Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Makan bersama


__ADS_3

Hana tidur setelah melayani suaminya.Tapi tidak dengan Cakra yang begitu cemas saat Rey mengatakan padanya.Sebelum pergi marisa berbicara dengan istrinya.


" Rey ikut aku "


" Baik tuan "


mereka berjalan beriringan ke ruang kerja pribadi Cakra.Tidak sembarang orang masuk ke dua pintu dirumah ini yaitu kamar dan ruang kerja Cakra.Yang bisa membersihkan kedua kamar hanya Susi dan satu lagi pelayan wanita,yang sudah mengemban tanggung jawab selama bertahun-tahun saat rumah ini berdiri.


Cakra duduk dikursi menyimpangkan satu kakinya.Tangan nya mengepal menunggu layar laptop yang sedang Rey periksa


" Ketemu?" Tanya tuan muda.


"Silahkan tuan " membalikan laptop menghadap pada tuannya.


Rekaman Cctv merekam detik detik dan percakapan Hana dengan Marisa.Mungkim Hana tidak tahu bagaimana rumah ini tapi Marisa mungkin lupa,dengan siapa dirinya disini.


" Apa itu rekaman susulan?" tanya tuan muda.


" Bukan tuan sebentar " Rey membuka kembali rekaman kedua saat Hana di balkon sedang menangis.


Cakra berdiri melemparkan kursi ke tembok.

__ADS_1


" Bagaimana dia bisa ke rumah ku" Mendengus kesal dan menendang semua yang ada dihadapannya.


" Maafkan saya tuan,saya lengah malam itu"


" Aku tidak butuh alasanmu.Mulai besok tingkatkan penjagaan jika perlu bawa pengawal tambahan dari mansion kesini"


" Baik tuan muda"


Cakra meninggalkan Rey yang masih membungkuk menyadari kesalahannya.Geram mengepal tangannya menuju balkon tidak lama Rey mengikut dari belakang.


"Dia menguasai teknik parkour dengan baik. Tapi dia lupa siapa dulu yang menjagarinya"


Mendesah kesal menonjok tembok tempat berdiri Hana saat kejadian.


Kau mencari gara gara Satria!!


" Kau mungkin lupa ,ayahmu bertekuk lutut pada tuan muda ku" Rey kesal mendesah dan berjalan pergi ke arah berlawanan dengan tuannya.


* * *


Dikamar

__ADS_1


" Hana, bangunlah ayo makan" cup cup ciuman di pipi istrinya.Membuat Hana bangun dan duduk memegang selimut nya.


" Aw sakit sekali" Hana meringgis memegang area sensitif Cakra tersenyum pura pura tidak tahu dan mengupas jeruk untuk istrinya " Sayang,aku ingin jeruk".


" Ini juga untukmu,untuk siapa lagi" Memasukan jeruk ke bibir Hana " Kau pikir aku rela menjadi pembantu seperti ini selain untukmu".


" Hahha kau manis sekali sih" memegang kedua pipi suaminya.Menggoyangkan ke kanan dan ke kiri" Aku mau lagi".


" Kenapa kau manja sekali ,makan sendiri" Meletakan jeruk dipangkuan Hana.istrinya hanya tertawa karena memang dia sengaja.


Hana bangkit dan berjalan dengan selimut ke arah kamar mandi,tapi Cakra menginjaknya membuat selimut terlepas.


" Awas kau " Hana mengepalkan tangannya.Dan lari ke kamar mandi.Cakra tergelak berguling ditempat tidur.


Suara pintu membuatnya kaget,dan menguasai dirinya agar kembali dingin dan berwibawa.


" Ada apa? " Membuka pintu tidak lama menutupnya kembali saat Rey Membungkuk sopan padanya.


" Tidak perlu repot-repot di cari.Orangnya malah datang kesini tuan" Rey tegas memberikan kabar untuk tuan mudanya.


" Berani sekali dia,awasi dia aku mau bersiap "

__ADS_1


" Baik tuan " Rey pergi ke bawah menuruni tangga dengan cepat.


Dikamar Cakra memakai setelan jasnya.Memakai dasi karena memang agenda hari ini yang telah di susun Rey sangat banyak Cakra akan membawa Hana hari ini kemanapun dia pergi.Mengingat satria berani menemuinya langsung tidak mungkin tidak berani dia menemui Hana pikirnya tepat.


__ADS_2