Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Pelayan Vs pengawal


__ADS_3

Hana tidak terima dengan cara suaminya memecat pekerja seenaknya.Hana berdebat dengan Rey sedangkan Cakra sudah didalam mobil.


" Maaf Nona sebaliknya mulai dari sekarang,anda jangan melanggar aturan tuan muda"


Rey berbalik akan menyusul Cakra yang sudah bersiul beberapa kali.


" Aku belum selesai sekertaris Rey" Menarik tangan Rey agar menghadap nya.Rey hanya menatap tangan yang menariknya barusan.Jika laki laki itu melihat aku akan dihukum juga seperti mu Nona,dan lebih parah dari hukuman mu.Isi pikiran Rey yang sama sekali tidak melihat wajah nona nya.


" Aku mau peraturan itu di rubah " Cakra yang mendengar tergelak menatap kedua orang yang sedang berdebat dingin.


" Dengar Nona, peraturan itu ada sejak saat Nona masuk ke rumah ini" Sedikit tinggi laki laki tampan ini sepertinya memang lelah berdebat dengan Nona mudanya.Rey membungkuk dan berbalik masuk ke dalam mobil.Hana masih sibuk dengan pikirannya.


kenapa aku? kenapa ? kenapa.


" Kenapa dia pergi begitu saja" Hana menatap mobil yang melaju , tangan keluar dan melambai padanya.Hana membalas lambaian karena cakra selalu mau Hana merespon apapaun yang dia lakukan.


Di mobil


" Rey "

__ADS_1


" Iya tuan"


" Usia mu sekarang berapa?" pertanyaan Cakra dengan enteng tapi membuat Rey bingung.


"Tidak usah ditanya tuan saya sudah tua " jawaban diselingi seringkai masam dari Rey membuat tuan mudanya terkekeh.


" Menikahlah aku memerintah mu"


" Hahahah tuan kenapa seperti ini" Rey gusar sendiri mencengkram kemudi.Yang dia pikirkan posisinya akan ditempati orang lain.


Aku bersumpah pada tuan besar.Dan tugasku disamping mu belum sepenuhnya tuan,aku akan menikah nanti tapi tidak akan pernah meninggalkan mu!


Rey tersenyum tipis menahan tawa nya bagaimana bisa tuan muda menggunakan istrinya.


" Apa kau menyukai Kiran?" pertanyaan yang membuat Rey tergelak melirik tuannya dibelakang.


" Dia seperti adikku sendiri tuan!" jawabnya berusaha menahan keketusan mulutnya


" Bagaimana dengan Susi apa kau menyukainya?"

__ADS_1


" Hahha tuan dia sepupuku mana mungkin aku menyukainya,apa tuan lupa dia sudah menikah?". menggeleng kepala tidak mengerti apa sebenarnya yang ingin tuannya sampaikan gunanya lirih menatap lurus.


" Hah!apa yang kau katakan ini,aku tidak tahu kalau Susi sudah menikah" Suaranya tinggi kaget dengan apa yang diucapkan Rey padanya.


"Tidak perlu tahu menau tuan, ini tidak penting untuk kehidupan tuan muda!" Rey tersenyum tipis dan melajukan kendaraan dengan cepat.Cakra dibelakang hanya diam menatap langit-langit mobil mewahnya.


* * *


Dirumah besar.


Hana menonton televisi dengan Karan diruangan tengah.Karan benar benar ingin seharian dengan kakak iparnya itu.Hana menuruti semua yang diarahkan Susi padanya.Sampai membuatnya pusing kenapa peraturan dirumah ini begitu aneh pikirnya.


" Karan kau sejak kapan tinggal dirumah aneh ini?"Hana tidak memikirkan pengawal dan Susi berdiri menjaganya.


" Sejak ayah meninggal " Suaranya berat menahan tangis.Hana memeluk Karan dengan erat melihat pertanyaan nya membuat gadis kecil itu terpukul.


" Maafkan aku Karan" menciumi kepala gadis itu dalam pangkuannya.Hana mengusap usap lembut Susi hanya diam tidak melakukan apapun.Tugasnya mengenai tuan muda dan Nona mudanya.Jika darurat dia akan bertindak dengan sigap.


" Kakak kau tidak usah meminta maaf "

__ADS_1


__ADS_2