Pendekar Pedang Naga Langit

Pendekar Pedang Naga Langit
#165. Api Cemburu


__ADS_3

Prajurit - prajurit kekaisaran Ming harus tinggal sehari lebih lama di lokasi ketiga sehari lebih lama karena harus menguburkan ribuan mayat yang akan menyebabkan wabah penyakit jika dibiarkan begitu saja, apa lagi jalur tersebut adalah jalur utama perdagangan antara kekaisaran Ming dan kekisaran Han.


Butuh waktu lama bagi prajurit dan pendekar dari kekaisaran Ming untuk membereskan semua mayat - mayat yang bergelimpangan dan semuanya baru selesai dikuburkan saat hari sudah gelap.


Prajurit dan pendekar yang terluka juga sudah mendapatkan perawatan.. dan prajurit serta pendekar yang terluka tersebut juga dipulangkan kembali ke ibukota untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.


Malam itu.. Chen Khu menghabiskan hampir seperdua malam bersama Long Feng.. ketua sekte Singa Gurun..sejak Long Feng berhenti menjadi perampok dan dua kali membantu pasukan kekaisaran Ming.. baru kali ini Long Feng bisa bertemu dan berbicara banyak dengan pemuda yang telah merubah jalan hidupnya itu.


"Tuan Muda.. setelah kejadian itu.. aku pikir kita tidak akan pernah bertemu lagi.. " ucap Long Feng berbasa - basi.


"Hahahaha.. aku juga awalnya berpikir seperti itu.. tapi sepertinya takdir masih mengharuskanku untuk mengawasimu agar tidak salah jalan lagi.. " balas Chen Khu sambil menepuk pundak Long Feng yang tertunduk malu.


keduanya pun saling berbagi cerita sampai larut malam...Xie Annchi yang terlalu lama menunggu Chen Khu akhirnya mencari dan mendapati Chen Khu yang sedang duduk bersama Long Feng sambil meminum arak.


Xie Annchi yang ingin mendengarkan cerita Chen Khu saat menghilang lebih dari setahun itu terpaksa harus menunda keinginannya..dan terpaksa ikut dalam pembicaraan keduanya yang mana Chen Khu lebih banyak mencari tau tentang kehidupan kedua Long Feng.


Organisasi yang didirikan oleh Long Feng telah berkembang pesat sejak pertemuan terakhir mereka.. bahkan tidak sedikit pendekar - pendekar bayaran yang ikut bergabung dengan Sekte Singa Gurun untuk mendapatkan penghidupan yang lebih layak.


Singa Gurun juga tidak membatasi umur orang - orang yang ingin bergabung dengan sekte mereka.. oleh karena itu..kini anggota sekte Singa Gurun juga terdapat banyak anak - anak yang berumur dibawah sepuluh tahun.


Anak - anak yang menjadi korban perang karena kehilangan orang tua juga diasuh dan dibesarkan oleh Long Feng.. anak - anak itu juga dibekali dengan beladiri agar kelak setelah dewasa.. anak - anak itu bisa ikut menjalankan misi sebagai pengawal saudagar - saudagar atau pengawal keluarga bangsawan.

__ADS_1


Chen Khu dan Xie Annchi sangat kagum dengan perubahan pada sekte Singa Gurun dan khusus pada Long Feng.. Chen Khu juga menambhakan jika saat pertempuran melawan kekaisaran Qing.. Long Feng pernah menyelamatkannya..


"Jika saja Long Feng saat itu teelambat satu detik saja.. pasti aku sudah tidak ada ditempat ini.. " ucap Chen Khu sambil menatap Xie Annchi.


Penyataan Chen Khu tentu saja membuat Xie Annchi tertunduk.. dia sendiri masih ingat ketika dirinya sangat bernafsu untuk membunuh Long Feng saat dirinya bersama Chen Khu melawan sekte Singa Gurun yang saat itu masih menjadi perampok.


"Maafkan aku tuan Long.. dulu aku begitu bernafsu untuk membunuhmu.. dan terima kasih telah menyelamatkan kakak Chen.. " ucap Xie Annchi lalu memberi hormat pada Long Feng.


