
Hana pergi dengan kedua adiknya .Susi tidak mengijinkan Tika mengawal dia meminta Robi untuk ikut ,dan kejadian tadi jangan sampai tuan muda tahu .
Hana satu mobil dengan kiran dan Karan.Sedangkan Susi dan Robi di mobil yang berbeda.
" Aku akan memberitahu kakak " Kiran masih belum bisa menerima apa yang dilakukan Tika padanya,dia mengukir nama Tika di dalam kepala nya .Dan akan membalas perbuatan Tika kepada kakak ipar nya juga
" Jangan .Kau lupa ini hari spesial jangan merusak seperti itu " Hana merenung dan berpikir jika Cakra tahu hari ini akan menjadi kenangan buruk dalam rumah tangga nya.
" Aku tidak janji " Kiran singkat
" Aku juga" Karan menimpal
Hana bingung untuk membujuk kedua gadis itu harus seperti apa cara dia berbicara.
Mobil sampai di mall
Mereka semua masuk bergandengan.Tika terbelalak merasa jijik sendiri melihat ketiga wanita itu dihadapannya.
" Jaga sikapmu" Robi menyikut Tika keras membuat dada gadis itu berdenyut.
aku ini perempuan
apa tidak bisa menjaga tangan mu
Tika kesal dan membalas sikutan Robi sekuat tenaga.Robi tidak merasakan apapun dia menatap wajah Tika di sebelahnya.
__ADS_1
" Dasar jelek " Bisik Tika berlalu pergi.
" Sialan !" Robi Mendengus kesal.
Hana masuk ke sebuah toko diikuti Tika .Toko sudah steril seperti biasa,Tika masuk dan Robi mengawal Karan dan Kiran yang terpisah sengaja agar tidak membuat masalah baru.
" Apa kau bisa membantu memilih kan jas yang paling keren disini " Hana Tersenyum melihat wajah penjaga toko yang hangat itu .
" Tentu nona,mari !" Penjaga toko mengajak Hana berkeliling dan melihat semua jas yang ada disana.
Tika berdiri didepan pintu , begitu perintah Robi padanya.
" Bagaimana dengan ini Nona?" Memperlihatkan satu setel jas berwarna maroon .
Hana tertawa
" Tidak ,bukan itu maksudku " Hana masih tertawa dan melihat secara dekat jas yang dipilih penjaga toko ." Hanya saja suamiku tidak pernah memakai warna seperti ini" .
" Astaga maafkan aku nona" Mulutnya tertutup dalam bayangan nya semua pria tampan seperti tuan muda akan cocok dengan pakaian apapun.
" Tidak masalah ." Hana tersenyum tetap mengambil satu setel jas itu ,penjaga toko merasa terkejut dan tidak percaya apa yang dia pilih disukai Hana.
Penjaga toko hanya ada dua orang disana .Hana terus berkeliling di toko besar dan mewah tersebut mencari apalagi yang cocok untuk suaminya.
" Hana !" Suara pria menyeruakan namanya lirih .
__ADS_1
Hana berbalik dia penasaran dengan pria yang memanggilnya.
" Kau ?" Hana terlonjak saat pria dihadapannya adalah Kim .Kim tersenyum mencoba mendekati Hana.
" Jangan mendekat tolonglah" Hana terus mundur matanya berkeliling mencari sosok Tika .
" Tika kemari !" Teriak Hana.
" Tika " Hana terus melirik tapi Tika tidak ada didalam toko kemana dia.
Penjaga toko yang kaget mendengar Hana berteriak mendekat dengan temannya.
" Maaf tuan kau menganggu Nona Hana " Teriak penjaga toko dan berdiri dihadapan Hana.
" Dia temanku kau bisa menanyakan padanya " Kim mendekat . Penjaga toko itu tidak bergeming dia malah semakin mempertahankan pijakannya.
" Minggir!" Kim mulai kesal.
Hana khawatir sesuatu terjadi kepada penjaga toko itu.Dia beranjak dan berdiri menahan tangan Kim yang mendorong penjaga toko kasar.
" Apa mau mu? kita memang berteman. Tapi jangan seperti ini !" Hana berusaha mencairkan suasana.Dia masih melirik pintu Tika entah kemana bocah itu gumamnya lesu .
" Aku ingin bicara berdua !" Kim mendekat
" Baik ! tapi dia akan menemani ku . Kau bisa duduk disana emmm siapa namamu ? " Hana Menepuk bahu gadis itu dan Tersenyum.
__ADS_1
" Panggil aku Nanda nona " Gadis itu membungkuk dan mundur saat Hana memberi isyarat.