Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Dinner jadi part 2


__ADS_3

Hana sampai disana beberapa pengawal membuat nya semakin kesal, bagaimana bisa kencan seperti ruang penyekapan seperti itu yang dilihatnya.Cakra memerintah semua orang keluar tidak usah melayani nya.


" Bagaimana jika tuan butuh sesuatu"Rey menatap sepatunya.Karena Cakra masih marah sepanjang jalan tuan muda mengancam yang membuatnya sedikit takut, ketakutan nya adalah tidak bisa membalas budi tuan besar dengan melanggar sumpahnya.


" Khusus malam ini aku sendiri yang akan melayani istriku" Usapan lembut di kepalanya membuat Hana salah tingkah.Bagaimana tidak pelayan resto dan manager restoran tersebut menatapnya.


" Istrinya tuan muda ternyata biasa saja, lebih cantik dan seksi aku dari pada dia" gumam pelayan wanita.


" Oh ini gadis beruntung itu kenapa belum dipublikasikan?" gumam pelayan wanita lagi.


"Nona muda sangat manis ternyata" Pelayan laki laki bisa melihat apa yang dilihat Cakra pada Hana.


Tuan muda Cakra dan istrinya masuk ke dalam.Hana tercengang dan menggandeng tangan Cakra lebih masuk kedalam.Hana melihat semuanya dipersiapkan dengan baik dan membuat matanya tagjub berbinar-binar,Cakra bisa melihat jelas dia hanya tersenyum dan duduk sofa.Menumpangkan kakinya melihat Hana sibuk menghirup aroma bunga mawar yang berjejer di setiap meja.


"Kau suka?"Tanya cakra pelan.Bibir belah dan tipisnya itu terus tersenyum, sesekali jemari menutupi senyumannya.


" Tentu sayang terimakasih" Hana masih sibuk menerbangkan kelopak bunga mawar di lemparnya ke lantai.


" Aku tidak mau terimakasih,aku mau ini" Cakra mengetuk ngetik bibirnya.

__ADS_1


Cih, merusak kesenanganku saja ,tidak bisa apa mesum mu kau simpan dulu.Hana


" Kau mau apa sayang" Pura pura polos.


" Jangan pura pura bodoh,duduk disini" Menepuk nepuk pangkuannya.Hana naik ke pangkuan suaminya.


" Apa sayang " Menunduk pura pura mengelus dada suaminya.


" Buka jaket mu,mataku pegal melihatnya"


kau yang menyuruh ku memakainya tadi aaaaa dia selalu seperti ini.


Cakra menarik resleting sampai ujung dan melepaskan jaket dari tubuh Hana.Hana menutupi dadanya dengan kedua tangan.


" Kenapa di sembunyikan,aku sering mencengkram nya kan!" tersenyum nakal menekan tungkak Istrinya mendekat.


Dasar gila!!.


" Sayang kita mau makan malam kan?" Hana mundur tapi kedua tangan laki laki itu sudah merangkul dan menekannya.

__ADS_1


Cakra menempelkan dahinya didahi Hana.Jarak mereka sangat dekat dan bisa merasakan hembusan nafas segar satu sama lain.Hana melihat mata suaminya tidak seperti biasa ,matanya seperti mengatakan kau yang terindah di mataku ,membuatnya mendekat lebih dalam.


" Cium bibir ku" Kali ini Cakra menginginkan ciuman dari Hana bukan dia yang menciumnya.Hana diam menatap bibir belah itu sangat dekat dengan bibir tipisnya.


Aku malu! kapan aku mencium laki laki? tidak pernah.Hana


Hana memejamkan matanya sedikit memiringkan kepala dan menubrukan bibirnya ke bibir belah hadapannya,dia memberanikan diri dan mencengkram tungkak suaminya. Tidak perduli toh dia sering melakukan nya dengan Cakra gumamnya yakin.Cakra kaget dan Reflek membuka mulutnya Hana tidak bereaksi walaupun tahu, Cakra juga diam tidak memainkan lidahnya.


Dia kaku sekali sih!.Cakra


Apa aku bisa melepaskannya sekarang ?dan mengubur diriku sendiri,malu.Hana


Hana mengeratkan pejaman matanya.Dia tidak berani membuka mata diam sampai tersengal sendiri,cakra langsung melepaskan bibirnya.


"Bukan seperti itu caranya, lakukan seperti ini!"


" Emmmm"Hana melotot merasakan lidah itu sudah masuk dan ******* bibirnya.Hana diam mencengkram bahu suaminya dia terkejut beberapakali Cakra mengigit bibirnya walaupun tidak kasar.


" Sudah !" Menarik tisu dan mengusap bibir istrinya yang bengkak karena ulahnya.Hana memukul bahu Cakra dengan sekuat tenaga.Hana masih ingat semua orang ada diluar dan ini masih seperti ini makanan pun belum mereka sentuh.

__ADS_1


__ADS_2