
Hana duduk ditempat tidurnya, mendekap kedua lututnya erat . Mengingat kejadian tadi sore dimana Candra datang dan dia adalah adik dari suaminya.
Membuat Hana frustasi, sedangkan sampai sekarang Cakra tidak kunjung pulang ke rumah.
" Kemana dia sebenarnya ??" Hana kembali menekan panggilan untuk Cakra tapi sia-sia malah sekarang ponsel suaminya tidak aktif.
Hana keluar dari kamar untuk menunggu suaminya diruang tengah ,Tika yang sedari tadi menjaganya didepan pintu ikut turun.
" Nona kau bisa makan terlebih dahulu,setelah itu kembali menunggu tuan muda " Ucap Tika berdiri di sebelah Hana yang sudah duduk diatas sofa.Tika merasa khawatir karena Hana tidak makan sedari siang .
" Tidak perlu ,aku akan menunggu nya dan menikmati makan malam berdua nanti " Jawab hana .
Candra yang berdiri di tanggan mendengarkan .
Hana berbalik melihat siapa sosok yang menatapnya. Hana mendelik " Kenapa dia disana dan melihat ku cih ! ". Hana kembali menatap ponsel yang dia pegang.
Tidak peduli Candra yang mendekat duduk dihadapan nya. " Kau bisa makan,jika perlu aku akan menyiapkan nya untuk mu "
" Tidak usah sooo peduli padaku , karena ulah mu tadi pagi suamiku marah adik ipar " Kata adik ipar Hana garis bawahi seperti meledek pria dihadapannya.
" hahaha kau sudah menerima ku selapang itu rupanya " Candra beranjak menuju dapur untuk mengambilkan Hana makanan.
__ADS_1
Cakra masuk dengan menggandeng jas hitamnya . Hana merasa senang hari ini sangat lama menurutnya karena menunggu Cakra yang baru datang semalam ini.
" Kau menunggu ku ?" Cakra memeluk istrinya seperti biasa,dia cium pucuk kepala istrinya lembut. Hana membelai pipi suaminya lembut , Sampai Cakra merasakan geli yang tidak tertahan.
Dia tertawa kecil ." Sudah cukup !" Cakra meraih dagu Istrinya dan menggandeng Hana agar mengikuti langkahnya menuju kamar mereka berdua.
" Kenapa kau tidak pernah bilang,jika dia adik mu " Hana mengikuti langkah Cakra yang menggandeng erat, terlihat tidak ada masalah.
Walaupun Hana tahu mata-mata Cakra mengadukannya pada suaminya atas kejadian tadi pagi.
" Apa pentingnya,yang jelas kalian sudah bertemu " Ucap Cakra mendorong pintu dengan kakinya . " Aku sangat merindukan mu ,maaf aku pulang telat hari ini pekerjaan sangat banyak " .
Cakra mengajak Hana agar berbaring ditempat tidur,dia peluk tubuh kecil itu dan mencium leher Hana berkali-kali.
" Kau menggodaku? bahkan aku belum mandi " Cakra membalas ciuman Hana dengan lumatan kecil membuat Hana membalas ciuman nya.
" Kau bahkan tidak mengangkat telfon ku ! " Hana melepaskan bibirnya dan cemberut.
" Ada sesuatu hal yang harus aku urus " Cakra kembali mencium bibir Hana lembut. " Ayo mandi bersama, temani aku !"
Hana mengangguk , seketika Cakra langsung menggendongnya menuju kamar mandi.
__ADS_1
" Aku bisa melepaskannya sendiri " Hana menahan tangan Cakra yang membuka kancing bajunya . " Jangan lama-lama ini sudah malam ,kita akan kedinginan "
" Tidak akan ,aku akan membuat mu hangat walaupun dalam air" Goda Cakra mengigit bibir Hana sampai gadis itu terkejut dan merasakan sakit.
" Mana bisa !" Menyangkal suaminya diselingi senyum dibibir mungilnya. " Aaaaa "
Hana semakin berteriak karena Cakra merobek piyamanya. Habislah sudah baju tidur normal nya sekarang.
" Siapa suruh menggoda ku !" Cakra langsung menerkam tubuh terbuka istrinya. Hana mendesah berkali-kali.
Membuat Cakra semakin buas menggaulinya.
******
Candra keluar rumah melihat Rey yang sudah melangkah ke area mobil terparkir disana
" Tunggu dulu !!" Teriak Candra menarik tangan Rey agar berhenti .
" Apa ?" Rey menyender dipintu mobil dan menatap Candra .
" Mereka terlihat baik-baik saja , tidak seperti yang kau bicarakan tadi padaku !"
__ADS_1
" Benarkah? aku tidak tahu tentang hal itu. Yang jelas semua yang aku ucapkan tadi semuanya benar "
Rey masuk ke dalam mobil meninggalkan Candra yang terlihat bingung.