Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Flashback off


__ADS_3

Hana memukul Tika berkali-kali,saat dia selesai mendengar cerita Tika yang panjang itu.


" Kau gila memberi tahu dia soal Candra " Hana terus memukul Tika walaupun pengawal nya tidak merasakan apapun " Astaga bagaimana nasib ku pulang sekarang"


Hana merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi jika Cakra tiba-tiba iseng bertanya.


" Jangan khawatir nona ,tuan muda tidak terlihat marah . Hanya saja dia seperti tidak senang saat aku menyebut Candra tampan,tapi memang benar kan hahahha " Tika melewati batas.


Sampai Hana kembali memukul nya


" maaf nona saya keceplosan" Tika merengek.


Hana berusaha mengusir kecemasan yang berkecamuk dalam hatinya.


" Kalian mencari siapa?" Tanya seorang wanita paruh baya yang sudah berdiri didepan gerbang menatap Hana dan Tika.


Ibu Lina melihat mobil mewah dan gadis cantik di depannya yaitu Hana.


" Kau mau mencari siapa nona ?" tanyanya lagi sambil tersenyum.


" Saya Hana bu, saya ingin menjenguk ibu dan juga Lina " Lirih Hana membalas senyuman ibu Lina.


Wanita itu sedikit berpikir dan mengingat nama gadis di hadapannya, tapi nihil dia tidak ingat.


" Kalian kenapa repot-repot ayo masuk , sebentar lagi Lina istirahat dan pulang " Kata ibu Lina mengajak keduanya masuk.


Hana menyapu satu persatu ruangan yang dia lewati, sampai disebuah ruangan santai .Menembus sebuah danau di bawah bangunan tersebut.


Sangat pintar juga suamiku memilih

__ADS_1


rumah untuk Lina dan ibunya.


aku semakin menyayangimu .


" Kalain mau minum apa? ibu akan buatkan "


" Tidak usah repot-repot bu kami hanya sebentar ko " Sahut Hana menghentikan ibu Lina yang terlihat letih itu agar diam


" Biar aku saja ,dimana dapur nya ?" Tika sudah berdiri mengambil alih saat mata Hana menatap memerintah nya .


Sungguh benar dia semakin seperti Cakra saja.


" Di sana,tapi itu akan merepotkan mu nak " Ucap ibu Lina merasa sungkan.


" Tidak usah canggung Bu ,aku sudah biasa lagi pula makanan dan minuman yang akan di minum nona muda harus steril dan aman " Tika berlalu meninggalkan keduanya .


Ibu Lina menatap Hana lekat .Sampai gadis itu salah tingkah menggigit bibirnya kelu.


" Iya Bu " Hana tersenyum


" Kau istri tuan muda Cakra ? bos anakku? yang memberikan semua fasilitas ini semua ?" Tanyanya nya lagi sambil teriak membuat Hana sedikit menjauh karena takut


Dia normal tidak sih?


aku lupa tidak menanyakan apa penyakit


ibunya pada Lina , jangan-jangan?


" Iya Bu" Hana terbata

__ADS_1


" Astaga aku sangat senang bertemu dengan mu,sangat cantik ternyata " Ibu Lina memeluk Hana erat


Hana hanya diam .


" Aku tidak pernah bertemu dengan suami mu,tidak heran juga dia orang terkaya di negeri ini .Dan selalu di kawal kemana pun dia pergi " Ibu Lina membuai rambut Hana lembut


Hana berkaca-kaca dia jadi ingat ibunya.


" Nona ? kenapa kau disini " Lina yang baru datang karena jam sudah menunjukkan jam istirahat kantor.


" Lina lihatlah siapa yang datang " Ibu antusias


" Tentu aku tau Bu mobilnya saja didepan " Sahut Lina ikut duduk . " Nona kau benar-benar ya , bagaimana tuan muda jika marah nanti "


Lina takut dan khawatir.


" Aku sudah meminta ijin ,dan berniat akan ke kantor untuk melihatnya sehabis dari sini" Hana tersenyum melihat Lina .


Berbeda dengan Lina dia malah panik, bagaimana jika nona muda melihat suaminya sedang marah karena kejadian tadi tempur bersama Kim ?


" Aku rasa tuan tidak ada di kantor ,kau bisa langsung pulang saja " Lina berusaha mencegah Hana.


" Aku padahal ingin sekali bertemu dengannya,jika begitu aku akan langsung pulang saja " Hana mengerti dengan siapa dia menikah.


Walaupun entah kenapa dia merasa rindu dan sangat Ingin melihat Cakra.


" Jika nona kangen nanti tuan juga pulang" Lina menenangkan Hana yang terlihat sangat kecewa dengan ucapannya tadi .


" Iya kau benar " Hana kembali tersenyum tipis .

__ADS_1


Tika datang membawa teh ,hanya itu yang dia temukan di dapur rumah lina


__ADS_2