Pendekar Pedang Naga Langit

Pendekar Pedang Naga Langit
#174. Kaisar Agung


__ADS_3

Pasca kegagalan Tao Ming menyusup kedalam istana dan menjalankan rencana Liang Hoi.. kaisar Xiao Yan memanggil seluruh pejabat militer termasuk Chen Khu sebagai orang yang bertarung langsung dengan pendekar misterius.


" Pertama aku berterima kasih pada saudara Chen...! Aku senang karena Chen Khu berhasil menggagalkan penyusup yang menuju istana.. namun disisi lain.. aku merasa khawatir karena ternyata kemampuan penyusup itu sangat tinggi karena berhasil melewati semua penjagaan tanpa terdeteksi sedikitpun.. " ucap Xiao Yan membuka pertemuan.


Kejadian akan adanya pendekar misterius yang mencoba menyusup kedalam istana siang hari membuat gempar seluruh penduduk serta kalangan istana..meskipun tidak ada yang melihat secara langsung sosok pendekar misterius itu namun dari kesaksian pendekar serta prajurit yang menyaksikan Chen Khu seperti bertarung seorang diri membuat mereka menyangsikan kemampuan prajurit - prajurit pengawal yang akan mengawal jalannya acara pernikahan yang akan dilangsungkan keesokan harinya.


Adanya penyusup juga memaksa jendral Guan Yu merubah kembali penempatan pendekar - pendekar tingkat tinggi..Pendekar - pendekar pengguna teknik ilusi ditempatkan di sepanjang benteng istana dan kaisar Shun Zhi yang semula menginap pada sebuah bangunan khusus dipindahkan pada istana kaisar Xiao Yan untuk memudahkan penjagaan.


"Penyusup yang hampir berhasil memasuki istana memiliki kemampuan yang sangat tinggi.. hal ini terbukti.. karena tidak ada seorangpun yang mengetahui keberadaannya kecuali Chen Khu.. tapi seorang pendekar lain yang membantunya meloloskan diri juga bukan pendekar sembarangan.. untuk itu kita perlu menyelidiki siapa mereka dan mereka bekerja untuk organisasi apa.. " ucap kaisar Xiao Yan melanjutkan namun dalam ruang pertemuan itu yang ada hanya keheningan..tak ada seorang pun yang hadir berucap sepatah kata.. mereka semua mencoba untuk menyimak lebih jauh.


Kaisar Xiao Yan kemudian menoleh pada jendral Guan Yu lalu menganggukan kepala meminta padanya untuk melanjutkan.


"Belakangan ini.. banyak kejadian yang terjadi di sekitar wilayah kita yang meskipun hanya kejadian - kejadian kecil yang dilakukan oleh organisasi pembunuh iblis.. namun intensitas kegiatan yang mereka lakukan serta kemampuan mereka untuk menghilang dari tempat kejadian sebelum prajurit kita sampai di lokasi.. membuat kami berpikir jika kejadian kemarin ada kaitannya dengan organisasi tersebut hanya saja..... "


Jendral Guan belum menyelesaikan ucapannya namun suara riuh langsung memenuhi ruang pertemuan saat jendral tersebut menyebut organisasi pembunuh iblis sebagai dalang dibalik aksi penyusupan yang dilakukan kemarin.


Guan Yu mencoba menenangkan semua yang hadir kemudian meminta pendapat komandan - komandan pasukan yang pernah mendengar atau mendapatkan laporan terkait organisasi pembunuh iblis yang belakangan terus meresahkan penduduk bahkan pendekar dari kekaisaran Han.

__ADS_1


Diskusi malam itu berjalan cukup lama hingga akhirnya disepakati untuk menambah jumlah pasukan serta memfokuskan penjagaan hanya di sekitar istana karena jendral Guan meresa jika yang saat ini menjadi target adalah keluarga kaisar atau keluarga bangsawan yang ada didalam istana.. sedangkan untuk pengamanan diluar istana akan ditugaskan seratus orang pendekar tingkat tinggi yang akan terus berpatroli untuk memberikan rasa aman pada penduduk kota.


