
Candra masuk ke dalam tempat dimana gadis meminta untuk bertemu dengannya.
Mengobrol kan dan bagaimana Candra harus mempromosikan barang jualannya
" Aku disini" Lambai seorang gadis melihat pria tinggi dan sangat tampan itu mencari seseorang.
Candra melihat foto profil Instagram gadis tersebut apakah sama atau tidak? Candra langsung menghampiri gadis itu yang diam menatapnya.
" Maaf aku terlambat,macet dijalan " Candra duduk di hadapan gadis yang masih menatapnya. " Kau baik-baik saja ".
Tangannya melambai didepan wajah gadis seperti tidak sadarkan diri itu.
" Oh maaf " Gadis itu reflek menyempilkan rambut dibelakang telinganya ,dia masih tidak percaya kalau Candra datang menepati janjinya.
" Kita mulai saja langsung,mana barang yang ingin kau promosi kan " Candra membuka laptop nya.
" Sebenarnya aku bohong tuan " Gugup dan tersenyum sejuta watt
" Maksudmu ?" Candra menutup laptopnya heran dengan kata-kata gadis dihadapannya.
" Aku berbohong , sebenarnya aku membuat janji untuk bisa bertemu denganmu "
" Tunggu! aku seperti pernah melihat mu ?" Candra memperhatikan wajah gadis didepan nya.
" Aku Sisca yang bertemu dengan mu di toko buku " Sisca menunduk karena malu sebegitu penasaran dirinya pada sosok Candra. " Aku sahabat Hana ,yang kau beri pinjam novelmu padanya "
Tambah sisca membuat Candra mendesah kasar kesal padanya.
__ADS_1
" Apa kau tahu? aku tidak tertarik dengan hal lain kecuali pekerjaan.Tapi kau membuatku kesal mengatasnamakan pekerjaan untuk menemuiku " Candra memasukan kembali laptop kasar kedalam tasnya.
" Aku hanya ingin berbicara tentang perasaan ku tuan" Siisca membuat Candra yang sudah berdiri duduk kembali.
Tawa kecilnya seperti memaki Sisca ,gadis itu menunduk karena takut.
" Kau mempunyai rasa untukku?" Candra bertanya sambil meminum jus yang sudah disediakan Sisca
" iya " Jawab Sisca cepat
" Kau mempunyai rasa pada pria yang baru satu kali kau temui?" Tanya candra lagi
" Iya" Jawabana sama seperti tadi,itu lah yang bisa bibir Sisca keluarkan.
" Kau benar-benar gila? mempermainkan tentang rasa untuk membohongi ku?" Candra setengah berteriak,membuat mata pengunjung lain menatap mereka .
" Lalu dengan perbuatan mu menipuku kau tidak malu ?" Bentak Candra
" Aku hanya ingin bicara , bukan maksud menipumu" Bicara Sisca dengan suara beratnya sambil tersedu-sedu.
" Jika caramu seperti ini ,sama saja kau menipu ku ' Candra pergi meninggalkan Sisca yang merasa tersudutkan.
" Mungkin gadis itu selingkuh jadi pacarnya marah "
" Pria nya tampan sekali,tega banget dia mengkhianati pria keren seperti itu"
" Sama adek aja bang yang tentu bakal setia"
__ADS_1
Semua mata menatap Sisca yang menangis dan berbicara buruk tentangnya.
Sisca meletakan uang di bawah gelas dan pergi berlari menyeka air matanya berkali-kali.
dia merasa sangat malu dan kecewa.
* * *
Perusahaan .
Gea datang untuk meminta maaf pada Cakra atas kesalahannya membawa feya minggu lalu.
" Silahkan masuk tuan sudah menunggu" Rey membungkuk dan membuka pintu, menampilkan Cakra yang sedang berdiri menatap keluar jendela.
" Cakra " lirihnya memulai pembicaraan
" Ada apa kau ingin bicara denganku?" Cakra tidak berbalik.
" Aku ingin meminta maaf,karena aku Hana marah padamu!" Gea berdiri dibelakang tubuhnya.
" Untunglah kau mengerti dengan kesalahan mu " Cakra berbalil dia terlonjak saat melihat Gea menangis tanpa isakan dari bibirnya.
" Jangan menangis aku tidak suka melihatnya" Cakra mengusap pipi basah itu dengan tangannya.
Aneh bukan? Cakra bisa baik kepada ibu tirinya seperti itu.
Malam kejadian dimana feya menyuapinya dan duduk disebelah kanannya adalah gara-gara Gea.
__ADS_1