Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Rey dan Galuh


__ADS_3

Ditaman mereka mengobrol hangat.Beberapa kali Rey tertawa Menepuk nepuk bahu Galuh .Mereka tertawa bersama dan akhirnya Rey mengajak Galuh duduk dikursi besi ditaman.


" Ada apa kak?" Tanya Galuh


" Aku ingin sedikit bertanya padamu" Rey sedikit gugup karena menyangkut keluarga Nona muda.


" Katakan aku akan menjawab kalau aku tahu" Galuh menatap sekitar bunga dan pohon dirawat khusus disana.Bebapa tukang kebun duduk bersantai di bawah pohon.


" Apa Fatin benar adikmu? Maksudku adalah kalian sama? satu ayah satu ibu? " Tanya Rey tersenyum karena dia tahu bocah dihadapannya sedikit polos tidak berbeda dengan Nona muda.Cuma Nona muda paling polos dari manusia di muka bumi ini gumam Rey.Dia bertanya sesantai mungkin seorang kawan yang bertanya pada temannya begitulah yang Rey lakukan.


" Iya dia adikku kak satu ayah satu ibu" Jawab Galuh yakin dan Rey melihat matanya bocah dihadapannya tidak berbohong.


" Ya sudah mana no rekening mu,aku akan mentransfer sekarang"


Galuh ragu untuk memberikan tapi Rey membujuknya.Dia bilang ini hadiah dari tuan muda untuknya.


Mereka selesai dan kembali ke dalam rumah.


* * *

__ADS_1


Kedua adiknya akan pulang Hana merasa masih rindu dan terisak pelan, menutup wajahnya.Cakra memeluk Hana dan menciumnya.


" Kakak kami pamit dulu" Fatin meraih tangan Cakra ingin berjabat tangan.Cakra kaget dan menepis tangan Fatin kasar gadis tinggi itu terdorong keras .


" kurang ajar! tidak tahu sopan santun sekali " Cakra berteriak Hana menahan Dadanya agar Cakra diam.Tapi Fatin yang kaget tak kuasa menahan air matanya.


" Maaf Nona tidak sembarang orang bisa menyentuh tuan muda,saya harap anda menjaga sikap ,pakai sopan santunmu dirumah ornag yang kau sambangi" Rey tidak kalah berteriak membuat Fatin mundur kebelakang punggung Galuh.


" Maaf kakak ipar ,kami pamit dulu" Galuh tersenyum menatap kedua orang yang sedang berpelukan erat.Hana tak kuat ingin mengusap air mata Fatin tapi tangan Cakra menahannya.


" Pulanglah hati hati dijalan" Puk puk tepukan tangan cakra lembut dipunggung Galuh.Cakra memeluk adik iparnya dengan erat.Membuat Fatin iri. Galuh memeluk Cakra erat dia merasa kehangatan dari tubuh cakra dan aroma parfum sangat terasa membuai hidungnya.


Hana masih terisak melepas kepergian kedua adiknya pulang.


" Jangan menangis nanti aku akan mengajak Galuh kemari lagi, berkunjung menemui kakak yang dia sayang" Memeluk Hana erat.Rey yang melihat membungkuk dan berbalik pergi.Mental jomblo terbakar karena iri.


" Kau punya janji padaku akan menuruti semua keinginanku"


" Hah! Hana melapas pelukannya.Membuat Cakra tergelak menggandengnya ke kamar.

__ADS_1


" Sayang" Hana melihat Cakra mengeluarkan tas dari lemari dan mendekatinya ." Apa ini"


" Aku ingin makan malam bersamamu" Mencengkram dagu Hana dan mencium bibirnya.


Aku ingin mencium mu dari tadi.Cakra


" Kau mengajakku dinner berarkah ini?" Hana mengintip isi tas yang diberikan Cakra.Cakra menutup nya.


" Aku ingin makan malam dikafe dengan suasana romantis !"


Kerasukan apa romantis begini.Hana


" Baiklah aku akan bersiap" Hana antusias.


" Pakai baju ini dan berdandan dengan baik " Dua kecupan untuk pipi istrinya.Hana mengangguk bergegas mandi dan membawa tas berisi pakaian dari suaminya.


" Aku ingim melihat dia memakainya,pasti terlihat lucu"


keluar kamar meninggalkan Hana.Entah kenapa Cakra tertawa sepanjang dia menuruni tangga membuat Rey ikut tersenyum.Dia ikut bahagia melihat tuannya hari ini bahagia sekaligus aneh.

__ADS_1


__ADS_2