Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Kejutan untuk Hana


__ADS_3

Cakra sudah siap dengan jas rompi hitam dan kemeja putihnya.Hana menuding Cakra seperti calon pengantin saja begitu rapih dan tampan.


" Sayang kita mau kemana?" Tanya Hana masih dengan lingerie nya.


" Kau belum juga bersiap,sudah telat ayolah " Mendorong Hana agar mandi.Hana menuruti permintaan suaminya.


Cakra menyisir rambutnya agar terlihat keren.


" Apa aku sudah tampan? " Berkaca melihat pantulan tubuh tinggi dan kekarnya .


" Hana sayang cepat sedikit" Teriak Cakra di sahut Hana dengan berdehem.


Cakra menyiapkan semuanya baju ganti, obat dan vitamin Hana.Dia selalu lebih rapih dan tahu segalanya ketimbang istrinya yang kadang santai dengan ke santaian nya itu banyak yang ketinggalan.


Hana keluar memakai handuk sampai dadanya,mencari handuk kecil bekas Cakra entah dimana saat suaminya melemparkannya.


" Kau mau menggodaku ya?" Cakra menarik ujung handuk Hana. " Kau tidak haid lagi kan?".


Bagaimana dia tahu ?


" Hahaha sayang kau tahu ya ternyata, bagaimana kau tahu?" Menarik pipi Cakra gemas.


" Aku memeriksanya semalam!" Cakra menarik Hana ke tempat tidur,mereka berbaring miring dan saling menatap.


Hah gila ya,seperti ini saja harus memeriksa ku


" Kau pintar sekali sayang" Hana melengos berdiri tapi handuknya sudah ditarik Cakra.


" karena kau membohongi ku, servis aku pagi ini dengan spesial " Tersenyum nakal sudah menindih Hana.Dia melemparkan semua bajunya ke lantai.


" Katanya telat sayang , awww pelan pelan!"


" Mereka bisa menunggu kita,diamlah jangan merintih semua orang mendengar nanti"


Kita tidak keluar cepat saja

__ADS_1


mereka sudah tahu apa yang terjadi


* * *


Keluarga Hana sudah bersiap untuk berangkat.Mobil jemputan dari tuan Cakra sudah berjejer menunggu mereka.


" Suamiku,nak Cakra sangat menyayangi anak kita dia menyiapkan ini untuk ya" Terisak mendengar semalam Robi menceritakan acara spesial untuk Nona mudanya.


" Ibu ,harusnya kan Alana yang ada disana bukan kak Hana" Ketus Fatin


" Diam anak sialan! " Tangan ayahnya sudah menggantung, istrinya melerai.


"kenapa dia akhir akhir ini sering tertarik dengan kegiatan suami kakaknya sendiri.Ayah hana"


ternyata ibunya juga memiliki pemikiran yang sama dengan suaminya.


."Fatin semoga kau tidak menunjukkan kebodohan mu Nak,


sudah cukup kau sering merebut suami orang,dia suami kakak mu "


Rasa khawatir kedua orang tua itu timbul bukan tanpa alasan.


* * *


" Pakai ini, cobalah" Cakra memilih kan baju untuk Hana.Hana mendekatkan ke dadanya dan berkaca.


" Ini pas dengan seleraku ,kau sangat pintar sayang" Hana bergegas memakai pakaian yang dipilih Cakra.


" Aku mempunyai gaya style kekinian,tidak seperti dirimu kuno "


" Iya sayang kau benar"


aku mengalah agar kau diam.


cakra memilih kemeja putih dan Jas hitam.

__ADS_1


" Kau padahal tadi terlihat tampan sayang memakai rompi tadi" Hana jujur dengan pujian nya.


" Benarkah?" merasa berbunga-bunga Cakra keluar dan masuk ke kamar meraih rompi yang teronggok dilantai.


tidak perduli walaupun sudah menyentuh lantai,jika dia suka dan memujiku


tidak masalah.Cakra


"Hana lihatlah" Cakra bergaya seperti model sedang tersenyum, Hana terkekeh menahan tawanya.Tapi bibirnya tidak bisa menahan.


" Aku tampan tidak,malah meledekku aku jelek ya?" Cakra kecewa


kenapa dia jadi gila pujian seperti ini si.


" Kau tampan sayang , sempurna" Hana merapihkan bajunya.


" Cium aku,kalau memang benar" Tersenyum menunggu Hana mencium nya.


" Mendunduk lah,aku lelah berjinjit" Cakra tertawa dan menunduk.Muah muah muahh tiga kecupan dibibirnya membuat Cakra diam.


Hana mengoleskan foundation dan perona pipi,dia baru mempunyai perona pipi itu juga pemberian Kiran.Lipstik pink dia oleskan juga.


" Sayang aku sudah benar tidak seperti ini!" Hana menatap wajahnya di cermin.


kenapa dia cantik begini si,aku ingin mengigit nya.Cakra


" Kau cantik ,ayo pergi semua barang sudah diambil Rey tadi" Hana mengangguk memakai sendal ber- hak agar terlihat agak tinggi.


aaaaa kenapa mengigit telinga ku si.Hana


Cakra menggandeng Hana seperti biasa.


Hana mengusap usap telinganya yang memerah.


Semua pengawal dan pelayan menunggu ,saat Hana dan Cakra dekat mereka bertepuk tangan merasa bahagia.

__ADS_1


" Ada apa ini?" Ketus Cakra.


" Kalian pasangan yang sangat serasi tuan!" Susi me menyeleneh.Hana tertawa tapi tidak dengan Cakra mereka berdua keluar,tidak sarapan di meja makan.


__ADS_2