
Hana sampai dirumah disambut Susi yang sigap meraih tas dan menggandengnya.Hana berjalan memimpin .Hana masuk melihat ketiga wanita duduk disofa menikmati cemilan sore mereka.Hana hanya melirik dia merasa sangat lelah melebarkan kaki berjalan menaiki tangga.
Susi sadar Karan dan Kiran mengikuti dan mengambil alih tas Hana.Susi pergi tidak lupa dengan membungkuk dan tersenyum pergi meninggalkan mereka.
" Aku Lelah" Hana merebahkan tubuhnya kasar ditempat tidur.Karan dan Kiran masuk menyusul .
" Kakak ipar" berebut duduk agar bisa lebih dekat dengan kakak iparnya.Sampai Hana risih dan semakin pusing.
" Diam " teriak Hana membuat adik Kaka tersebut duduk berjejer diatas tempat sedangkan dia berdiri memegang pinggang nya.
" Katakan ada apa anak anak"Seperti seorang guru yang menenangkan murid paud nya.
" Maafkan kami kakak ipar" Kompak Kiran dan Karan.Hana duduk disofa seketika dia merubah posisi menjadi rebahan.
" Kakak hari ini ulang tahun kak Cakra loh" Karan memecah hening membuat Hana kaget dan berdiri.
" Kau yang benar ?" Tanya Hana menarik Karan agar berdiri.Karan mengangguk.
__ADS_1
istri macam apa aku tidak tahu hari ulang tahun suami sendiri .Pantas dia gelisah terus menatapku !mana aku mengerti dia ingin ucapan ulang tahun dari mulutku!
" Kakak kenapa diam" Tanya Karan Hana menggeleng duduk ditengah kakak beradik tersebut. Karan memeluk kakak iparnya dan menguyel uyel kepalanya dibahu Hana.Hana tergelak melihat Karan ingin memanjakan diri padanya.
" Karan diamlah dulu" Kiran mendorong kepala adiknya agar menjauh.
Karan kesal dan duduk disofa . Tinggal Kiran dan Hana diatas tempat tidur.
" Katakan padaku Kiran bagaimana rencana kita"
" kita? bahkan kak Cakra tidak mau kami merayakan ulang tahunnya tahu" Hana kaget mendengar penjelasan Kiran.Lalu untuk apa aku harus merayakannya gumamnya.
" Lalu bagaimana " Tanya Hana kebingungan.
" Ayo kami antar ke mall kita cari kado ulang tahun untuk kak Cakra" Kiran menarik Hana yang masih memakai baju perawat.Di ikuti Karan menyusul.
Marisa melirik kedua anaknya yang sangat akrab dengan wanita bodoh gumamnya kesal.Mereka pergi tanpa menyapa ibunya Hana merasa tidak enak dan menoleh kebelakang tersenyum pada Marisa.
__ADS_1
Lihat wajah bodoh itu tersenyum meledekku. Marisa.
Kiran menggemudi Hana disampingnya sedangkan Karan dibelakang.Hana melihat lihat mobil sport merah milik Kiran itu.Sangat mewah bahkan Hana tidak bisa menaksir harganya berapa ayahnya saja hanya mempunyai motor matic dirumah.
" kenapa kakak ipar" Tanya Kiran tersenyum melihat wajah Hana kebingungan.
" Tidak hehe" tersenyum melihat Kiran seperti tahu isi pikirannya.
" Kau tahu? kak Cakra memberikan mobil ini saat aku lulus kuliah dengan nilai terbaik.Begitu juga Kiran yang lulus SMA dengan nilai terbaik disekolah nya.Dia tidak akan memberikan kami barang mewah tanpa kami berusaha meyakinkannya dengan prestasi" Kiran menjelaskan Hana diam mendengar dan tersenyum.Rasa kagumnya kembali bertambah untuk suaminya.
" Kau tahu bahkan aku masuk ke Alaska group melewati tes yang berat,menjadi anak magang terlebih dahulu". Kiran kembali menjelaskan hal hal yang membuat Hana membulat kan matanya kaget.
Sebenarnya apa isi kepala suamiku itu ya??
" Dia sangat menyayangi kalian rupanya" Hana menimpal dengan senyuman
" Bagaimana tidak kami tidak mempunyai ayah kak.Dialah kakak sekaligus ayah kami.Ayah menitipkan kami padanya waktu itu aku berusia 16 tahun aku masih ingat" Karan dari belakang menimapal dan menutup matanya.
__ADS_1
" Kau benar Dek" Kiran menjawab cepat.
Hana tersenyum melihat kekompakan kedua adik kaka itu.Walaupun mereka sering bertengkar membuat suaminya meninggalkan nya tengah malam untuk melerai kedua adik itu.