
Hana membiarkan lampu padam.Dan membuka kunci pintu sedikit terbuka.Dia masuk ke ruang ganti.Hana menunggu suaminya datang.
Dan tidak lama pintu terbuka
" Hana ?" teriak Cakra dari depan pintu.Meraih remot dan menyalakan lampu.
Cakra meletakan jas dan tasnya.Tersenyum melihat kamarnya berantakan.
" Sayang selamat ulang tahun" Hana keluar tersenyum menampilkan tubuh mungil terbalut lingerie merah favorit cakra.membawa kue dan lilin menyala di atasnya.Cakra malah tergelak membuat Hana kesal dan cemberut.
" Apa apaan ini kau membuat kamar ku berantakan hemm cup cup" memeluk Hana dari belakang dan menciuminya " Kau membuat semua ini untukku?".
" Kau suka?" Tanya Hana mundur menempelkan tubuhnya didada Cakra. " Selamat ulang tahun sayang,tiup lilin dulu"
" Baiklah huft" Cakra meniup berbarengan dengan Hana. " Aku mencintaimu".
" Duduk duduk disini" Menarik Cakra agar duduk dikursi yang dia sediakan. " Diam disana dan tutup matamu!".
Cakra tertawa melihat Hana dengan pede nya memakai lingerie dan berjalan kesana kesini.Biasanya Hana selalu memakainya diatas kasur jarang jarang Cakra melihat Hana berdiri memakai lingerie.
__ADS_1
" Sayang buka matamu sekarang" Cakra membuka matanya melihat Hana berdiri dengan Dada kemana mana,jelas lekuk tubuh nya sangat terlihat.Menarik Hana agar duduk dipangkuan nya" Aaa sayang apa apaan kita belum makan kue nya"
" Hemmm hemmm" Tidak perduli dan menciumi wajah Hana tidak tersisa " Terimakasih untuk semua ini". Memeluk erat istrinya.
" Ayo awas dulu aku akan memotong kue nya" Hana turun dari pangkuan Cakra. " Diam sayang".
Gila ya benar benar fokus padaku bukan menikmati semua yang aku buat untukmu.Menyebalkan !
Tangan Cakra menarik tali lingerie sampai terbuka.
" Aaaa lepaskan aku sayang" Tubuh mungilnya sudah terangkat ke atas kasur.Hana pasrah membiarkan suaminya melakukan apa yang dia mau.
* * *
Rey dan Susi berdua.
" Rey" Susi.
" Hemm" Sahut Rey sibuk dengan laptopnya.
__ADS_1
" kau mau memberi hadiah apa tahun ini?" tanya Susi yang menyender disofa.
" Aku akan memberikan pengawalan istimewa untuk nya" Tersenyum merasa berbangga diri.
" Cih,dasar tidak mau berusaha membuat tuan muda senang,tiap tahun kadonya itu terus" Susi kesal meninggalkan Rey sendiri.
* * *
Pagi tiba.
Rey sarapan pagi pagi dia sudah ada dirunah tuan mudanya.Rey menikmati secangkir kopi hitam dan roti tawar matanya tetap fokus pada laptopnya.
Rey bangkit melihat ke lantai dua dari bawah terlihat kamar tuan dan Nona muda.Rey belum melihat pergerakan dan dia tahu harus mengubah semua jadwal yang semalam dia atur .Rey berusaha menyesuaikan keadaan sekarang dan dulu berbeda.Cakra yang tidak pernah mengubah jadwal untuk pekerjaannya.Sekaramgs sering meminta pulang mendadak dan mengubah jadwal seenaknya.Membuat pekerjaan Rey semakin berat.
Reynan adalah sekertaris tuan besar dulu.Tubuh tinggi dan tampan rupawan sangat setia mendampingi tuan besar kemanapun.Sampai tuan besar menyerahkan semuanya pada putra semata wayangnya yaitu Cakra Alaska.Tuan besar ingin pensiun Dini. Dia ingin juga anaknya bisa bertanggung jawab.
Kepanikan pun terjadi saat Cakra berusaha dijatuhkan dengan paksa oleh orang orang yang memang tidak menyukainya.Rey selalu ada mendukung dibalik punggung tuan mudanya dan berhasil membungkam mulut yang sengaja meyebae kekacauan.Butuh waktu cukup lama Cakra bisa menempatkan sebagai konglomerat negeri.
Wajah tampan rupawan Cakra menghiasi televisi untuk pertama kali diperesmian pusat wisata.Niat hati ingin memperkenalkan istrinya malah wanita lain yang datang menggandeng tuan mudanya.Rey saat itu bertugas diluar negeri bersama Kiran hanya melihat bagaimana kegagalan Robi dalam mengatur acara .Dibandara dia sangat kesal dan baku hantam dengannya Dibandara.Sampai cakra melerai,akhirnya mereka damai karena Hana sedang menunggu dimobil Tuan muda tidak mau Hana melihat kekerasan.
__ADS_1