Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Bermain dengan anak anak


__ADS_3

Hana sarapan berdua dengan Karan.Dia mengajak pengawal dan Niken makan tapi mereka menunduk menolak permintaan nona mudanya.


Makan berdua seperti ini masa ada seru nya.Hana


" Kakak aku berangkat dulu" Karan berdiri mendekati Hana mencium pipi kanan dan kiri.


" Dasar,ayo pergi belajar dengan baik ya haha" Hana tertawa sudah seperti dia adalah seorang ibu dari Karan.Hana melirik kamar Marisa .


" Susi kemana bibi ,dia sudah sarapan apa belum?"


Nona jangan memikirkan dia aku mohon.


kenapa anda sebaik ini.Susi


" Dia pergi Nona,sarapan anda segera habiskan kita harus pergi" Susi


Hana menghabiskan makanannya sebelum bertanya.Mengusap bibirnya dengan tisu menatap Niken dan Hana tampil dengan seragam tidak seperti biasa.


" Kemana? apa kamu akan ikut?" Tanya Hana kepada Susi.


" Iya Nona saya di utus tuan untuk ikut"


" Pantas seragam mu ganti ya" Hana menebak sendiri dan Susi tersenyum.


Jarang jarang Susi ikut keluar,dia biasanya menjadi kuncen rumah.Hana


Hana berdiri meraih tas yang disodorkan Niken padanya.Semja pengawal sudah siap dengan seragam hitam seperti biasa.

__ADS_1


aaaa aku lelah hidup seperti ini .Hana


" Silahkan Nona" Niken membuka pintu mobil.


Niken dan Susi duduk didepan.Susi yang mengemudi sedangkan Niken membuka laptop beberapa email dari Rey membuatnya kaget.


Kenapa mendadak si.Niken


Niken berbisik pada Susi melirik Hana dibelakang sedang berbicara di telfon.


Apa dia tidak bisa memberi kabar dari semalam dasar.Susi ikut kesal dengan berita yang diberikan Rey.


Hana menelfon Cakra meminta ijin keluar rumah.Walaupun sedikit berdebat laki laki itu mengijinkannya.


" Susi bawa aku ke tempat bla bla" Hana menyebutkan tempa penjualan makanan.Dia memesan makanan banyak dari sana.


" Maaf Nona kita harus ke panti asuhan" telak Susi.


Susi mengiyakan mobil melaju dengan kecepatan sedang .Mereka sampai di tempat yang diminta Hana.


Hana keluar dan pengawal berjalan dibelakangnya.


" Selamat datang Nona" sapaan hangat dua pelayan dengan seragam yang sama.


" Apa pesanan ku siap" Hana tersenyum memamerkan gigi kelincinya.Satu pelayan pria menatapnya lekat Hana menunduk dan berbalik.


kenapa dia menatapku seperti itu si,jika pengawal melihat mati kau.Hana

__ADS_1


.


pengawal membawa semua bok makanan ke dalam mobil.Hana kembali duduk ditempatnya Susi masuk setelah mengatur makanan di mobil lain.


" Susi apa siap semuanya" Tanya Hana.


" Siap Nona,kita berangkat sekarang"


Setiap tiga bulan sekali Cakra bertugas melihat panti asuhan yang didikan kakeknya dulu.Karena cakra tidak ada maka menjadi tugas Hana menggantikannya.


Hana menatap keluar kaca melihat gedung gedung berjejer perjalanan yang dia tempuh memakan waktu. Hana menatap Rumah sakit saat mobil melewatinya.Hana ingin meloncat dan masuk kembali untuk bekerja seperti dulu hayalannya berkecamuk.


Gara gara dia pekerjaan ku terenggut.Hana geram mengingat kejadian satria ingin membawa nya.Awalnya mengajak dengan baik tapi Hana menolak membuat laki laki itu menarik nya paksa dan melukainya.


" Nona anda bisa tidur dulu, perjalanan masih jauh" Susi.


" Kalau aku turun dan kabur di sini apa yang akan terjadi pada kalian?" Niken berbalik menatap Hana yang sedang tersenyum menatap keluar, Susi berkeringat dia tahu gadis yang menjadi istri tuan mudanya itu sedikit gila,kalau sedang ada maunya.


" Jangan melakukannya Nona,tuan muda akan membunuh dan melempar jasad kami ke penangkaran buaya" Susi menyeleneh tapi sedikit serius.


" Mana mungkin suamiku seperti itu Susi" Hana tergelak.


" Kami serius Nona" Jawab kompak Niken dan Susi membuat Hana kaget dan melirik dua wanita dihadapannya.


Dasar bodoh kau Hana


jelas kau pernah melihat nya marah kepada Rey.

__ADS_1


Sadarlah aku jangan memikirkan ide gila.Hana


Hana diam menyenderkan kepalanya tidak menatap lagi keluar.Matanya mengantuk dan tertidur pulas.


__ADS_2