Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Sikapmu berubah


__ADS_3

Tika bersemangat untuk bekerja dihari baru itu.Dia memakai seragam mengikat rambut nya kuat ,jika ada yang menyentuh nona muda dia bertekad akan berdiri melindungi Hana.


Berbeda dengan dikamar utama rumah Cakra.Hana merasa tidak bersemangat dia ingin tidur seharian tanpa keluar kamar.


" Hana ayo bangun ,aku harus pergi " Cakra merapikan dasinya .Meraih tas bergegas keluar .


Hana yang berbaring tidak mendengar apa yang dikatakan Cakra .Dia terlelap kembali merasa lelah meladeni Cakra semalaman.


Cakra yang diam dibibir pintu penasaran kenapa Hana tidak mengikuti nya.


Dia masuk kembali


" Hana " Menarik ujung selimut yang menutupi tubuh Hana.


" Aku masih ngantuk sayang ,hati² dijalan" Hana hanya melirik sekilas dia kembali meletakan kepalanya di bantal.


" Cium aku dulu !" Menggoyangkan bahu Hana pelan,gadis itu tidak bergeming . " Dia benar-benar lelah " .


Cakra tertawa mencium kening Hana dan keluar dari kamar.


* * *


Rumah para pekerja.


Susi,Kiran ,Rey dan Robi duduk menikmati sarapan dimeja panjang khusus mereka berempat.Satu kursi kosong setelah kepergian Lina .


Rey mendesah dan wajah Lina melintas dipikirannya.


" Bagaimana dengan nya Rey ?" tanya Susi menyiapkan makanan terkahir dari piring nya.


" Dia baik !" Sahut Rey singkat


" Apa dia berhenti bekerja juga di Alaska group?" Robi ikut nimbrung


" Tidak ! dia masih bekerja.Tuan muda tidak mempercayai orang lain kecuali Lina" Rey cepat menjawab.Makanan nya habis ,mengusap bibirnya dengan tisu.


Pandangannya beralih kepada Tika yang berjalan mendekati mereka.


" Mau apa dia ?" Ketus Robi berpaling ke arah lain.

__ADS_1


Tika berdiri di ujung meja menghadap pada semuanya .


" Selamat pagi " membungkuk dan tersenyum merekah dibibirnya.


Dia cantik juga .Robi


" Apa ?" Ketus susi merapihkan semua piring dimeja.


" Nona Kiran aku minta maaf padamu.Atas semua perbuatan lancang ku " Tika membungkuk.


Kiran yang acuh terusik dengan perkataan Tika.Dia menatap Tika tajam.


"Aku benar-benar minta maaf nona " Tika mendekat menarik kursi duduk disebelah Kiran.


" Cih !" Kiran mendesah


" Nona maafkan aku " menarik tangan Kiran dan menggenggamnya erat." Apa kau bisa membuatku seperti dirimu ?'.


" Apa maksudmu?" Kiran berbalik menatap wajah Tika disebelahnya.


" Kau sangat disiplin ,cantik dan modis .Aku ingin seperti dirimu ".


" Jangan percaya" Robi menyela.


Kiran meliriknya tajam mengancam .


" Kau memang benar aku sesempurna itu ,akhirnya ada orang yang menyadari nya " Kiran tertawa menggeser gelas teh hangatnya ke arah Tika .


" Dasar gila pujian " Rey mendesah dan pergi sudah waktunya dia berangkat bekerja bersama Cakra.


" Ada angin apa yang membuat mu semanis itu ?" Robi menatap wajah Tika lekat .Susi dan Kiran mendehem berkali kali .Robi Yangs sadar dia terlalu jujur menelan ludahnya." Maskud ku ,kenapa kau sebodoh itu."


Robi terbata


" Ciyeeee " Kiran dan Susi kompak .Tika menunduk malu wajahnya merah merona .


" Aku memaafkan mu karena kau meyakini kebenaran tentang diriku seperti tadi ." Kiran memeluk Tika erat mereka berpelukan dan saling berbisik.


" Terimakasih Nona Kiran .Emmm Nona Susi aku juga ingin minta maaf padamu " Kiran menatap Susi yang sedang sibuk dengan ponselnya.

__ADS_1


" Susi dia bicara padamu" Kiran menyikut nya .


" Padaku? aku rasa kita tidak bisa sedekat itu kan ?" Susi mendelik sebal dan tersenyum sinis pada Tika.


aku memang salah


jadi orang baik sangat sulit ternyata


" Jangan hiraukan dia .Mulai sekarang kita berteman " Kiran memeluk bahu Tika.Dia juga merasa bersalah sudah menyiksanya kemarin.


" Ngomong² plester kalian sama .Janjian ?" Susi menyeleneh menatap Robi .


" Tidak ! " Jawaban kompak dari Robi dan Tika.


" Astaga ikatan batin kalian sangat kuat " Kiran bertepuk tangan dan tertawa-tawa .Robi merasa risih buru² menghabiskan sarapannya


" Kau " Teriak Rey dari jauh menunjuk Tika


" Aku " Tika menunjuk dirinya sendiri.


" Iya kau , masuklah dan jaga nona " Rey pergi setelah berteriak memerintah Tika .


Tika pamitan dan berlari ke rumah utama.


" Dia sangat aneh " Kiran


" Nona muda menemuinya diam² semalam.Sampai dia tunduk dan berubah seperti itu !" Susi menjelaskan ,Roni dan Kiran menyimak .


" Yang benar ?" Robi tidak percaya


" Aku benar .Suamiku yang memergokinya semalam " Susi tertawa terbahak-bahak sendiri mendengar cerita dari suaminya.


" kenapa kau tertawa?" Kiran penasaran menarik ujung baju Susi.


" Nona muda memperkenalkan dirinya ,suamiku sampai heran dan bingung menjawabnya " .


" Ceritakan " Kiran antusias menarik kursi lebih dekat dengan Susi.Begitu juga Robi yang ikut penasaran.


" Tidak ada waktu .Kita harus bekerja bukan bergosip " Susi pergi meninggalkan keduanya yang masih penasaran.

__ADS_1


" Aku akan bertanya kepada om langsung " Kiran berlari ke arah kebun mencari suami Susi .Untuk menanyakan apa yang dilakukan Hana sampai membuat suami Susi kebingungan sekaligus bagaimana bisa Tika patuh seperti tadi.


__ADS_2