Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Cakra serba salah


__ADS_3

Cakra masih mengobrol dengan ayah Hana sambil menonton telivisi.


Rey ikut nimbrung saat ayah Hana mengajaknya juga .


walaupun dia merasa canggung .


" Kemana ya Hana?"Ayah mencari cari sosok Hana tapi tidak terlihat sama sekali .


" Ayah aku pamit " Cakra melirik jam tangannya tidak terasa waktu berlalu cepat.


' Baik istirahat lah kalian" Ayah di papah Rey menuju kamarnya .


Cakra pergi ke kamar Hana ,mencium aroma tubuhnya sudah tidak enak di cium .


Bau sekali !


Cakra merasa malu jika dia harus tidur bersebelahan dengan Hana.


" Rey apa ada baju ganti dimobil ?" Tanya Cakra mendekati Rey .


" Tidak tuan Robi sudah membersihkan mobil semalam.Baju ganti mu yang ada dimobil kotor semua " Rey membungkuk Cakra mengarahkan tangannya agar Rey beristirahat.


Cakra masuk kedalam kamar .Pintu sedikit terbuka ,Hana yang terlelap hanya memakai handuk menyelimuti separuh tubuhnya.


" Membuatku ingin saja " Cakra naik ke tempat tidur setelah dia mengunci pintu kamar.


" Aww sakit " Hana terkejut walaupun tidak sakit saat Cakra mencengkram bagian favoritnya.


" Diam " Ucap Cakra sambil menciumi leher Hana .

__ADS_1


Handuk sudah teronggok dilantai .Membuat Hana telanjang bulat di bawah selimut.


" Lepaskan aku tuan " Hana berusaha melepas tangan suaminya. " Aku bilang lepaskan,jika tidak aku teriak nanti "


Cakra melepaskan pelukannya menjauh dari Hana.


" Aku suamimu bukan tuan mu !" Kesal Cakra membuka jas nya .


" Iya suamiku yang sangat egois " Hana mengigit bibirnya Kelu . Menyesali apa yang dia ucapkan secara tidak sadar membuat Cakra dia menatapnya.


" Kau sangat membenci ku ternyata " Cakra beranjak dari tempat tidur tapi Hana menahan dengan menarik ujung kemeja Cakra .


Senyum dibibir Cakra muncul


" Aku minta maaf tidak bermaksud memaki mu " Hana masih mempertahankan jemarinya di ujung baju Cakra . " Kau mau mandi?" .


Tanya Hana sambil melepaskan tangannya.Selimut dia tarik sampai bahu .


Cakra berharap Hana mengiyakan.Tapi gadis itu menggeleng membuat senyum dibibir Cakra lenyap seketika.


" Ya sudah " Cakra beranjak pergi keluar dari kamar.Hana menatap punggung suaminya hilang dibalik pintu.


Cakra pergi menuju kamar Galuh .Dijalan di berpapasan dengan Fatin .


" Malam kakak ipar ,suami dari kakak ku " Fatin tersenyum kedua tangannya dibelakang dan berjalan mendekati Cakra.


" Awas " Cakra mendorong gadis itu sampai membentur tembok.


" Kasar sekali dia " Fatin mendesah kesal kotak kecil ditangannya sampai jatuh ,tapi Cakra tidak menghiraukan nya sama sekali.

__ADS_1


Cakra masuk ke dalam kamar Galuh tanpa mengetuk pintu,karena dia berlari menghindari Fatin.


Galuh yang berada ditempat tidur bersama laptopnya terlonjak.


" Astaga" Galuh berdiri dan memegang tongkat kayu di kamarnya .


" Ini aku! " Cakra mendekat dan meraih kayu dan meletakkannya di bawah tempat tidur.


" Kenapa kesini ?" Tanya Galuh ketus dan duduk kembali di tempat tidur.


" Adik ipar pinjamkan baju mu satu saja untuk Abang mu ini " Goda Cakra memperhatikan sekeliling kamar Galuh .


Beberapa poster penyanyi terkenal luar negeri ada di dinding kamar Galuh.Dan cat berwarna biru gelap itu membuat kamar Galuh terasa gelap dan sempit.


" Tubuhmu besar tuan tidak akan muat bajuku untuk kau pakai " Galuh menjawab tanpa melihat Cakra .


" Tinggi mu tidak berbeda denganku pasti muat !" Cakra kukuh mendekati Galuh .


" Tidak ada !" Telak Galuh berpindah ke meja kerjanya.


adik Kaka sama saja .


marah marah terus padaku


membuatku tersiksa


Cakra keluar dari kamar Galuh tanpa pamit .Semakin dia berbicara dan mendekati Galuh ,anak itu berusaha menghindar dari nya


Galuh melirik Cakra sekilas dan mendesah mengusap wajahnya.

__ADS_1


dia kembali mengerjakan laporan keuangan di perusahaan.


Tersirat dalam benaknya rasa bersalah , tapi dia juga tidak terima kakaknya diperlakukan seenaknya oleh Cakra.


__ADS_2