
Laksminingrum tiba-tiba saja mendengar suara rintihan yang amat sangat dari Aji Dharma. Segera saat mendekat ia tak menemukan seseorang disana. Setelah itu, suara Aji Dharma menggema di seluruh gua. Suaranya benar-benar menyedihkan, seolah-olah dia benar-benar minta tolong.
Laksminingrum benar-benar bingung dibuatnya. Ia hanya berteriak-teriak saja sambil memanggil Aji Dharma. Dia tak bisa mengendalikan diri. untuk itu. Suara Aji Dharma semakin lama semakin terdengar.keras dan menyedihkan.
"Ini semua hanya permainan mereka," siluman itu berbisik.
"Aku tahu, tapi aku benar-benar tidak bisa menahan diri. Aku benar-benar panik sekarang. Bagaimana jika mereka sudah melakukan sesuatu kepadanya?" Tanya Laksminingrum.
"Belum. Aku yakin itu. Ritual yang dilakukan oleh mereka hanya bisa dilakukan saat bulan purnama agar ia bisa mendapatkan kekuatan yang sempurna. Dan kau tahu sendiri kan sekarang masih siang?"
__ADS_1
***
"Kalau kau mau kekuatan, aku akan membimbing mu. Hanya saja ada harga yang harus dibayar. Esok hari saat senja temui aku di gua yang berada di sebelah timur desamu kalau kamu bersedia," sesosok lelaki datang memberikan jalan kepada Galuh yang merasa dendam kepada anak kepala desa itu .
Lelaki itu berkata di dalam mimpinya Galuh. Dia terlihat sangat berwibawa walaupun pakaian yang dipakai hanyalah kain putih seperti layaknya seorang pandita . Wajahnya juga terlihat cukup tampan di usianya yang mungkin sudah tidak bisa di bilang muda lagi.
Ia sebenarnya tidak percaya , tapi entah mengapa tawaran itu terasa sangat menarik sekali. Hanya saja ia kembali bimbang dengan ucapan pria itu yang mengatakan bahwa ada harga yang harus dibayar sedangkan ia tak punya uang. Lalu dengan apa harus ia bayar kekuatan yang akan menjadi miliknya itu?
***
__ADS_1
"Selamat datang di istana kadipaten Mangkualam tuan-tuan semua. Terimakasih sudah mau berkunjung ke istana saya tuan-tuan semua," di dekan gerbang istana, Adipati Kencana Wulan menyambut kedatangan para pendekar yang terlihat berandalan itu dengan penuh senyuman bersama dengan permaisurinya yang jelita. Untuk pertama kali dalam hidup , Adipati Kencana Wulan menyambut tamu langsung di depan gerbang. Mereka adalah tamu khusus yang di undang oleh Adipati untuk menjadi sekutu agar langkahnya dalam merebut kekuasaan Majasari bisa berhasil.
Mereka semua bukanlah orang sembarangan. Lima pendekar yang datang itu terkenal sebagai pendekar bayaran kelas kakap yang terkenal dengan nama lima iblis dari selatan. Kiprah mereka dalam menyukseskan pemberontakan sudah sangat terkenal. Dengan alasan itulah Adipati mengundang mereka. Tentunya untuk menjadi sekutu yang bisa di andalkan.
Walaupun para prajurit juga ikut menyambut, mereka terlihat tidak senang dengan kehadiran lima pendekar itu. Pasalnya mereka semua tahu rencana sang Adipati. Sebagian besar dari prajurit sebenarnya tidak ingin ikut dalam rencana sang Adipati, namun karena mereka diancam akan dibunuh keluarganya mereka tidak bersuara.
Sebentar lagi perang yang tak diinginkan oleh mereka akan terjadi dan setelahnya mereka akan di cap sebagai pemberontak. Hidup mereka bisa tidak tenang kalau sampai raja bertindak tegas. Walaupun begitu, demi keamanan keluarga masing-masing mereka akan rela melakukan apapun .
"Silahkan masuk tuan-tuan, jamuan yang istimewa akan segera kami hidangkan khusus," Adipati langsung mengajak mereka masuk ke dalam. Mereka kemudian melakukan pembicaraan disana. Obrolannya tidak jauh-jauh dari seputar taktik yang akan mereka gunakan untuk menggempur istana Majasari. Termasuk segala kemungkinan yang akan mereka gunakan jika seandainya rencana mereka gagal.
__ADS_1