Pendekar Pedang Naga Langit

Pendekar Pedang Naga Langit
#159. Kembalinya Pahlawan Ming


__ADS_3

Long Feng.. ketua sekte Singa Gurun yang pernah mendapatkan kesempatan kedua dari Chen Khu beru kembali dari misi pengantaran serta pengawalan saudagar - saudagar atau bangsawan - bangsawan yang membutuhkan jasa mereka.


Long Feng dan lima puluh orang anak buahnya baru kembali dari kerajaan Nishada untuk mengawal saudagar - saudagar yang berasal dari kekaisaran Ming. Karena para saudagar itu akan berada di Nishada dalam waktu yang lama, maka Long Feng memutuskan untuk kembali ke kekaisaran Ming dari pada menghabiskan uang mereka jika harus berlama - lama tinggal di penginapan.


Long Feng bukan pertama kali membantu pasukan kekaisaran Ming.. saat pertempuran melawan kekaisaran Qing.. Long Feng dan anak buahnya juga ikut andil disaat terakhir pertempuran.. dan kali ini.. Long Feng tidak menyangka akan kembali ikut dalam pertempuran besar.


"Mungkin ini merupakan salah satu alasan pemuda itu masih membiarkanku untuk hidup.. " gumam Long Feng sambil mencabut golok besar miliknya yang tertancap di tanah.


Jendral Chou hanya tersenyum melihat kehadiran Long Feng dan akhirnya terjatuh tidak sadarkan diri akibat banyaknya luka yang di deritanya. Long Feng bertindak cepat dengan segera memasukkan sebuah pil kedalam mulut Jendral Chou.. tenaga dalam besar yang disertakannya saat melemparkan golok membuat ketiga lawan Jendral Chou terlihat berhati - hati untuk langsung menyerang Long Feng, sebab dua orang anak buahnya tentu saja tidak akan membiarkan hal itu terjadi.


"Kali ini.. Singa gurun yang akan menjadi lawan kalian.. dan ingat.. singa gurun tidak takut mati, karena kami adalah kumpulan orang - orang yang kembali dari kematian..!! " ucap Long Feng pelan sambil berdiri dan membalikkan badannya menghadap tiga orang pemdekar yang sebelumnya menjadi lawan Jendral Chou.

__ADS_1


Keputusan Chen Khu memberikan kesempatan kedua pada Long Feng rupanya telah membuat pria bertubuh besar itu berubah seratus delapan puluh derajat. Sekte Singa Gurun yang dulunya terkenal sebagai kelompok perampok bengis dan kejam telah berubah sejak kejadian itu.. bahkan Long Feng sendiri menyisihkam sebagian pendapatan mereka untuk menyantuni orang - orang miskin dan anak yatim..bahkan Long Feng selalu mengatakan pada para anak buahnya jika kesempatan kedua yang mereka dapatkan saat ini adalah seperti mengembalikan mereka dari kematian.. dan doktrin dari Long Feng tersebut membuat anak buahnya tidak merasakan takut bahkan saat melihat jumlah pasukan aliansi aliran hitam yang sangat besar dan lebih mendominasi jalannya pertempuran.


"Serang mereka..!! " Long Feng memberi perintah pada kedua anak buahnya yang berdiri di dekatnya sedangkan anak buahnya yang lain sudah lebih dulu bergabunh dengan pasukan kekaisaran Ming.


Kedua anak buah Long Feng langsung bergerak maju menyerang disusul oleh Long Feng yang juga ikut bergerak. Serangan yang dilakukan oleh ketiganya seolah berherak dalam sebuah formasi yang mana ketiganya saling mendukung saat menyerang dan bertahan.


Kondisi pendekar sekte Singa Gurun yang kemampuannya tidak merata memaksakan Long Feng untuk membuat sebuah formula yang bisa digunakan untuk menghadapi pendekar yang lebih kuat dari mereka.


Long Feng yang bergerak sebagai ujung tombak membabatkan golok besar miliknya pada lawan yang mereka hadapi sedangkan dua orang anak buahnya yang bergerak sedikit dibelakangnya bertugas untuk memanfaatkan celah yang dibuat oleh Long Feng dengan bergerak diatara ayunan golok besar yang sepertinya mustahil untuk dilakukan.


Pendekar - pendekar yang telah berhasil membuat jendral Chou tidak berdaya itu kesulitan menangkis serangan golok dari Long Feng yang berbobot sangat berat, belum lagi golok tersebut juga dialiri tenaga dalam yang sangat besar.. dan saat salah satu diantara ketiga pendekar itu sedang berusaha menahan beban dari golok itu.. salah satu anak buah Long Feng langsung mengarahkan serangan padanya sedangkan salah seorang anak buah Long Feng berusaha melindungi keduanya.

__ADS_1


Rotasi pergerakan ketiganya yang sangat cepat dalam menyerang dan bertahan hingga praktis semua terlihat dilakukan hampir secara bersamaan membuat tiga orang pendekar yang menjadi lawan mereka tidak melihat sedikitpum celah untuk bisa menyerang balik.


Kombinasi serangan yang dilakukan Long Feng dan anak buahnya juga sudah membuahkan hasil.. perpaduan serangan mereka telah berhasil memberikan banyak luka pada ketiga pendekar itu dan dalam waktu yang relatif singkat.. Long Feng dan anak buahnya berhasil mengakhiri perlawanan ketiga pendekar tersebut dan kemudian ikut bergabung dalam formasi besar sekte Singa Gurun yang terdiri dari empat puluh delapan orang pendekar.


Fan Bingbing dan dua orang pengawal kaisar yang sudah kehabisan tenaga perlahan juga mulai terdesak.. serangan yang datang secara terus menerus memaksa mereka untuk bertarung melebihi batas kemampuan yang mereka miliki,akibatnya tangan mereka sudah gemetar saat menggenggam pedang.. ketiganya juga sudah mendapatkan beberapa luka ditubuh mereka dan hal ini tentu saja membuat pertahanan yang mereka buat sebelumnya mulai goyah.. satu persatu serangan terus bersarang ditubuh mereka dan memaksa mereka untuk menjauhi kereta kuda yang telah mereka jaga sejak awal.


Liem yang sudah putus asa akan keselamatan kaisar memaksakan diri kembali mendekati kereta namun empat orang pendekar yang sudah berdiri diatas kereta membuat langkahnya terhenti sejenak.


Keempat pendekar itu sudah bersiap menyerang Liem yang terus bertahan dengan sisa - sisa tenaganya, namun saat keempat orang itu akan melompat turun.. sesosok tubuh pria besar yang dilemparkan dari atas menimpa tubuh mereka membuat keempatnya jatuh tersungkur ditanah dan hal itu tidak disia - siakan oleh Liem untuk mengahbisi keempatnya.


Liem melihat keatas kereta setelah menghabisi nyawa keempat pendekar itu dengan cepat.. dan alangkah terkejutnya saat melihat sosok pemuda yang sudah berdiri gagah diatas kereta. Liem seolah tidak mempercayai penglihatannya sendiri namun senyum pemuda yang sangat akrab diingatannya itu membuatnya merasa seolah mendapatkan kekuatan beru, belum lagi pemuda tersebut terlihat mampu melayang - layang diudara sambil terus membunuh pendekar - pendekar dari pihak aliansi aliran hitam yang mencoba untuk mendekati kereta kaisar.

__ADS_1


__ADS_2