
Jendral Tian Li.. terlihat cukup antusias menunggu kaisar Yong Zheng menjabarkan rencananya.. sampai akhirnya seseorang memasuki ruangan.
"Yang mulia..!! " Shun Kwo memberi hormat pada Kaisar Yong Zheng.
"Kenapa kamu kemari.. " ujar Yong Zheng dengan suara setengah menghardik, seperti tidak senang dengan munculnya Pangeran Shun Kwo dan membuat Shun Kwo gemetar.
"Maaf Yang mulia.. aku hanya ingin tau.. kapan kita akan mulai menyerang..? " tanya Shun Kwo sedikit gugup melihat Yong Zheng menatapnya dengan tatapan tidak senang.
"Itu bukan urusanmu..!! perintahkan prajuritmu untuk tetap bersiap.. biarkan aku dan Jendral Li yang menyusun rencana " jawab Yong Zheng lalu mengibaskan tangannya memberi tanda pada Pangeran Shun Kwo untuk meninggalkan ruangan.
***
Terbunuhnya Leuw Ahn membuat banyak perubahan pada rencana Yong Zheng yang sebelumnya sudah tersusun rapi. Seratus ribu prajurit dan beberapa ribu pendekar sebelumnya dirasa cukup untuk memasuki perbatasan dan bergabung dengan prajurit yang dimiliki oleh Leuw Ahn dan walikota - walikota lain yang berpihak pada Pangeran Shun Kwo.
Tapi setelah Leuw Ahn terbunuh secara mengenaskan.. walikota lain yang semula berpihak pada pangeran Shun Kwo mengalihkan dukungannya. Kejadian terbunuhnya salah seorang yang memiliki kemampuan tinggi itu membuat mereka merasa kalau Kaisar Shun Zhi pasti juga sudah mempunyai rencana lain untuk menghabisi semua orang - orang yang dianggapnya berkhianat padanya.
__ADS_1
***
"Jendral Li..Aku berencana untuk memanfaatkan aliran hitam yang ada di kekaisaran Ming untuk membuat kekacauan di seluruh wilayah mereka.. ketika konsentrasi mereka terpecah untuk menghentikan kekacauan yang dilakukan oleh aliran hitam.. saat itulah.. kita menyerang mereka " ujar Yong Zheng penuh keyakinan.
"Ide yang bagus yang mulia.. hanya saja.. dari informasi yang kami peroleh.. saat ini aliran hitam yang ada di kekaisaran Ming sedang bergejolak.. setelah kegagalan mereka untuk membunuh Kaisar Shun Zhi " ujar Jendral Tian Li.
Kaisar Yong Zheng memijit keningnya kemudian duduk pada kursi mewah yang ada di ruangan itu setelah mendengar informasi yang disampaikan oleh Jendral kepercayaannya sekaligus penasehatnya itu.
"Hmmm... aku tidak membutuhkan mereka untuk bergabung membangun kekuatan..mereka hanya perlu membuat kekacauan di daerah mereka masing - masing " ujar Kaisar Yong Zheng kembali.
"Lalu kita harus bagaimana..? " ujar Kaisar Yong Zheng yang merasa frustasi karena kesulitan untuk menjalankan rencananya yang semula dianggapnya akan berhasil dengan mudah.
Jendral Tian Li yang bertubuh sangat besar dan gempal itu sejenak menarik nafas dalam - dalam.. mencoba memikirkan cara untuk memuluskan rencan kaisar Yong Zheng. Jendral Paruh baya dengan kemampuan tinggi itu juga merasa jika usaha mereka untuk menyerang Kekaisaran Ming bisa terwujud dengan mudah jika rencana yang baru saja dipikirkan oleh Kaisar Yong terlaksana. Strategi adu domba dengan mencoba memecah belah Kekaisaran Ming dengan memanfaatkan orang - orang yang mudah terhasut dengan kekayaan tentu saja bisa menjadi cara yang mujarab jika betul - betul terlaksana.
Jendral Tian Li kemudian berusaha mencari jalan keluar agar rencana Kaisar Yong Zheng bisa berjalan seperti yang di rencanakan. Sesekali Jendral yang memang terkenal sangat cerdas itu menghela nafas panjang, sedangkan Kaisar Yong Zheng terlihat manggut - manggut mendengar penjelasan dari orang yang paling dipercayainya itu sampai selesai.
__ADS_1
"Bukankah itu memakan waktu yang lama Jendral..? " tanya Kaisar Yong Zheng setelah Tian Li menyelesaikan seluruh penjelasannya.
"Memang benar yang mulia.. tapi hanya itu satu - satunya cara agar orang - orang kita yang menyusup masuk kedalam wilayah Kekaisaran Ming bisa selamat dan tanpa hambatan melewati perbatasan " jawab Tian Li.
"Selain itu yang mulia.. saat ini kita juga masih menunggu parajurit kita yang lain untuk berkumpul.. dan jika perhitungan saya tidak meleset.. orang - orang kita yang menyusup sudah akan berhasil menemui para ketua sekte aliran hitam saat prajurit kita sudah terkumpul di perbatasan, lalu kita hanya tinggal menunggu informasi jika sekte aliran hitam sudah membuat kekacauan dan saat itulah.. prajurit - prajurit kita tinggal menunggu perintah dari yang mulia untuk menyerang " sambung Jendral Tian Li yang disambut senyum sumringah oleh sang Kaisar.
"Baiklah kalau begitu Jendral.. aku percayakan padamu untuk memilih orang - orang kepercayaanmu untuk melaksanakan tugas mereka " ujar Kaisar Yong Zheng sambil menepuk pundak Jendral Tian Li.
"Baik yang mulia.. ujar Jendral Tian Li sambil memberi hormat lalu pergi meninggalkan Kaisar Yong Zheng seorang diri.
Jendral Tian Li langsung mengumpulkan orang - orang kepercayaannya yang terdiri dari puluhan orang pendekar tingkat tinggi. Jendral Tian Li kemudian memberikan penjelasan tentang tugas yang akan dilaksanakan oleh orang - orang kepercayaannya itu. Penjelasan yang diberikan oleh Jendral Tian Li dengan mudah dapat dipahami oleh mereka.
"Ingat.. jika kalian ketahuan sedang menjalankan misi ini.. maka kalian sudah tau apa yang harus dilakukan " ujar Jendral Tian Li.
"Siap Jendral " jawab mereka serempak memahami maksud dari pernyataan terakhir Jendral Tian Li yaitu.. jika mereka tidak bisa melarikan diri.. maka bunuh diri adalah jalan terbaik untuk menjaga rahasia agar tetap aman.
__ADS_1