Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Tamu dadakan ???


__ADS_3

Semua menikmati hidangan yang di siapkan oleh Cakra .Termasuk Hana yang merasa bahagia , beberapa hari lagi akan berangkat ke luar negeri dengan rasa senang bercampur haru, semua keluarga yang hadir tidak lupa memberi semangat untuk Hana dan suaminya.


SUASANA TEGANG.


Lina merasa tersakiti dengan apa yang terjadi di hadapannya.Rey yang asik makan berendengan denga Sisca .


Rey memang terus memainkan ponsel walaupun di sampingnya.Sisca sangat agresif .


Lina sudah berkaca-kaca ,dia lebih baik ditampar Rey berkali kali, ketimbang melihat apa yang terjadi sekarang di hadapannya.


Ponsel berdering


( Aku hanya menyayangi mu ,gadis di samping ku memang agresif,tapi kau lihat kan aku tidak menggubris nya) Pesan dari Rey.


" Kau kira aku buta !!" Lina memandang Rey dan Sisca dengan tatapan tajam.Dia enggan untuk membalas pesan , memasukan kembali ponsel ke sakunya.Walaupun terus bergetar, menggetarkan sekaligus hati yang terbakar cemburu.


Cakra sedang menyuapi Hana.Dia beberapa kali berbisik membuat Hana memukul dada nya manja.Cakra hanya tertawa kecil melihat wajah Hana yang merah karena malu.


Plak pukulan keras di kepala Cakra, membuat wajahnya menempel dipiring .Seketika dia bangkit dan mengerutkan dahi.


Apa ini?.


" Sayang " .Teriak Hana kaget mengambil tisu dan mengusap wajah suaminya yang merah karena malu dan marah .


" Kau menikahi cucu ku, tapi tidak pernah berniat kenal dengan neneknya". Teriak seorang wanita tua dari belakang.


" Nenek " Hana menghambur memeluk neneknya.Cakra mengusap wajahnya sendiri.

__ADS_1


" Ibu ,apa yang ibu lakukan dia suaminya Hana". Ayah Hana menahan tangan nenek agar berhenti, menepuk nepuk bahu Cakra .


" Salam " Cakra berdiri dan membungkuk.Sekali lagi dia merasakan sakit di dadanya dan bahu.


" Kau suami cucu ku, bagaimana bisa menganggap ku sudah mati !" .Teriak nenek


" Apa?!" Cakra bingung ,sambil memegang bahunya.


" Nenek nenek,kami memang belum sempat menjenguk nenek dan kakek maafkan kami!" Hana memelas dan mengedipkan mata pada Cakra.Semoga suaminya itu mengerti dan minggir ke belakang agar terhindar dari pukulan neneknya.


" Iya nenek !" .Sahut Cakra .Dia kembali di pukul nenek.Merasa kedipan mata Hana untuk membalas perkataan nya tapi ternyata salah.


" Kurang ajar ,jangan seenaknya ya mentang ² kau suaminya berhak melarang Hana bertemu dengan keluarga nya". Teriak nenek lagi,Cakra hanya menggeleng kepala dan meringis.


Akhirnya nenek bisa di ajak damai .Ayah Hana menariknya agar duduk.Cakra semakin kesal saat menjauh , mata nenek terus sinis padanya.


" Sakit !" Cakra memegang bagian yang pukul nenek bergantian.


" Nenek memang sedikit antusias ,dia baru bertemu kau kan setelah kita menikah!" .Tersenyum manis agar suaminya mengerti .


" Antusias?" Apa nya yang antusias ?" .Mendelik sebal.Hana berusaha menenangkan suaminya dan nenek.Semuanya kembali duduk,mereka berdua saling berhadapan.Dan menatap sinis.


" Dia suami yang baik bu,lihat Hana aura kebahagiaan nya memancar dari wajahnya.Kapan kita melihat Hana seperti ini?". Ayah membujuk.


" Cucu ku sudah cantik dari dulu bla bla bla " .Terus memuji Hana sampai semua keluarga hanya iya iya mengiyakan.


* * *

__ADS_1


Rey dan Sisca.


Sisca menarik Rey agar keluar dan menjauhi keramayan.


" Apa?" .Rey menjentikkan jari di dahi Sisca.


" Aku mencintaimu sejak dulu tuan Rey ." Sisca blak blakan.Membuat Rey tertawa terpingkal-pingkal .


" Kenapa tertawa?" .Tanya Sisca lagi sambil cemberut.


" Aku sudah punya pacar,jadi lupakan dan cari pria lain ." Bibirnya masih tertawa kecil dan menjauh, saat Sisca sudah berjinjit akan melakukan sesuatu.


" Bohong !" .Teriak Sisca.


" Benar !" .Rey yakin.


" Kemarin kau bilang tidak punya pacar kan?" .Sisca menunduk dia merasa tersakiti dalam.Menunggu agar kesempatan seperti ini datang,tapi penolakan Rey membuatnya sakit.


"Itu kemarin,aku sudah menembak seseorang yang aku sukai sejak lama !" .Rey berjalan untuk masuk meninggalkan gadis itu.Tapi Sisca menariknya kembali .


" Siapa?". Penasaran.


" Bodyguard nona muda !". Rey masuk dan berlari kecil ,membuatnya terlihat keren.


Sisca menangis dan menghentakkan kakinya berulang.


Senyuman bahagia dari balik tembok.Seseorang mengikuti mereka,saat menuju keluar.

__ADS_1


" Terimakasih sudah mengakui ku,semoga gadis itu berhenti menyukai mu Rey ." Lina kembali masuk dan bersorak gembira.


__ADS_2