
Author ceramah dulu
ditunggu Vote , like dan komennya ya
Kalau engga ada ya udahan 😁
******
Hana sangat kesal dan masih tidak percaya dengan cerita suaminya
Gea adalah istri kedua dari Haryadi.Saat Maria keguguran, Haryadi menikah kembali dengan Gea
Wanita berdarah campuran Belanda itu di persunting Haryadi tanpa tahu kalau tahu kalau Haryadi masih belum menceraikan Maria.
Setelah Maria tahu kemana selama ini suaminya pergi.
Haryadi diam-diam menemui Gea yang tinggal di London sendirian.
Maria merasa hancur .
" Aku hamil " Ucapnya lirih menelfon Haryadi.Suaminya yang mengaku berada dibandung dia membentaknya keras
" Kau pikir aku bodoh sialan" Untuk pertama kalinya Maria melupakan siapa dirinya dengan sikap kasaranya itu keluar dengan rasa pedih dalam hati yang ter khianati.
Maria mengusap perutnya yang tengah hamil delapan Minggu,dia berfikir itu akan menjadi kejutan.Tapi malah dia mengetahui perselingkuhan suaminya hanya gara-gara Maria telat memberikannya seorang anak.
Dua hari setelah kejadian itu Haryadi pulang dengan membawa Gea.Jika dia menyembunyikannya sudah percuma untuk saat itu.
Gea gelisah karena dia sudah mengandung anak Haryadi dia enggan bercerai,siapa yang akan menanggung semua kebutuhan anaknya kelak.
" Maria aku pulang" Haryadi masuk dengan tidak tahu malunya menggandeng tangan Gea masuk ke dalam kamar tempat intimnya bersama Maria
__ADS_1
" Kakak aku sedang hamil satu bulan ,tidak mungkin aku bercerai dengan mas yadi " Ucapnya lirih dan bibinya mengeluarkan isakan tangis,mengusap perut yang masih rata itu.
" Jangan bohong!" Bentak Haryadi tidak percaya dan menganggap Gea hanya membual.
" Apa benar kau hamil Gea?" Tanya Maria mendekati Gea memperhatikan wanita yang berhasil menggoda suaminya. " Jangan berbohong dengan mengaku-ngaku titipan Tuhan yang sangat berharga itu Gea "
" Aku tidak bercanda kakak, aku bersumpah" Gea bahkan berani mengambil sumpah menjepit lehernya dan menangis.
" aku juga sedang hamil kau harus tahu itu " Maria dan Gea saling menatap
Maria melirik Haryadi yang duduk mengacak-acak rambut nya sendiri.
* * *
Hana berlari santai menyusuri jalan menuju taman yang berada cukup jauh dari rumahnya.
" Nona !" Teriak Tika yang berlari kencang menyusulnya
Hana diam menunggu Tika menggapai tempatnya berdiri
" Nona" Hufff Tika mengatur nafasnya yang tersengal
" Hembuskan perlahan hufff hufff" Hana mengkomandoi Tika.
Setelah dia bisa menguasai nafasnya dengan sempurna.Kembali berdiri tegak membungkuk hormat.
" Kau gila megejarku sekencang tadi " Hana mendorong bahu Tika sampai tergeser
Tika hanya tertawa
" Tuan tidak akan membiarkan mu sendirian nona" Ungkapnya pelan mengikuti langkah Hana yang berlari santai/ joging
__ADS_1
" Kau sudah langsing nona , cukuplah jangan menyiksa tubuhmu " Teriak Tika saat Hana mendahului nya .
" Gila nafasku habis gara-gara tidak pemanasan tadi" Berbisik Tika mengejar Hana yang sudah jauh meninggalkan nya.
* *
Kiran dan Arnold.
Berhubung itu adalah akhir pekan semua orang dirumah joging mengikuti Hana yang keluar dari jam setengah enam tadi
Kiran sudah janjian bersama Arnold bertemu dengannya ditaman.
Cakra sibuk dengan pekerjaan nya bersama Rey diruang kerjanya pagi-pagi buta.
" Mana dia sih " Kiran yang mengusap peluh sambil melirik kanan-kiri.
" Hai " Kepalanya nongol dagu Arnold sudah menancap dibahu Kiran.
Gadis itu menjauh membuat Arnold hilang keseimbangan hampir terjatuh.
" Kau jangan menggodaku Ar" Kiran memukul tangan Arnold manja.
" Ayo kita lomba lari ,jika kalah wajib menggendong yang menang" Arnold sudah menggosok kedua telapak tangannya yang beradu.
Kiran menerima tantangan
" Siap !" Arnold memasang kuda-kuda.
" Aku duluan " Teriak Kiran yang berlari tanpa bersiap membuat Arnold tertawa tawa
" Kau licik "teriaknya mengejar Kiran ,gadis itu semakin kencang ngebut ke arah tempat yang menjadi finish .
__ADS_1