Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Makan bersama keluarga


__ADS_3

Galuh dan Karan membakar ikan dengan tertawa,mereka mengobrol mengklarifikasi kesalah pahaman.Galuh menatap mata Hana yang seolah marah dengannya, tapi apa daya rasa cintanya pada Karan tidak mampu lagi dia tahan.


Dia memang jauh,dari kriteria nya.Tapi Karan selalu bisa membuatnya tertawa itulah kenyamanan yang Galuh temukan,dari gadis manja seperti Karan.


Hana duduk bersama suaminya.Cakra tidak perduli memeluk istrinya saat ini,menciumi rambut istrinya yang terurai.


" Sayang apa boleh aku ikut membakar ikan?" Tnya Hana


" Pergilah,jaga tangan mu jika terbakar semua orang disini aku hukum" Hana memukul bahu suaminya kasar.


apa tidak bisa diam sebentar,jangan terus mengancam ku,dasar gila.Hana


" Iya sayang" Hana pergi mendekati Galuh dan karan.Mereka tertawa lepas Hana juga ikut tertawa walaupun tangannya sibuk mengiapasi ikan di hadapannya...Tidak lama Haryadi dan Maria datang,Cakra langsung berdiri menghampiri orang tuanya.Hana kaget mengelap tangannya yang kotor.


kenapa dia tidak bilang,ayah dan ibu akan datang juga si


ah malu,aku sibuk dengan arang sampai kotor . begini.Hana


" Ayah ibu salam" Hana memberi salam.Maria memeluknya erat Haryadi mengusap kepala menantunya lembut.


" Ayo lanjutkan,ayah dan ibu ingin ikan bakar buatan mu " mencubit pipi Hana lembut.


" Baiklah ,sayang ajak ayah dan ibu duduk ya" Perintah Hana membuat Haryadi dan maria menatapnya.Cakra mengangguk menurutinya.Hana kembali membakar ikan dengan ceria.


Akhirnya mereka akur.Haryadi


" Cakra, istrimu terlihat bahagia ibu bangga padamu" Usapan lembut Maria pada anaknya, Cakra tersenyum tidak menjawab.Matanya fokus menatap Hana.


kenapa dada nya seperti semakin besar,


apa dia sakit?


dia malah semakin seksi saja ,tahan hasrat mu Cakra ,ini dimana.Cakra bersitegang dengan hatinya sendiri.


Hana selesai dan memberikan dua piring ditaruhnya dimeja.Haryadi dan Maria menikmati dengan senang hati.


Fatin yang melihat merasa iri,kenapa bukan dia yang menjadi menantu konglomerat itu.


Cakra yang melihat tatapan Fatin,melirik Lina.

__ADS_1


Lina sigap mendekati nona mudanya untuk menjaga dari dekat.Hana malah bersikap aneh.


" Lina,makanlah apa enak ,aku ingin dipuji" Hana menyuapi Lina dengan tangannya.Lina bisa merasakan jemari suci nona mudanya,menyentuh bibir dan giginya.


ampuni aku tuan muda,jangan menghukum ku.Lina melirik Cakra yang menatap nya bengis.


" Ini enak sekali Nona"Pujian dari Lina membuat Hana senang.Hana bahkan belum menyuapi Cakra sama sekali dari tadi.


" Kakak apa kau bahagia" pertanyaan Fatin membuat Hana diam.


" Tentu, lihatlah suami tampan dan keren ku itu,dia menjaga ku seperti menjaga nyawanya sendiri,mungkin lebih heheh" Jawaban Hana membuat Fatin mengepalkan tangannya.


iya kakka suami tampan dan berduit itu,


membuat ku ingin memilikinya,.bayangkan setiap hari aku akan mandi uangnya dan mencium bibir seksinya itu.Fatin


" Oh syukur lah" Jawaban Fatin degan ketus membuat ibunya menariknya agar menjauh.


Gadis gila.Lina kesal sendiri bagaimana bisa bocah itu memiliki hasrat kepada tuan muda gumamnya kesal.


Hana melirik ayah dan mertuanya berbincang hangat,tapi tatapan Cakra sangat kesal padanya, membuat Hana berbalik menatap arang berasap didepan matanya.


Apa salahku sayang.


Hana kesal sendiri Cakra seperti terpaksa dan tidak ikut bahagia pikirnya berkecamuk.


Rudi dan Galuh membagi semua ikan kepada keluarga,Hana melihat sepupunya telah menjadi seorang ibu bayi mungil dari gendongan, seperti tersenyum pada Hana.


" Ya ampun,siapa namanya kau imut sekali" Cup cup cup Hana merapatkan gigi,merasa gemas sendiri.


" Namanya Keysha Hana,kau ingin menggendongnya?" Dari.


" Apa boleh? " Hana antusias dia berlari dan mencuci tangannya dulu, sampai bersih.


Cakra memperhatikan nya dan tersenyum,


Melihat Hana memang sangat menyukai anak anak.


" kemari sayang,kemari anak cantik" Hana menggendong bayi yang berumur delapan bulan itu,dia menggendongnya.Mendekat pada Cakra, sari membiarkan Hana dan makan ikan bersama suaminya santai,mumpung keysha ada yang pegang sari terkekeh bahagia.

__ADS_1


" Om keren,hallo aku Keysha" Hana menggendong dan memainkan jari kecil itu.Cakra tergelak dia berdiri mendekati istrinya.


" Hallo bayi kecil,aku Om tampan suami gadis yang menggendong mu ini" cubitan lembut,membuat Hana gerogi.Bayi mungil itu tersenyum menatap lekat kedua wajah yang baru dia lihat.


" Apa tidak bisa lembut sedikit,bagaimana


perilaku nya nanti pada anaknya,aku malah khawatir.


mungkin alaska junior akan di sambut dengan mobil mewah dari ayahnya,bukan dengan kecupan lembut ,apa orang kaya seperti ini .Hana


Hana kesal Cakra membuka dompet dan menyelipkan uang,ditangan bayi mungil itu.Lembaran nya sangat banyak membuat Sari menatap penuh rasa bahagia.


Asikkk shopping,makasih Om tampan.Sari


Sari tidak berani berterimakasih langsung,dia mendengar cerita dari Fatin saat dirumah,dia gemetar takut , menatap wajah tampan itu dingin dan kasar,cakra hanya lembut pada Hana saja.


" Aku imut kan om,hallo hallo" Hana tertawa melihat keysha tersenyum dalam gendongannya.


Menciumi pipi bayi mungil itu dengan rasa gemass nya.


" Yang memangkunya lebih imut,sini om cium juga " Hana mundur,Cakra tertawa mendekatinya.


tuan jaga sikap anda . Rey dan Robi sehati dan sejiwa,menatap sepasang suami istri dihadapan mereka.


Dasar gila!!!.


Hana menjauh mendekati Sari.


" Hana terimakasih,ini sangat banyak" Sari memasukan uang ke dalam sakunya.Dia hanya meraba tapi dia bisa menghitung jumlah dengan sekali meraba.Keysah sudah berpindah tempat digendongan sari.


" Berterimakasih padanya"Hana melirik Cakra dengan ekor matanya.


" Cih,aku takut kau saja yang sampaikan ya" Sari mendudukan keysha di samping suaminya.


Hana tergelak menepuk bahu Sari kasar.Sari menepis dia merasakan sakit di bahunya.


Dia tidak pernah berubah dari dulu.Sari


Menatap punggung Hana yang menjauh darinya

__ADS_1


__ADS_2