
Cakra masih makan dan Gea memperhatikan nya.
" Bagaimana kabar istrimu?" Tanya Gea mengupas buah buahan segar dihadapan Cakra.
" Baik " Jawab singkat Cakra
" Dia masih sangat muda , perbandingan usia yang sangat terlihat jelas " Gea tersenyum
" Apa maksudmu aku terlihat tua?" tanya Cakra menghentikan aktivitas makan nya.
"Tidak juga "
" Lalu?" Tanya Cakra lagi
" yang pasti dia sangat Cantik,kau pasti membuatnya merintih tiap malam tidak tahan melihat wajah cantik dan lucu nya " Goda Gea membuat Cakra tertawa geli.
" Kau masih tidak berubah,bahkan umur mu sudah hampir kepala lima " Cakra membuat Gea mendengus kesal
" Aku masih terlihat muda walaupun sudah tua, terlihat tidak jauh berbeda dengan istrimu?" Gea tersenyum
Cakra sampai menyemburkan minumnya
" Anak nakal " Teriak Gea melempar lap ke wajah Cakra
" Kau membuatku terkejut, bagaimana bisa membandingkan dirimu dengan putri salju ku Hana ,jelas dia jauh berbeda dengan mu" Teriak Cakra tidak terima
" Santai santai aku ibumu,jangan seperti itu ?" Gea mendorong piringnya buah kepada Cakra.
Pria itu memakannya dengan wajah murka
" Bagaimana keadaan Marisa ? aku dengar kau mengusir nyan?" tanya Gea lagi yang mendapat kabar itu dari Candra
" Dia yang membuatku kesal dan terpaksa bertindak " Ucap Cakra penuh emosi
__ADS_1
" Apa yang dia lakukan sampai kau marah seperti itu?" Gea penasaran
" Dia hampir membuat Hana ku lenyap,astaga aku tidak bisa hidup tanpanya " Cakra mengusap bibirnya dengan tisu.Sambil melirik jam tangannya
" Pantas saja , dia tidak berubah ternyata?" Ucap Gea sambil manggut-manggut
" Ayo berangkat " Ucap Cakra meraih tas kerjanya
Gea menurut dan mengikuti langkah Cakra keluar setelah dia mengambil tas branded nya.
* * *
Hana ikut bersama Tika
" Tika kita mau kemana?" tanya Hana yang tidak tahu kemana mobil melaju,Tika mengajaknya tergesa-gesa saat mendapat perintah dari Rey
" Tuan muda menunggu mu di butik" Tika jelas dan tetap fokus dengan kemudi
" kenapa ke butik? " Hana heran
Hana pasrah dan menyenderkan kepalanya dikursi mobil.
* * *
Dibutik langganan Gea .
Gea bahkan sering membeli baju dari butik tersebut untuk mengirimkan padanya saat dia dilondon
" Sudah lama kita tidak bertemu kau semakin cantik saja " Ujar pemilik toko yang juga teman Gea saat kuliah
" Kau bisa saja" Sahut Gea malu-malu
" Dimana Candra ? " Tanya Feni kembali
__ADS_1
" Emmmm" Gea bingung " Dia sedang sibuk,tapi aku sendiri akan memilih jas untuk nya "
Ucap Gea gugup sampai Cakra melirik nya sekilas
Fey yang ikut serta merta berusaha mendekati Cakra tapi tidak kunjung berhasil.
" itu dia datang" Cakra antusias melihat Hana yang turun dari mobil dikawal Tika dan pengawal lain .
" Dia cantik sekali " Ucap Feny " Apa dia istrimu tuan muda?" tanyanya sambil menatap wajah tampan itu
" Tua-tua keladi, makin tua makin jadi" Umpat Gea kesal
" Iya itu istrinya Cakra memang sangat cantik" Gea membernarkan
" Selamat siang nona" Feny membungkuk dan pekerja butiknya yang lain mengikuti
" Sayang" Hana melirik Fey yang menatap nya tajam.
" Dia wanita itu kan?" Berbisik Hana menatap Fey
" Kau pasti lelah?" Tanya Cakra membuat Hana berpaling dan pindah menatap suaminya
" Iya kau benar sayang" Hana mengusap dahinya kasar
Hana duduk disebelah Gea dan Fey duduk disisi lain.
Kini Hana tersudut diantara kedua wanita itu.
****
Author
Mohon maaf jika kalian bingung di tiga bagian terakhir ini.
__ADS_1
Karena di review telat oleh pihak mangatoon membuat episode tampil tidak beraturan