Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Kegiatan Hana


__ADS_3

Marisa pulang ke rumah .Semua orang tidak ada ,hanya pelayan dan beberapa pengawal orang yang menonjol semuanya tidak ada . Membuat Marisa senang berbaring disofa ruang tengah,menonton acara gosip favoritnya dan menikmati makanan ringan.


Saking senangnya jadi ratu dia bahkan tidak mendengar kebisingan dari luar rumah.


" Ibu kau baru pulang" Karan antusias memeluk ibunya " Ibu aku kangen".


" Awas sana ibu lelah " Berdiri melempar makanan ke lantai.Karan diam menatap Ibunya begitu seksi dengan balutan dres warna terang.Karan terisak melihat ibunya tidak berubah dari dahulu saat ayahnya ada sampai meninggal.


" Karan ,kau kenapa kemari diam jangan menangis" Hana memeluk Karan erat.Gadis itu menangis ,Hana mencium pucuk rambut gadis didekapannya.


Cakra menyuruh ku menjaga mu Karan ,ada aku disini,aku tahu bagaimana paman .Dan bagaimana perlakuan bibi pada mu dan Kiran.Hana


Hana saja masih belum bisa tenang dengan perginya Cakra.Tapi dia harus kuat suaminya memberikan kendali rumah padanya selama dia tidak ada.


" Nona ,sudah waktunya makan silahkan' Susi mengarahkan tangannya ke meja makan.Hana diam dan mendengar ponselnya berbunyi.


-Jam 12 makan siang, makan yang lahap sayang-


Hana tersenyum melihat caption alarm mengajak Karan juga makan gadis itu hanya diam .


" Karan ayo makan ,aku akan menyuapi mu" Karan yang mendengar antusias tersenyum menggandeng Hana ke meja makan.


" Jadi anak yang baik ya aku akan suapi " Hana memperlakukan karan seperti anak balita membuat gadis itu tertawa.Susi yang menjaga ikut terkekeh.

__ADS_1


" Susi ayo ikut makan!" Ajakan Hana.


Astag Nona bahkan saya tidak pernah duduk dikursi itu, apalagi makan.Susi


" Maaf Nona saya tidak bisa itu melanggar aturan dirumah ini"


" Astaga Susi apa masalahmu?" Hana kesal dan menyediakan lauk Pauk dipiringnya, porsinya banyak karena porsi dua orang.Dan satu piring satu porsi seorang.


" kakak itu terlalu banyak" Karan membulatkan matanya melihat semua yang disiapkan Hana sangat banyak.


Aku sedang diet makan daging,itu banyak sekali dagingnya.Kara.


" Susi kau bawa yang ini ayo ikut,ini perintah dari Nona muda istri tuan muda Cakra Alaska" Hana terkekeh geli dengan ucapannya.Susi menurut diikuti Karan, mengikuti Hana berjalan ke arah taman .


Tikar besar diatas nya ada dua piring,jus menyusul saat Susi menyuruh pelayan lain.


" Bayiku ayo makan" hupp satu suapan masuk ke mulut Karan.Karan mengusap bibirnya Hana menyuapi Karan dengan tangan,dan menyuapi dirinya juga.


" Susi makanlah aku memerintah mu!" Hana mendelik kesal.


" Baik Nona!" Susi ikut duduk dan melahap makanan dipiringnya.


Makan pakai tangan enak juga ya.Susi

__ADS_1


" Kalian tahu jika tuan muda ada disini,dia tidak akan membiarkan ku makan pakai tangan" Hana tertawa walaupun mulutnya penuh.


Kedua gadis dihadapannya ikut tertawa.


" Kakak terimakasih" Karan berkaca kaca.


" Aaaa makanlah kita akan bersenang senang saat suamiku tidak ada haha" Hana tertawa menghibur diri rasa rindu pada suaminya mulai membuat dadanya sesak.


Dari kejauhan Niken datang mendekati mereka.Niken bisa melihat bagaimana seorang Nona muda sangat dekat walaupun dengan pelayan rasa kagumnya muncul, Niken tersenyum melihat ketiga wanita itu tertawa riang.


" hey Niken duduk di sini" Hana menepuk nepuk ruang kosong disebelahnya.Niken malah melihat mana kiri.


Si tidak waras itu dimana,jika aku mendekat ikut nimbrung,apa dia akan mengadukanku pada tuan muda.Niken


" Tidak Nona disini saja!" Niken membungkuk hormat.


" Minum ini kau belum istirahat dari tadi" Niken meneguk gelas yang disodorkan ke mulutnya.Matanya melihat jelas wajah Nona muda,mata coklat bibir tipis dan kulit putih Hana membuatnya takjub.Hana duduk menarik Niken meminum jus sisa tegukan Niken.


Niken sigap menarik gelas " Nona ini bekas ku jangan minum,aku akan mengambil yang baru!" .


" Tidak masalah aku sudah terbiasa seperti ini dengan suamiku"


" Astaga kakak dasar bodoh" Karan menepuk keningnya sendiri.

__ADS_1


Mereka berempat tertawa riang.Dari kaca Marisa memperhatikan mereka, rasa iri nya muncul kenapa dia tidak bisa dekat dengan anaknya sendiri tanya nya.


__ADS_2