Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Canggung saat bersama mertua


__ADS_3

Cakra turun dan membuka pintu untuk permaisuri nya yang merajuk .


" Bawa semua kedalam " Cakra melempar kunci mobil Rey menerimanya gelapan.


Hana berjalan jauh dari suaminya.Ayah keluar tertatih-tatih berpegangan pada dinding.Galuh sigap memapah ayahnya duduk di sofa.


Kenapa ayah keluar


jika dia melihat aku seperti ini


ayah akan bertanya kan.


Hana berbalik setengah berlari mendekati Cakra yang bersiul pelan melihat frame foto Hana yang bergandengan dengan ayah dan ibunya.


" Kau imut " Cakra tertawa kecil mengusap usapkan jari nya pada wajah Hana difoto tersebut ." Aaa apa ini ?"


Cakra terlonjak saat Hana bergelayut ditangannya.


" Kau kan tidak mau aku sentuh tadi ?" goda Cakra mencengkram pinggang hana dan tersenyum.


" Diamlah dan menurut ! ada ayah " Hana melirik ayah yang menatap mereka berdua.


" Ayah " Cakra membungkuk dan mendekati ayah mertua.Galuh pergi kekamar dan menutup pintu kasar.


" Bagaimana keadaan mu ayah mertua " Cakra meriah tangan ayah Hana . Nadi nya sangat lemah dan Cakra merasa khawatir.


Dia sedang mencari perhatian kan .


Hana menatap suaminya kesal .


Cakra berbincang-bincang dengan ayah Hana.Hana menyender merasa lelah


" Apa kalian baik-baik saja ?" Tanya ayah melihat Hana tidak seperti biasanya bersikap. " Kalian berantem?"


Hana tertawa mencubit pipi suaminya


" Lihat ayah kami tidak sedang berantem ko " Hana menggandeng kembali lengan suaminya , menyender kan kepala di bahu Cakra.


" Iya benar ayah " Cup satu kecupan mendarat di ujung bibir Hana.Cakra tertawa tawa membenarkan


Mencari kesempatan saja cih


tidak tahu malu .

__ADS_1


Hana menaha amarahnya agar ayah tidak curiga.Ketakutan ayahnya adalah hubungan Cakra dan anaknya tidak berjalan baik mengingat bagaimana cara kedunya disatukan dalam ikatan pernikahan.


Ayah tertawa melihat tingkah keduanya


" Syukurlah ke khawatiran ku tidak terjadi " Uhuk uhuk ayah terbatuk .


Hana sigap memberikan air yang dimeja kepada ayahnya.


" Aku baik-baik saja ayah .Jangan khawatir " Hana memeluk ayahnya mencium kedua pipi pria paruh baya tersebut. " Aku rasa ayah harus di rawat secara intensif di rumah sakit"


Hana merasa benar-benar cemas.


" Aku akan memanggil dokter kemari "


Cakra meraih ponselnya .


" Tidak usah nak ayah baik-baik saja " Ayah menolak karena dia sangat takut dengan jarum suntik.


Dia memilih hanya meminum obat dari apotek.


" Jangan menolak ayah .Dokter segera kemari dan memeriksa mu " Ucap Cakra membuat Hana berdecak kagum padanya.


Dia memang sangat menyayangi


keluargaku kecuali Fatin.


Fatin terlonjak saat melihat Hana datang bergandengan dengan Cakra .Dia membuka ponsel dibawah meja .


( mereka baik-baik saja dan sedang bergandengan ) Pesan terkirim kepada Kim.


Cakra menarik kursi untuk Hana duduk .Cakra hendak duduk tapi Galuh menyerobot ingin duduk disebelah Hana.


" Maaf " Galuh melirik sekilas Cakra yang masih berdiri


" Duduk didekat ku kemarilah " Ayah menyuruh Cakra duduk disebelahnya,dia menurut meliirk kesal kepada Galuh.


Anak ini benar-benar menyebalkan.Gumam Cakra menatap Galuh


Kasihan juga dia ,Galuh


kau keterlaluan.Hana bergumam


Hana walaupun kesal tetap menyiapkan makanan untuk suaminya seperti biasa.Cakra merasa terenyuh melihat Hana yang masih sangat perhatian padanya.

__ADS_1


" terimakasih " bisik Cakra mencium telinga Hana.Saat istrinya menunduk dan wajahnya berdekatan dengan Cakra .


Aku ralat kata-kata ku tadi.


Galuh bersikap dengan benar.


Semua memulai makan dan sedikit berbincang.Cakra menjawab seperlunya saat ayah bertanya ,matanya tetap menatap Hana disebelah Galuh.


Kenapa dia semakin cantik sih.Cakra


Cakra melihat Hana tertawa merekah membuat Hana semakin terlihat cantik ,dia melihat Hana dari samping dia melihat Hana yang begitu bahagia berada ditengah-tengah keluarganya .


" Apa ?" Tanya Galuh tanya bersuara alisnya terangkat sinis ,Galuh menggeser tubuhnya melindungi Hana dari pandangan mesum Cakra.


cih apa-apaan bocah itu ?


dia istriku, menatap saja tidak boleh.


Cakra kesal memasukan kasar makanan ke dalam mulutnya,sedang enak-enak nya melihat Hana.Wajah Galuh menggantikan posisi Hana dalam pandangan nya dia sangat tersulut emosi.


" Kau harus banyak makan wortel ! agar matamu sehat kakak ipar. " Galuh meletakan tumis wortel ke dalam piring Cakra . " Agar matamu bisa membedakan mana editan dan mana yang kenyataan".


Jleb hati Cakra merasa sakit dan menunduk.Hana benar-benar mengadukannya pada Galuh.


Semua mata tertuju kepada Galuh dan Cakra.Rey yang tahu dengan apa maksud perkataan Galuh mengernyit.


Galuh sangat marah !


nona pasti menceritakan semuanya pada


adik laki-laki nya itu. Rey saling menatap lekat denga Robi.


Tika merasa heran dengan bocah itu dari tadi .


" Haha kau benar adik ipar " Cakra tertawa tawa menghilangkan kepanikan di wajahnya.


" Maksudmu apa Galuh ?" Ayah menatap wajah Galuh yang sangar tidak seperti biasanya.


" Tidak ayah " Galuh menyahut dan selesai dengan makannya.


" Kakak jika seseorang menyakitimu ,telfon aku " Galuh melirik tajam ke arah Cakra .Hana tersenyum tipis .


" ok ok siap " Ucap Hana mengacungkan kedua jempolnya.

__ADS_1


Apa apaan mereka


memojokkan ku seperti ini . Cakra


__ADS_2