Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Mengajak keduanya jalan jalan.


__ADS_3

Hana merasa aneh .Karena suaminya tidak memakai setelan jas untuk bekerja seperti biasanya.


" Sayang kau mau kemana?". Hana menatap Cakra yang sedang memilih kaos yang dia keluarkan dari lemari.Dada nya masih terbuka


" Warna apa yang aku harus pakai hari ini?" .Masih manatap beberapa helai pakaian yang berserak di atas tempat tidur.


" Kau mau kemana? aku bertanya?". Hana setengah berteriak


" Jangan berisik.!" Loncat ke atas tempat tidur.Kakinya sudah menindih lutut istrinya.


" Awas sayang ,pakai baju sana !" .Hana merasa geli ,dada bidang Cakra menempel di wajah nya Cakra memang sengaja.


" Kan kita harus mengajak mereka jalan jalan,kau lupa?".


" Iya,tapi aku saja yang menemani mereka sayang kau harus kerja kan?".Hana melapaskan pelukan suaminya sekuat tenaga.


" Aku akan ikut,entah kenapa aku tidak begitu percaya ke pada nenek mu!." Cakra jujur dia merasa cemas dan tidak nyaman.


" Terus saja berprasangka buruk seperti itu." Hana bangkit dan menjauh,menatap keluar kaca jendela.Cakra tidak membujuknya seperti biasa.


cih ,apa ini


bahkan dia tidak memelukku.


Hana cemberut dan memilih keluar kamar meninggalkan suaminya.


Cakra mengirim pesan kepada anak buah untuk memeriksa siapa dan seperti apa nenek istrinya.


" Periksa juga siapa yang sering dia temui,keduanya nenek dan kakek Istriku".Pesan terkirim kepada anak buahnya.Dia menghapus pesan ,ponsel Hana rusak karena dia banting,pasti Istrinya ingin memainkan ponsel nya nanti .

__ADS_1


DI MEJA MAKAN.


suasana di meja makan terasa hangat.Kiran dan Karan bahkan ada dirumah.Mereka semua sarapan bersama.


" Nak Cakra apa ini boleh aku coba juga!" .Nenek menunjuk satu piring ,yang belum dia cicipi.


Ada angin apa dia


memanggil ku Nak.


" Iya nenek tentu saja ,makan apapun yang kau mau !" .Cakra dan Hana saling menatap.Hana meminta maaf padanya.


Cakra tersenyum dan terus menyuapi nya.


nenek kau membuat ku malu


nanti saat suamiku tidak ada.


" Sayang,aku kenyang !" .Hana merasa khawatir dengan semua makanan yang dimakan neneknya.Kolestrol dan diabetes sudah neneknya alami.


" Kau mau buah ? apa susu?" .Tanya Cakra mengusap usap kepala istrinya.


nenek memperhatikan dengan seksama.


Aku rasa perkataan pemuda itu tidak


benar,jelas cucuku sangat bahaga disini.


" Aku mau susu saja sayang!" .Hana menahan saat Cakra sudah mengupas buah apel untuknya.

__ADS_1


Cakra berdiri membuka lemari,dia membuat susu hangat untuk istrinya.


" Dia sangat pengertian!" Kakek berkaca-kaca dia merasa kekhawatiran nya tidak beralasan.


" kau benar !" .Sahut nenek membenarkan.


Cakra yang sedang membuat susu, tersenyum membelakangi semuanya,tali dia mendengar apapun yang mereka katakan.


" Minumlah !" .Cakra meletakan segela susu di hadapan Hana.Seketika susu itu habis ,Cakra senang, melanjutkan sisa makanan di piringnya.


BERSIAP BELANJA.


Hana menghampiri kakek dan neneknya diruang tengah.


" nenek ayo bersiap?" .Hana memeluk neneknya erat.


" Mau kemana?" .nenek penasaran


" Jalan jalan ,nenek dan kakek bisa membeli apapun nanti disana!" . Hana Tersenyum menatap dan mengusap wajah wanita tua di hadapannya.


" Jangan serakah,beli apapun yang kita butuhkan,bukan yang kita mau !" .Nenek mengusap pelan rambut cucunya, menciumnya berkali kali.


" Kakek tidak ikut Hana , kakek lelah ingin tidur !" .Menyender disofa empuk yang dia duduki.


" Ya sudah tidak apa apa!" .Hana sedikit kecewa,tapi dia mengerti fisik kakeknya tidak sekuat neneknya.


" Tidur saja kerjamu ,ini rumah cucuku seenaknya saja!".Mendelik sebal


" Hana juga cucu ku kali !".kakek berdiri dan menuju kamar untuk istirahat.

__ADS_1


__ADS_2