Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
perawan


__ADS_3

Hana tidak bangun sama sekali sampai jam menunjukkan pukul satu pagi.Cakra selesai membersihkan tubuhnya yang penuh keringat. Mengkancingkan bajunya dan menatap Hana yang sedang tertidur pulas.Senyuman disertai gelakan kecil terjadi Cakra sangat senang karena dengan ini dia mengikat Hana agar tidak berfikir untuk meninggalkan nya syukur syukur Hana segera hamil gumamnya.


" Dia bahkan belum makan,lebih baik aku mengambil makanan untuknya" mematikan lampu dan keluar kamar.Makanan ternyata masih tersaji dengan rapi dimeja makan.Pelayan senior dan junior masih menunggu tuan dan nonanya.


aku sampai lupa untuk membatalkan makan malam ..


" Kalian bekerja sangat baik,Susi aku mau satu piring untuk dibawa kekamar"


" Baik tuan !" Susi mengambil lauk pauk dan beberapa potongan buah dipiting kedua yang lebih kecil.Cakra hanya melihat sambil menikmati segelas susu coklat kesukaannya.


" Apa ini cukup tuan ?" menunduk dan meletakan dua piring dihadapannya.


" Cukup! sisanya kalian makanlah dan istirahat!" Cakra beranjak pergi diikuti Susi dengan kedua piring ditangannya.


Tuan sangat bahagia dari tadi dia terus tersenyum aku bersyukur pada mu Nona!


" Biar aku yang bawa,makan dan istirahat lah!"


" Baik tuan !" menyerahkan kedua piring dan membuka kan pintu kamar untuk tuannya.Cakra masuk dan Susi kembali ke bawah.


* * *

__ADS_1


semua pelayan menikmati makanan.Hadi ini koki memasak banyak untuk Nona dan tuannya.Tapi rencana berubah saat tuan dan nonanya tidak keluar sama sekali.


" Apa tuan bahagia sekarang? kapan tuan menawari kita makan dan istirahat?" pelayan yang sedang asik memakan potongan buah.


" Kau benar ,Nona membawa kebahagiaan walaupun baru datang kesini!" pelayan lain menimpali.


Susi datang membawa makanan yang tersisa di meja makan.


" Makan dan habiskan kalian tahu tuan tidak suka makanan terbuang sia sia!" Susi memasukan satu suapan ke mulutnya Membentangkan kaki yang sudah terasa pegal dari tadi ,begitu juga pelayan yang lain.


mereka makan dengan gembira suasana hangat menyelimuti udara angin yang sangat dingin malam itu.


* * *


" Hana bangunlah !" mengusap usap lembut pipi Hana dengan punggung tangannya.Hana hanya menggeliat tidak membuka mata ataupun menjawab.


" Ayo bangun makan,perutmu terus bersuara dari tadi " Uyel uyel hidung Hana.Membuat gadis itu bangun dan hanya melihat suami disampingnya" Kau kenapa !" tergelak melihat Hana yang kaget dan bingung.


" Aww sakit!" Hana merasakan perih dan ngillu diarea sensitif nya saat dia akan duduk" Aku mau pakai baju ,mana bajuku !".


" Apa sakit ,mana aku lihat ?" Menarik selimut sampai membuat Hana terkejut dan malu " Aku sudah melihatnya,diamlah !"

__ADS_1


Membuka kedua kaki Hana.Dia melihat cairan bercampur darah segar disana.Cakra malah tersenyum karena memang Hana tidak pernah melakukan apapun yang membuatnya kehilangan,sebuah Arti dari seorang wanita,itu yang membuat Cakra senang mencinta Hana sejak dulu.Hana malu menutup wajah dengan kedua tangannya.


" Awas lepaskan itu sakit tahu hiks hiks !" menangis karena memang dia merasakan sakit dan ngilu.


" Maafkan aku ,kemarilah !" menyelimuti Hana dengan selimut memeluknya.Menciumi semua wajah Hana dan bibir istriinya.Hana menepis dan malah semakin Cakra memainkan lidah di bibirnya.


" Sudah cukup,maafkan aku tapi bukannya itu adalah tugas istri melayani suaminya?" mengusap lembut air mata hana.Mengusao bibir yang dia ***** sampai membuat bibir Hana merah karena dia gigit tadi.Cakra menggendong Hana ke kamar mandi menyiapkan air hangat dan tetes aromaterapi ke dalam bak.Hana hanya diam memperhatikan Cakra yang begitu perhatian padanya.


Dia melakukan nya dengan hati hati tapi tetap saja anu ku nyeri aww


" sebenarnya ini sudah malam tidak boleh mandi.Tapi karena kau sudah mandi keringat aku akan memandikan mu dengan cepat,diam " .memasukan tubuh istrinya yang mungil itu ke dalam baik.Hana hanya diam saat Cakra memandikannya.


aku sudah seperti bayi .


" Aku bisa sendiri awas sana kau memandikanku dan malah memegang ku terus !" Hana mencipratkan air sampai membuat baju suaminya basah.


" Haha apa lagi yang bisa ku lakukan diam sebentar lagi !" membersihkan semua bagian tubuh Hana.Hana meringis saat Cakra menyentuh area sensitif nya lagi.


" Sudah cukup itu sakit aaaaa !" memukul Cakra sekuat tenaga.Tapi tenaganya tidak membuat Cakra diam dan malah tertawa terus menerus.Hana melemparkan semua yang ada di sampingnya tapi Cakra memeluknya erat.Masuk ke bak ikut mandi kembali Akhirnya mereka kembali menikmati Ronde kedua didalam air.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2