Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Melupakan tragedi


__ADS_3

Sudah dua hari Hana tidak diijinkan keluar kamar, karena bodyguard belum bisa datang untuk menjaga Hana.Ketakutan Cakra dan trauma Hana lah,yang membuat peraturan Hana akan keluar saat suaminya pulang.


Semua obat dan dokter psikolog membantu Hana menghilangkan rasa traumanya.Hana sering menangis dan ketakutan saat Cakra menyentuh nya.


Dan dengan bantuan psikolog Hana berangsur membaik.


" Dimana dia" Tanya Cakra pada Robi.


" Di ruang penyekapan tuan,dia masih belum menyerah terus menyebutkan nama Nona"!


plak satu tamparan jatuh dipipi Robi.


" Aku meminta mu untuk mengurusnya dengan benar" Teriak Cakra melempar tas kerjanya.


" Maafkan saya tuan " Robi berjalan mundur.Rey datang mendekat menepuk bahu Robi.


" Rey,urus dia dengan baik" Cakra memerintah dan menaiki tangga menuju kamarnya.


" Hana? " Teriak Cakra tidak mendapati istrinya itu diatas tempat tidur.


" Hana"Kedua teriakan nya.

__ADS_1


" Aku di kamar mandi sayang" Sahut Hana.


" Cih,aku sudah kaget setengah mati" Cakra melepas dasinya,dan merebahkan tubuhnya.Cakra bosan dengan pekerjaannya.Di tambah Hana sedang datang bulan semakin membuatnya kesal.


" Sayang,kau sudah pulang?" Tanya Hana menuangkan air dingin dari kulkas. Cakra bangun dan langsung meminum nya.


" Kau kenapa kesal sekali seperti nya?.Tanya Hana meletakan gelas,perut ratanya dielus Cakra lembut.


" Kita sudah menikah berapa bulan?" Tanya Cakra mengetes daya ingat Hana .


" Delapan bulam sayang" Jawab Hana santai dia mengingat jelas .


" Berarti kau sudah sehat" Cakra menarikn Hana agar berbalik,mencium kening pipi hidung semuanya,sampai dibibir dia memainkannya pelan .Hana tersengal karena sudah terlalu dalam dan panas.


" Kau kenapa sih?".


" Aku ingin mempunyai anak Hana sayang,ayo kita mulai memikirkan nya secara serius sekarang" Cakra menarik Hana agar duduk ,gadis itu memakai dres santai diam menatap lekat Cakra gagal fokus saat tonjolan pucuk dada istrinya terlihat.


" Apa?" Hana tersenyum melihat tingkah suaminya,dia sudah tahu apa yang suaminya ingin lakukan.Cakra mendekat .


" Apa kau nanti akan menyusui anak mu" Hana mengangguk mengiyakan " Sekarang aku saja dulu yang melakukannya".

__ADS_1


" Dasar awas ah , ayo bahas dengan benar soal rencana serius kita mengenai anak' Hana mengalihkan perhatian Cakra, tapi suaminya itu sudah ******* bibinya kembali menarik baju Hana sampai tersingkap,kedua gunung kembarnya dikuasai Cakra.


Hana membiarkan suaminya melakukan apapun,toh dia sedang datang bulan tidak akan jauh-jauh gumamnya.


* * *


Maria dan Haryadi


kedatangan tamu yaitu ayah dari satria.Cakra tidak membicarakan apapun dengan orang tuanya masalah dalam rumah tangganya...


" Bagaimana tuan,apa anda mau membantu saya" Rengekan ayah satria membuat Haryadi penasaran,masalah apa yang membuat anaknya nekad melukai teman sekelasnya dulu itu.


" katakan padaku,apa yang anakmu lakukan sehingga membuat singa tertidur bertahun-tahun terbangun menerkam anakmu begitu saja"


Ayah satria bingung apa yang harus dia katakan.


" Anak saya tidak sengaja menggoda istrinya tuan"


" Hah kau gila,aku tidak akan bisa membantu mu!" Tolakan Haryadi di dukung istrinya.Bukan orang lain dirinya sendiri tidak mampu menolak perasaan Cakra pada istrinya itu sejak masih sekolah.


" Tolong aku tuan,anakku akan mati !" Ayah satria terisak dan membungkuk.

__ADS_1


" Dengar aku akan berusaha membujuk untuk melepaskan anakmu, tapi perusahaan mu aku tidak bisa membantu,aku hanya orang miskin sekarang.Semuanya adalah milik anak ku!" telak tolakan Haryadi diterimannya.Dia keluar dari kediaman ayah Cakra dengan perasaan malu dengan kelakuan anaknya satria.


__ADS_2