Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Kesalahan Fatin


__ADS_3

Hana masuk ke dalam kamar ayahnya bersama Galuh .Disana Fatin sedang mengobrol dengan ayahnya.


" Aku keluar dulu ayah " Fatin melewati Hana begitu saja tidak menyapa Hana.


Ayah merasa sedih dan duduk diatas tempat tidur.


" Gadis sialan" ucap ayah berbisik .


" Maafkan ana ayah.Baru datang kemari " Hana memeluk ayahnya pelan ,dia bisa merasakan tubuh ayahnya lemas tidak


bertenaga.


" Tidak apa-apa.Dimana menantu kesayangan ku " Ayah tersenyum melirik ke arah pintu kamarnya tapi yang ditunggu belum juga datang.


" Dia sibuk yah ,maafkan suami Hana yang tidak bisa menjenguk ayah kesini " Hana menatap Galuh yang menggelengkan kepalanya melihat Hana.


Kau berbohong kak .Galuh keluar meninggalkan keduanya setelah dia menyapa ayah nya itu


" kau baik-baik saja ?" Tanya ayah memperhatikan wajah Hana ." Kau menangis berhari-hari kan" .


Suara ayah berat menahan tangis


" Tidak ayah aku tidak apa-apa ." Hana mengusap usap lembut tangan ayah yang dia genggam." Ayah mau makan buah? Hana bawa buah apel tadi " .


" Boleh " Ayah tersenyum merebahkan tubuhnya kembali.


Hana keluar untuk mengambil buah apel .


" Ayah kenapa lemas seperti itu ya " Hana mengupas buah apel .Dia mengkhawatirkan kedua orang yang sangat berarti bagi kehidupannya.


Ayah dan Cakra.

__ADS_1


" Kakak tangan mu berdarah " Galuh yang melewati dapur melihat Hana melamun .Dia kaget apel sudah bercampur dengan darah diatas piring.


" Astaga aku melamun . Ambilkan tisu " Hana meniup dua jarinya yang tergores dalam.


" Kakak ceritakan padaku " Galuh membersihkan darah di tangan kakaknya." Kau terlihat muram ,apa kakak ipar menyakitimu?".


Galuh terus bertanya kepada Hana kenapa dia sampai sesedih itu.Galuh tidak pernah melihat kakaknya muram apalagi menunjukkan nya di depan ayah.


* * *


Fatin pergi keluar bergontai memainkan ponselnya.


Tika yang penasaran dengan tingkah dingin Fatin kepada Hana membuat nya berani menguntit gadis itu .


" Halo tuan Kim apa kabar mu?" Fatin memulai pembicaraan di telfon bersama seseorang.


Tika terus memperhatikan nya dari belakang


" Apa Hana ada di sana?" Tanya Kim pada nya Tidak perduli dengan sapaan Fatin.


kenapa dia berbicara dengan tuan


Kim .


" Aku rasa kau akan segera menikah dengan kakakku " Fatin tertawa kecil


" Tentu saja ,kau bekerja dengan sangat baik " Kim


" Mana hadiah atas kerja keras ku tuan Kim "


" Kau ini " Kim geram anak itu terus meminta transferan memerasnya tanpa ampun

__ADS_1


" Aku berusaha keras mengedit foto itu kan.Kau tau masuk ke Alaska group tidak mudah " Fatin menggulung ujung rambutnya berlenggak lenggok.


Tika mengernyit saat tahu siapa yang bekerja untuk Kim selain dirinya.


" Aku akan mengirim uang terkahir ,kau bisa berusah lebih keras menggaet kakak ipar mu nanti "


" Tentu saja " Panggilan terputus


Fatin bergegas mengecek isi saldo nya melalui aplikasi diponsel nya .


" Asiik shopping" Fatin berjingkrak jingkrak berbalik langkah dan tawanha berhenti saat melihat sosok Tika disana.


" Permisi" Fatin melewati Tika tapi Tika menarik rambut Fatin membuat gadis itu meringis.


Tika menyeret nya keluar dan menjauh dari lingkungan rumah.


" Apa mau mu ?" Tanya Tika mendorong tubuh Fatin kasar


" Apa ?" Fatin meringis dan malah balik bertanya


" Kau bekerja untuk tuan Kim?" Tika mendekati gadis itu.


Fatin yang kaget karena Tika mendengar semua percakapannya


" Tidak kau salah paham nona " Fatin berusaha menghindar


" Kau pikir aku bodoh" Tika kembali mencengkram rambut Fatin kuat


Gadis itu diam dan hanya meringis tidak menjawab apapun yang di katakan Tika .


Tika melihat Hana mengendarai sepeda motor bersama Galuh dan Rudi.Dia melepaskan tangannya dan fokus menatap Hana semakin menjauh.

__ADS_1


" Mau kemana mereka?" Tika membiarkan Fatin begitu saja.


Dia lebih khawatir dengan apa yang akan terjadi .Jika tuan muda tahu Hana pergi bersama pria tentu dia akan murka .


__ADS_2