khu yang memiliki pembukaan cakra lebih tinggi serta tingkat tenaga dalam yang lebih banyak mulai terlihat mendominasi...disamping itu.. kekuatan fisik yang dimiliki Chen Khu juga turut membuat perbedaan.
Beberapa kali Chen Khu mendapat celah dari lawannya yang sudah kelelahan.. tubuh pendekar itupun sudah memiliki cukup banyak luka.. meskipun belum ada luka yang serius.. tapi luka - luka yang dialaminya sudah banyak mengeluarkan darah.. belum lagi.. Chen Khu tidak memberinya kesempatan untuk menghentikan pendarahan.
Sampai akhirnya.. sebuah gerakan secepat kilat dari Chen Khu terlambat diantisipasinya.. dan..
TRAAAAANG...!!!
Meskipun sempat menangkis pedang Chen Khu yang akan memotong lehernya.. tapi dengan posisi yang kurang baik membuat pedangnya patah menjadi dua bagian..
Melihat lawannya masih terpana melihat pedangnya yang patah.. Chen Khu menggunakan jurus Langkah Petir untuk mengakhiri pertarungan...
Gerakan cepat dan tidak beraturan membuat lawan Chen Khu yang sudah kehilangan fokus setelah pedangnya patah membuatnya kebingungan.. dan sebuah putaran diudara yang disertai sabetan pedang yang membelah tubuh pendekar level tujuh dari sekte Lembah Bayangan...mengakhiri pertarungan malam itu.
"Itu hukuman bagi orang yang berani menyentuh putri dari guruku.. Cuuuih..!! " ujar Chen Khu lalu membersihkan pedangnya yang berluran darah lalu menyimpannya kembali kedalam jubahnya.
----------------
Terima Kasih buat yang selalu mendukung Pendekar Pedang Naga Langit.
Jangan lupa like setelah membaca.. dan jangan lupa untuk memberika Vote yaaah..
__ADS_1