***


Di tempat lain.....


Tao Ming masih berusaha memulihkan tubuhnya saat Liang Hoi berjalan memasuki ruangan pertemuan yang biasa mereka gunakan. Riu Ji...tetua pedang yang menyelamatkan Tao Ming juga sedang duduk bersila sambil menempelkan kedua telapak tangannya di punggung Tao Ming berusa membantunya untuk memulihkan kondisi Tao Ming yang masih terlihat lemah akibat terkena tekanan aura langit yang sangat besar dan dari jarak yang sangat dekat.


Keduanya langsung memghentikan aktifitas mereka saat melihat Liang Hoi berjalan memasuki ruang pertemuan.


"Sepertinya sesuatu terjadi diluar perkiraan kita.. " Liang Hoi membuka pembicaraan seraya duduk di kursinya.


" dan lagi pemuda itu menggunakan sihir membuat tubuhku terasa sangat berat seperti tertimpa sebuah batu yang sangat besar bahkan membuat aku hampir menghabiskan seluruh tenaga dalam yang kumiliki agar lepas dari tekanan itu namun hal itu justru membuat aku mendapatkan luka dalam seperti ini.. " ujar Tao Ming menceritakan kejadian yang beru saja dialaminya dengan sesekali terbatuk.


"Betul ketua.. aku juga menyaksikan dari kejauhan.. kalau sebenarnya tetua Tao lebih mendominasi pertarungan.. namun tiba - tiba aku melihat tetua Tao seperti kesulitan untuk bergerak bahkan sampai terduduk.."


"Aku bahkan sempat merasakan tekanan yang sama saat berusaha menyelamatkan tetua Tao.. "

__ADS_1


"Meskipun tidak sampai satu detik tapi aku merasa jika tubuhku sepertu tertimpa sebuah batu besar.. untung saja pemuda itu segera menarik sihirnya karena prajurit - prajurit kekaisaran yang berada cukup jauh dengan arena pertarungan juga ikut merasakan hal yang sama bahkan banyak diantara mereka sampai tidak sadarkan diri.. " ucap Riu Ji menimpali penjelasan Tao Ming.


"Sihir..??!!" ucap Liang Hoi mengangguk - anggukan kepala sambil mengusap jenggot putihnya yang panjang.


"Itu aura langit..!! "


Sebuah suara tiba - tiba terdengar disertai kepulan asap putih yang muncul di tengah ruang pertemuan dan perlahan - lahan sesosok pria tua dengan pakaian serba putih muncul sambil memegang tongkat.


"Kaisar Agung..!"


Seluruh tetua yang hadir dalam pertemuan langsung berlutut memberi hormat saat melihat pria tersebut.


Liang Hoi langsung turun dari tempat duduknya dan mempersilahkan pria tua yang di sebut sebagai kaisar agung itu untuk duduk di tempat duduknya.. semua tetua yang hadir dalam ruangan tersebut juga dibuat takjub dengan kehadiran kaisar agung tersebut.


Berbeda dengan saat terakhir kali mereka bertemu dengannya.. kali ini.. kaki kaisar agung terbut sama sekali tidak menjejak lantai ruang pertemuan.. tubuhnya melayang menuju kursi yang biasa diduduki oleh Liang Hoi.


"Aura Langit..!! sebuah aura yang identik dengan pengguna Pedang pusaka Naga Langit..!! "

__ADS_1


"Sebuah pusaka yang melegenda dan telah lama hilang dari dunia persilatan, kini muncul kembali.. "


"Setelah lebih dari tiga ratus tahun akhirnya aku memiliki peluang untuk mendapatkan pusaka terkuat itu " ucap kaisar agung seraya membalikkan badan lalu duduk di kursi kebesaran Liang Hoi.


__ADS_2