
Setelah kejadian itu Fatin mengunci diri didalam kamar .Ibu tidak berusaha membuatnya keluar,dia tidak mau suaminya curiga .
Hana ikut berusaha tenang dan Cakra mengubur rasa kesalnya dihadapan ayah .
" Aku pamit ayah " Hana mengusap keringat di wajah ayahnya ." Jika ayah tidak merasa obat itu bekerja dengan baik,ana akan memanggil dokter kemari.
" Tidak usah " Ayah panik dia tidak pernah mau bertemu dengan dokter.Hana tertawa kecil memeluk ayahnya .
" Jaga dirimu .Dan kau jaga anakku jangan menyakiti nya " Ayah menunjuk Cakra yang berdiri.Rey tersenyum tipis melihat tuannya panik .
"Tentu " Cakra tegas senyum tipis dibibirnya .
Setelah berpamitan semua bersiap masuk ke dalam mobil .Galuh yang masih mengobrol dengan Hana sesekali dia menatap Cakra yang memperhatikan nya .
" Mereka pasti membicarakan ku " Bisik Cakra menatap keduanya .
" Tuan kita harus pergi sekarang " Rey menunjuk jam tangannya.Karena Cakra kemarin pergi begitu saja , pekerjaan nya terbengkalai di kantor.
Hana berlari mendekati suaminya saat cakra menyurun Tika mengajak Hana segera pulang.
Galuh masih menatap semuanya pergi.
Hana melambai kepada adik dan ibu disana .
" Kau kenapa ?' tanya Hana melihat Cakra terus bergerak kesana kemari .
" Baju ini sangat pas . Membuat ku sesak dan berkeringat " Cakra mengibas kan tangannya,AC yang menyala bahkan tidak membuatnya nyaman.
Hana membuka kancing baju cakra satu persatu.Baju Galuh kekecilan ditubuh kekar suaminya
__ADS_1
" Nanti saja kalau kau mau " Cakra berbisik membuat Hana memukul dadanya
" Aku hanya membantu mu " Hana melirik Tika dan rey didepan .Tika seperti penasaran ingin berbalik " Tika jangan berani berbalik kemari ,lurus saja tatap ke depan ."
" Baik Nona" Jawaban cepat dari Tika .
Cakra tersenyum.
" Sampai seperti itu kau tidak ingin suamimu dilihat orang lain " Kepedean yang hakiki membuat Hana tertawa.
" Lihat dada mu terbuka , memangnya kau tidak akan malu wanita lain melihat otot tersembunyi disana " Hana mendelik sebal ,melipat kedua tangannya.
" Kau benar juga " Cakra bergeser memeluk Hana .
" Lepas ! kau lupa aku sedang marah ?" Hana menusuk dada suaminya yang terbuka.
" Kau lupa ? tadi kau yang memeluk ku duluan?" Cakra masih tetap memeluk Hana
" Astaga " Cakra mendorong kepalanya beradu dengan kening Hana " Kau mau aku ingatkan? saat kau memelukku tadi ".
Hana semakin panik saat bibirnya sudah berdekatan dengan bibir suaminya dengan jarak yang sangat dekat.
" Tidak " Lirih Hana membulatkan matanya menjauh
aku hampir sampai kenapa
dia berpaling.
Cakra kesal sendiri karena hasratnya tidak terpenuhi.
__ADS_1
Cakra melepas pelukannya ,dan merapikan kancing bajunya kembali.
Hana diam membisu begitu juga Cakra yang kikuk sendiri.
# SAMPAI DIRUMAH BESAR.
Hana yang terlelap digendong Cakra kekamar.Gadis itu sangat lelah sampai tidak merasakan apapun yang terjadi di sekitarnya.
" Tidurlah sayang " Cakra mengecup kening Hana dan berganti pakaian.
Dia bersiap untuk pergi kekantor siang itu.Masih mending telat dari pada tidak sama sekali ,Cakra bahkan tidak mandi .
Rey terus mengirimkan pesan membuat ponsel nya terus bergetar .
Setelah siap Cakra keluar setengah berlari menuruni tangga.
" Kau jaga istriku,jangan membawanya kabur " Cakra tegas membuat Tika menciut .
" Baik tuan" Tika membungkuk dan menaiki tangga untuk menjaga Hana .
Tika bediri didepan pintu menjalankan tugas yang harus dia kerjakan dengan baik.
* * *
Salam semuanya
Terima kasih semoga kawan-kawan selalu sehat ya 😊👍👍
Like vote dan komen kalian sangat berarti
__ADS_1
dan author bisa kembali update dengan semangat