Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Nenek sihir


__ADS_3

Cakra duduk di kursinya, begitu juga Rey dan Bagas.Cakda membuka rekaman cctv rumahnya, dia bisa melihat Marisa yang memaksa masuk walaupun Robi sudah menyeret nya berkali kali.


Cakra mengernyitkan dahinya,saat dia menekan zoom melihat sosok gadis didalam mobil Marisa.


Fatin ? kau benar benar mencari mati


oh jadi kau yang memberi ide untuk


menghilangkan nyawa istri ku,


cukup sampai disini aku diam


gadis sialan.Cakra


" Rey bagaimana Fatin, kau pasti sudah melihat rekaman ini sebelum menunjukan nya padaku" Cakra menutup layar laptopnya.


" Tentu tuan,saya sudah menjalankan apa yang ada perintah kan" Rey membuka tas yang dia gandeng, menunjukan semua foto kegiatan Fatin.


Fatin adalah mahasiswa yang cukup terkenal dikampus nya.Kepindahannya ke sebuah kampus dikota sekarang membuatnya sering,bertemu dengan Agnes dan Marisa,laki laki yang mendukung marisa dengan uang adalah satria.Merekalah yang merencanakan semuanya,tapi untuk racun satria yang memasukannya bersama marisa.


" Gila ! dia mereka benar-benar tidak waras" Cakra berdiri mendesah kesal ke udara.


" Bagas bagaimana si penggila berondong itu"Tanya Cakra yang sudah ingin menarik rambutnya,sampai lepas.

__ADS_1


" Anggota ku menelfon tadi,dia berhasil tertangkap dan dia berada di polres bla bla" Bagas menyebutkan.Marisa ditahan disana.Polisi menemukan nya sedang memukuli seorang preman,dia mengaku dijambret tapi dia memukuli preman dengan batu.Membuatnya meninggal ditempat,jelas pengacara keluarga Cakra akan mudah menjebloskannya ke jeruji besi.


Ibu Cakra masih sakit,dan berusaha menyembunyikan semuanya darinya.


" Rey urus gadis gila itu,kau Bagas urus nenek sihir itu sampai bersih" Cakra tergelak dengan sebutannya untuk bibinya sendiri itu.Dia merasa hancur.


Maafkan aku paman.


Istrimu tidak bisa aku urus


dia masih seperti dulu,. Cakra


* * *


KANTIN RUMAH SAKIT.


" Ayah" Karan memanggil Galuh yang sedang makan disampingnya.


" Ayah" Teriak Karan membuat Galuh menoleh padanya.


" Kau memanggilku ayah?".Tanya Galuh


" iya heheh" Tersenyum memalukan.

__ADS_1


" Apa apaan, aku tidak suka kita bahkan belum menikah" Cemberut Galuh.


" Aku tidak salah" Telak karan kesal.


" Kau jelas salah Karan" Sahut Galuh.


" Aku benar! kau kan memang calon ayah dari anak anakku nanti,eeeyyyaa eyyaaa" Galuh tertawa melihat tingkah bodoh Karan. ?Mengacak rambut Karan membuat gadis itu tersipu malu.


Karan yang malu pura pura menatap langit-langit,dan mengigit sedotannya sampai gepeng.


* * *


Hana menunggu cakra kembali saat pamit,dia pamit keluar sebentar tapi dia kesal Cakra sudah satu jam lebih tidak kembali.


" Nona muda silahkan duduk jangan berdiri " Lina masuk membawa piring.Dia kaget melihat Hana sudah berdiri menenteng infusanny.


" Aku memang sangat lapar Lina, terimakasih" Hana duduk kembali,Lina membantu mengaitkan infusan ke penyangga.


Hana di suapi Lina ,dia makan dengan lahap.Disela menunggu Hana mengunyah dan menelan makanannya, Lina menatap lekat wajah pucat itu.


Nona ,saya akan membalas


perbuatan adik anda tanpa sepengetahuan

__ADS_1


Anda .Lina


Lina merasa ikut prihatin seorang adik rela menyakiti kakaknya sendiri.Karena terobsesi dengan kakak iparnya sendiri,Lina hanya tidak habis pikir bagaimana bisa Nona mudanya begitu lugu dan polos, jelas kelicikan Fatin akan mengalahkan Hana pikir nya keras.


__ADS_2