"Hahaha.. nona terlalu berlebihan.. seharusnya aku yang berterima kasih pada kalian berdua.. karena jika bukan karena kebaikan hati tuan Chen.. tubuhku saat ini pasti sudah membusuk di dalam tanah.." ketiga orang itu tertawa bersamaan setelah pernyataan Long Feng.. setelah beberapa saat kemudian.. ketiganya mulai terlihat lebih akrab.


***


Pagi hari.. setelah seluruh anggota rombongan kaisar Shun Zhi selesai berkemas.. iring - iringan kembali berangkat menuju kekaisaran Han.


Jendral Chou sebenarnya sangat ingin menyaksikan pertiwa bersejarah dalam hidup kaisar Shun Zhi yang telah bersamanya sejak Shun Zhi masih kecil namun perintah kaisar adalah Mutlak dan tidak bisa dibantah.


Kaisar yang memerintahkan seluruh yang terluka harus kembali ke ibukota tanpa kecuali.. jendral Chou yang berusaha membuat penawaran agar tetap diikut sertakan dalam rombongan yang berangkat ke kekaisaran Han hanya bisa tertunduk lesu karena kaisar Shun Zhi tidak membuat pengecualian.


Xie Annchi dan Fan Bingbing pun turut serta dalam rombongan yang kembali ke ibukota.. meskipun luka Xie Annchi bolah dikatakan sudah hampir pulih sepenuhnya namun Chen Khu memintanya untuk tetap bersama jendral Chou dan Fan Bingbing selama perjalanan kembali ke ibukota.


"Hmmft.. padahal kami baru saja bertemu.. sekarang sudah harus berpisah lagi.. " gerutu Xie Annchi dalam hati.

__ADS_1


Xie Annchi sebenarnya masih ingin menghabiskan waktunya bersama Chen Khu namun pemuda itu justru memintanya untuk kembali ke ibukota.. sama halnya dengan Fan Bingbing yang juga hanya mendapatkan luka ringan..dia bahkan yang masih belum sempat bertemu dengan Chen Khu secara khusus hanya bisa mengumpat dalam hati ketika dimasukkan dalam rombongan yang harus kembali ke ibukota.


Dengan banyaknya pasukan yang terluka.. alhasil prajurit dan pendekar yang mengawal kaisar Shun Zhi tidak sampai seribu orang..dari delapan ribu lebih prajurit serta pendekar yang dibawa oleh kaisar Shun Zhi.. hampir setengahnya gugur dalam pertempuran melawan aliansi aliran hitam.


"Jaga dirimu baik - baik adik..sampaikan pada guru, kalau aku akan menemuinya sekembali dari kekaisaran Han.. " ucap Chen Khu pada Xie Annchi yang masih cemberut.


"Apa kakak lupa padaku..?? " Fan Bingbing yang tiba - tiba muncul dari belakang membuat Xie Annchi menunduk sambil mengepalkan kedua tangannya. Xie Annchi memang sudah mengetahui sejak awal jika motivasi Fan Bingbing menimba ilmu beladiri di sekte kuda terbang adalah karena dia ingin lebih dekat dengan Chen Khu..


"Oh.. iya.. adik.. hati - hati di jalan.. tolong jaga jendral Chou baik - baik.. " ucap Chen Khu sambil tersenyum saat melihat reaksi Xie Annchi ketika Fan Bingbing muncul dari arah belakangnya.


Xie Annchi menatap tajam pada Fan Bingbing membuat adik seperguruannya salah tingkah dan segera meninggalkan keduanya lalu naik kedalam kereta kuda yang ditumpangi Jendral Chou.


----@@@----


Mohon maaf jika dua hari ini tidak rilis.


Bukannya tidak update.. tapi proses reviewnya yang belum selesai..


Seperti yang sudah saya utarakan sebelumnya jika MT/NT hanya mereview tulisan saya sesuai hari dan kerja.


Kurang lebih bgt jawaban yang saya terima ketika menghubungi admin Via FAQ.

__ADS_1


Akhir kata.. terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan pada novel Pendekar Pedang Naga Langit.


__ADS_2