
Satu bulan kemudian.Hana memainkan ponsel dengan kedua gadis di rumahnya.Kiran tidak bekerja hari itu Cakra menyuruhnya untuk menemani Hana dirumah,karan juga tidak kuliah dia libur untuk mengistirahatkan pikirannya.
" Kakak kau mau memberi apa pada kakak ?" Tanya Kiran melihat Hana membuka aplikasi dan melihat produk berjajar muncul dengan kata pencarian yang Hana tulis.
" Aku masih mencari !" Hana membuka satu produk dasi dan melihat secara detail gambar dan keterangan di produk tersebut.
" Kakak kalau belanja online pasti menunggu berhari-hari sampai kan ?" Karan menimpali.
" Kau benar ? aaaaa aku bingung harus mencari kado apa " Hana meletakan ponsel didekat kakinya .
Hari ini adalah tepat hari jadi satu tahun pernikahan bersama Cakra.Suaminya sangat sibuk dalam satu Minggu ini,Hana bahkan tidak menerima selamat dari Cakra.
apa dia lupa dengan hari ini?
Hana merasa kesal sendiri dengan tingkah laku suaminya.
" Ayo kita ke mall saja " Teriak Karan antusias.
" Ayo kakak ipar " Kiran menarik-narik ujung baju Hana agar istri dari kakaknya itu mau.
" Aku harus meminta ijin darinya.Sebentar " Hana kembali meraih ponsel untuk mengubungi Rey.
(apa tuan akan pulang cepat? tolong minta ijin padanya untuk aku pergi keluar) Pesan terkirim pada Rey.
" Telfon saja kak Cakra kenapa harus meminta si gila itu ?" Kiran protes
" Suamiku bilang kalau hari ini dia meeting di luar kantor,aku tidak mau menganggu pekerjaan nya" Hana mendesah menatap ponselnya belum juga ada balasan dari Rey.
" Itu " Karan meraih ponsel Hana yang baru diletakan Hana kasar.
__ADS_1
Hana menyambar ponselnya dari tangan Karan.
(kemana ?) Balasan dari Rey singkat
Dasar !!!
( Aku akan ke mall bersama kedua anakku juga, sampaikan padanya SEKARANG!!)
Hana kesal mendapatkan pesan tidak sesuai dengan permintaan nya .
( Boleh ! hati-hati dijalan ) Pesan dari Rey
" Mau mati dia ! kenapa semanis ini membalas pesan dari kakak" Kiran menyunggingkan senyum tipisnya tidak percaya.
" Apa mungkin itu kak Cakra ?' Tebakan dari Karan membuat Hana menoleh padanya.
" Tidak mungkin ! si judes itu mungkin sedang dalam keadaan mabuk " Hana memasukan ponsel ke saku celananya.
" Kau dari cabang mana? kenapa tidak sopan seperti itu" Teriak Kiran menarik baju Tika
" Apa ini? jangan bertengkar ayo ke kamar " Hana melerai saat Tika akan mengangkat tangan pada Kiran.
" Aku akan mengadukan mu lihat saja nanti " Teriak Karan tidak terima kakaknya diperlakukan tidak sopan oleh pelayan seperti Tika.
" Aku tidak takut , laporkan saja " Sahut Tika membalas perkataan Karan
" Kau ?" Hana mengarahkan telunjuknya di wajah Tika .Dia merasa semakin gerah dengan kelakuan bodyguard nya itu ." Berbicara sopan kepada pemilik rumah dimana kau bekerja,apa kau tidak bisa?"
Hana berteriak membuat pengawal mendekat dan Susi berlari masuk kedalam rumah menghampiri mereka..
__ADS_1
" Ikut " Susi menarik setengah menyeret Tika keluar.Tika yang ingin menimpal nona muda tidak bisa melawan tenaga kuat Susi.
" Lepaskan " Tika melepas tangan Susi dari pergelangan tangannya.Dia meringis
" Apa ini? apa yang kau lakukan?" Susi berteriak tepat di wajah Tika ,gadis itu menciut wajah pucat melihat amarah Susi.
" Kau tidak waras? mencari gara-gara dirumah ini?" Susi menampar Tika keras.
" Sakit .Aku,,," Belum sempat Tika menyelesaikan kalimatnya tangan Susi kembali menampar nya lebih keras dari tadi.
" Apa ini ,ada apa " Robi melerai menahan tubuh Susi sekuat tenaga." Susi ada apa kenapa kau hilang kendali?" .
Robi panik dia tidak pernah melihat Susi berprilaku liar kembali setelah sekian lama.
" Tanya pada gadis sialan ini !" Susi mendorong tubuh Robi yang menghalanginya.
gila kau seperti **** lepas saja .Robi
Robi memegang dadanya yang terasa sakit.
" Aku hanya membela diriku sendiri" Teriak tika dan menangis tersedu-sedu
" Membela diri?" Susi mengulang perkataan Tika . " Kau menantang nona muda dan juga gadis itu ?jika tuan muda melihat Istrinya diperlakukan seperti tadi mati kau Tika" .
Susi kembali berteriak membuat Robi mengenyit mengerti dengan apa yang dilakukan Susi pada Tika.
" Aku,,,,"
" Kau pergi ke belakang sana.Jika aku tidak menganggap mu wanita kau sudah habis aku siksa " Robi menyela perkataan Tika , gadis itu menciut dan pergi sambil memegang kedua pipinya.
__ADS_1
Dia kalah dengan dua orang pekerja seperti Roni dan Susi .Mereka yang melakukan pengabdian kepada keluarga Cakra ,tentu tidak suka dengan tingkah bodoh seperti Tika lakukan.