Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Robi dan Tika


__ADS_3

Tika turun dari ojek online nya .Dia mengikuti mobil yang masuk ke dalam parkiran .


Rey keluar dari mobil .Tika heran padahal tadi dia melihat Rey pulang untuk beristirahat ke rumahnya sendiri.


" Kemari " Tunjuk Rey kepada Tika yang berdiri menatapnya.


" Ada apa ?" Tika sudah berdiri dihadapan Rey .


Rey menarik tangan Tika dan masuk ke dalam mobil.Tika yang bingung hanya menatap wajah Rey begitu murka sambil terus mengemudi.


" Kita mau kemana ? ini sudah jam sebelas aku lelah !" Tika menatap wajah Rey dari samping.


Pria itu diam tidak bergeming dan mendengus berkali-kali.Membuat Tika bergidik ngeri .


*Awas saja kalau dia macam-macam.


Gerutu


Tika terus menatap Rey.Dia waspada dan hati-hati menahan rasa kantuknya .


kantor polisi


Rey turun didepan kantor polisi,Tika turun tidak ikut masuk .Dia masih bingung


" Masuk !" Teriak Rey yang berbalik didepan pintu masuk menatapnya kesal.


" Baik" Sahut Tika cepat melangkah mengejar langkah Reynan.


kenapa dia bonyok seperti itu?


Tika terlonjak saat melihat Robi duduk dengan wajah ber darah-darah.


" Tuan Rey " Polis menyapa Rey yang datang untuk menjamin kebebasan Robi


Saat kejadian insiden ,manager cafe langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.


Polisi datang menyeret keduanya yang sedang memukul satu sama lain.


Para satpam tidak mampu menahan dan melerai keduanya.Dan malah ikut terluka karena pukulan membabi buta itu.


Rey menandatangani surat jaminan untuk Robi .Kim yang menunduk dari sel jeruji besi menatap Rey lekat.


" Tidur yang nyenyak " Rey berucap dan menatap Kim disana. Kim merasa kesal dan mendorong dorong jeruji besi yang mengurungnya.


Robi mengikuti Rey keluar sejajar dengan Tika yang terus menatapnya.


" Rey bukannya dia lawyer tuan muda ?" Tanya Bagas yang berjalan bersama Rey .Dia heran bagaimana Kim membuat ulah kepada anak buah terpercaya seperti Robi.


" Iya !" Ketus Rey kesal melirik Robi sekilas dia sangat lelah malam-malam harus mengurusi masalah yang dibuat Robi.


Robi tersenyum cengar-cengir saat Rey menatapnya tajam.


" Dasar gila !" Umpat Rey kesal

__ADS_1


" Kenapa sampai Robi bertikai dengannya?" Tanya Bagas lagi .


" Kau banyak tanya !" Rey berteriak dan masuk ke dalam mobil meninggalkan semuanya .


Tika merasa bersalah karena dia keluar tidak hati-hati sampai Robi berhasil membuntuti nya..


" Kita pulang naik apa ?" Tanya Tika kebingungan dan lelah .Rasa ngantuk nya semakin membuat matanya berat.


" Naik karpet Aladin " Jawab Robi ketus .


Bagas tertawa melihat keduanya .


" Jangan seperti itu kau nanti suka kan repot " Bagas tertawa seraya menyerahkan kunci motornya kepada Robi .


" Aku akan mengantarnya besok ke rumahmu !" Robi menepuk bahu Bagas.


Tika diam tidak naik untuk berboncengan bersama Robi .


Aku mending jalan kaki dari


pada berboncengan dengan si jelek.


" Cepatlah " Robi kesal melihat jam ditangannya waktu sudah hampir pagi .


Masalah yang di timbulkan membuatnya harus menunggu sangat lama di kantor polisi.


Tapi Rey berhasil membebaskannya dengan tetap mengurung Kim.


" Kau gila ! aku juga terpaksa mengajakmu karena hati nurani ku masih tersisa " Melirik Tika dari kaca spion .


" Menyebalkan !" Tika memukul punggung Robi kuat.


Robi meringis pukulan Tika memang sangat keras.


* * *


Hana bangun setelah mendengar alarmnya berdering.


Hana langsung mematikan ponselnya agar Cakra tidak terganggu.


" Mana sih bajuku" Hana membuka selimut mencari cari keberadaan bajunya yang dilemparkan Cakra semalaman.


" Hana " Lirih Cakra merangkul perut Hana yang tengah duduk disebelahnya.


Hana kembali jatuh di pelukan suaminya .


" Bangunlah ini sudah pagi " Hana menarik narik kumis tipis itu walaupun susah dia tangkap dengan jarinya .


" Iya belum siang sayang " Cakra mengeratkan pelukannya.


Kulit terbuka mereka menempel dibawah selimut.hana yang ingin beranjak kesusahan karena tangan Cakra melilit di perutnya.


" Aku harus mandi tuan " Hana diam

__ADS_1


" Panggil aku sayang dulu " Rengek Cakra menggigit bahu Hana yang terbuka.


Hana meringis pura-pura kesakitan,tapi sebenarnya tidak sakit dia malah merasa geli saat gigi Cakra menusuk pelan atas kulitnya.


" Awss! " Hana berlari saat tangan suaminya mengendur.


" Tidak tahu malu telanjang dan berlari seperti itu " Cakra menyapa sekilas Hana yang berlari ke arah kamar mandi ..


Matanya kembali terpejam sungguh dia masih mengantuk.


* * *


Digerbang Robi dan Tika mengendap endap perlahan,motor Robi parkir diluar gerbang.


" Jika ada yang mencurinya bagaimana?" Tika berbalik menatap motor yang terlihat sedikit dari lubang pagar besar itu .


" Ada penjaga yang akan menjaganya " Robi sudah jauh dari Tika dan mengarah ke rumah belakang menuju kamarnya.


Dari kejauhan Hana yang sedang menggosok rambut basahnya berdiri didepan jendela .Menatap kabut yang perlahan pudar karena matahari sudah mulai memancarkan sinarnya .


" Dari mana mereka ?" Hana bertanya kepada dirinya sendiri menatap Tika yang bersama Robi .


" Ngapain Tika bersamanya ?" Hana memicingkan matanya untuk tetap mempertahankan penglihatannya.


" Hana sayang" Cakra datang memeluk nya dari belakang, menciumi leher istrinya.


Handuk melilit pinggang Cakra . Tubuh kekarnya menampal ditubuh Hana.


" Kau sudah mandi ?" Tanya Hana mencubit tangan Cakra yang mengusap lembut perutnya.Dia merasa geli dengan apa yang Cakra lakukan.


" Kau sedang apa ?" Tanya Carla lebih mendekatkan tubuhnya berharap Hana merespon agar kejadian malam hari bisa dia kembali lakukan.


" Awas aku akan menyiapkan teh hijau untukmu" Hana melepaskan pelukan suaminya .


Dia diam menatap tubuh Cakra yang semakin kekar,roti sobek disana membuatnya cengo menatap perut sixpack itu.


" Apa ?" Tanya Cakra tersenyum melihat wajah Hana . " Aku berolahraga setiap pulang dari kantor,kau suka kan dengan roti sobekku ".


Menunjuk perut kotak-kotak nya .


" Cih ! tidak " Hana mengelak dan menjauh saat Cakra berusaha menghampirinya.


Hana keluar dari kamar setengah berlari dia kan sedang marah kepada suaminya?.Tapi tetap saja tidak mampu menolak saat Cakra minta dilayani .


* *


Author


Minta like dan komen ya ya .


Jangan lupa vote juga


Biar author semangat update terbaru

__ADS_1


__ADS_2