Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Pergi meninggalkan semuanya


__ADS_3

Hana turun dengan pakaian rapih dengan rambut dia ikat kuat .Tas berukuran besar dia jinjing ke arah gerbang tergesa-gesa.


" Nona kau mau kemana ?" penjaga yang menjaga gerbang tidak membuka gerbang semudah itu .


" Aku akan keluar sebentar saja pak " Hana tersenyum mengubah posisi tas berada dibelakang tubuh nya.


Penjaga itu melihat sekilas tas berukuran besar disana.


" Kau mau kemana nona ?" Tanya penjaga kembali


" Kau banyak bertanya ,ayo buka cepatlah" Hana berteriak membuat penjaga itu kaget dan lekas membuka gerbang.


Hana bernafas lega bisa keluar dari gerbang.Dia berjalan membawa tasnya ,tidak jauh darinya seseorang berada seperti menunggunya .


" Apa itu kimi ? " Hana berhenti saat melihat punggung seseorang disana .


" Nona " Lirih Tika melambaikan tangan agar Hana segera cepat menghampirinya.


" Astaga Tika " Hana setengah berlari menghampiri Tika,dia bergegas naik ke dalam Taxi online itu.


Tika menutup pintu setelah dia menyimpan tas di bagasi mobil dan dia masuk.


* * *


Di dalam rumah Susi panik saat penjaga memberitahu kalau Hana keluar disaat malam seperti ini.


Dia masuk memeriksa semua barang di sana.Mengecek apa yang di bawa Hana dalam tas besar.

__ADS_1


" Astaga " Susi kaget dan menelfon Rey.


Panggilan tersambung


" Halo ada apa " Rey


" Tuan muda dimana?" tanya Susi


" Dia sedang meeting dan akan tidur di hotel.Tuan tidak akan pulang ke rumah malam ini." Rey terdengar mendesah


" Iya katakan padanya lakukan apapun untuk menghindari nona.Toh nona juga pergi sangat jauh sekarang" Susi berteriak kesal dengan kedua majikannya itu


" Maksudmu apa sus ! " Rey terdengar panik


" Nona pergi " Susi berteriak belum Rey menjawab dia sudah mematikan panggilannya.


Susi turun Robi dan Kiran dan Karan sudah menunggunya.


" Tidak ada! mungkin benar nona muda pergi karena frustasi dengan tingkah laku tuan " Susi duduk memijat dahinya


" Dimana kakak iparku " Hiks hiks Karan menangis memeluk Kiran disampingnya.


" Tidak .Pasti kakka ipar hanya mencari angin segar " Kiran menenangkan adiknya


" Nona mengemas semua barangnya.Ponsel dia tinggalkan" Susi menggerakan ponsel Hana di tangannya.


" Apa dia pergi bersama Tika ?" Tanya Kiran

__ADS_1


" Tidak mungkin! Tika pamit untuk ke rumah orangtuanya " Robi menyela


" Kau yakin? " Susi ragu dengan apa yang disampaikan oleh Robi


" Aku rasa memang dia pergi bersama Tika " Pengawal yang melihat sekilas saat Tika di luar gerbang berdiri menunggu seseorang.


" Setidaknya nona bersama orang yang akan menjaganya " Susi lega dia percaya Tika akan menjaga Hana mulai dari sekarang.


" Tuan muda " Robi dan Susi membungkuk saat cakda masuk dengan tergesa-gesa melirik Kanan kiri mencari Hana.


" Sudah berapa lama dia pergi?" Tanya Cakra


" Sekitar satu jam tuan " Sahut Robi


Cakra berlari setelah memberikan jasnya .Dia masuk ke dalam kamar.


Semua pakaian ada tapi tidak dengan pakaian dan seragam bekerja istrinya.


" Kau kemana sih !" Cakra mengeram kesal berusaha menelfon Hana.


Susi datang memberikan ponsel yang tidak dibawa oleh istrinya.


" Permisi tuan " Susi keluar setelah Cakra menerima ponsel istrinya itu .


" Aku yakin dia pasti pulang ke rumahnya " Cakra berusaha menghibur diri tapi tidak berani menanyakan pada Galuh ataupun mertuanya.


Jika mereka bertanya dan Hana belum sampai mereka akan khawatir dan menuduhnya aneh-aneh.

__ADS_1


Cakra menidurkan tubuhnya menatap wajah Hana dilayar ponselnya, dan tertidur pulas tanpa melepaskan sepatu.


" Aku harap kau bisa berfikir jernih disana " gumam Cakra setengah sadar


__ADS_2