
Hallo teman teman dan saudara saudara ku.
Semoga semua pada sehat sehat ya ๐๐
Terimakasih atas waktu luangnya.
Terus dukung cerita ku dengan vote,like dan komen ya.Biar author ini semakin giat menulis๐ terimakasih
Kisah berlanjut
* * *
Hana diam melamun duduk menunduk di sofa kamar.Dia rasanya ingin menangis berteriak dan berlari kesana kemari agar suaminya tidak jadi pergi. Tapi dia tahu itu adalah cara saat dia kecil untuk menghentikan ayahnya pergi dan berhasil.Tapi yang di hadapannya sekarang adalah seorang konglomerat jelas dia tidak akan mampu memperdayai orang pintar dan sibuk seperti suaminya.
Ruang kerja .
" Rey jika nanti kita pulang urus segalanya,agar di lain waktu istriku bisa ikut kemanapun aku pergi"
" Tentu tuan,maaf keberangkatan kita mendadak dan saya tidak sempat dengan waktu singkat seperti ini"
Cakra hanya berdehem mengiyakan ,dan memeriksa sisa pekerjaan di meja kerjanya.
Ponsel Rey berdering Cakra hanya melirik kesal dan Rey keluar.
Dia diam didepan pintu menjawab panggilan masuk.Dan masuk kembali
" Tuan ,dia sudah ada di gerbang utama"
__ADS_1
" Biarkan,bawa dia kesini" masih fokus dengan pena dan setumpuk berkasnya.
" Baik tuan" Rey keluar meninggalkan tuan muda sendiri.
Tidak lama menunggu Rey kembali membawa seseorang yang diminta tuan mudanya.
" Tuan silahkan" Rey mundur dan orang itu maju dua langkah Cakra masih sibuk dengan berkasnya.
" Siapa nama mu?" Tanya Cakra
" Saya Niken tuan muda"Membungkuk hormat dan berdiri tegap kembali.
" Kau tahu siapa yang akan kau jaga?"
" Nona muda tuan" Jawab Niken yakin.
" Istri yang tuan sayangi" Niken menjawab lagi dan Cakra menoleh, cepat kilat kembali dengan pekerjaannya yang harus selesai sebelum sore.
" Jadi kau tahu kan harus bekerja seperti apa?" Tanya Cakra lagi.
" Tentu tuan,saya akan menjaga seperti anda menjaga Nona" Yakin Niken menjawab Rey yang dibelakang tersenyum tipis mendengarkan.
" Rey panggil istriku kemari" Cakra merapikan berkasnya dan menyilangkan kedua tangan, menyender pada kursi dia sangat lelah dan memejamkan mata.
Tinggal berdua Cakra dan Niken.Gadis itu diam dan menunduk dia tidak akan berani menatap laki laki penguasa dihadapannya.
Niken adalah salah satu orang kepercayaan di Alaskagrup.Semampai tinggi dan jago berantem,dia beberapa kali ikut mengawal kemanapun tuan mudanya pergi.
__ADS_1
Pintu terbuka.
Hana masuk diikuti Rey di belakang.
" Sayang?" Hana menatap gadis didepan meja suaminya.
Apa ini?siapa dia?.Hana
"Kemarilah"Cakra berdiri mengulurkan tangannya.Hana meraih tangan suaminya.
"Sayang siapa dia?" Tanya Hana melirik gadis dihadapannya.
" Kau suka tidak dengannya?" Tanya Cakra mengelus pipi Hana .Membuat Rey dan Niken menunduk.Hana yang malu setengah mati menurunkan tangan suaminya.
" Kenapa bertanya padaku?" Tanya Hana bingung.
" Hahaha jangan memasang wajah seperti itu, kalau aku menciummu mereka berdua bisa jantungan" Tertawa kecil membuat Hana semakin kesal dengan kelakuan Cakra.
Apa tuan seperti ini kalau dirumah tawa jenakanya membuat tenang.Niken
" Perkenalkan dirimu" Cakra datar menyuruh tanpa melirik.
" Perkenalkan Nona saya Niken,mulai saat ini saya supir dan juga bertugas menjaga Nona,istri yang sangat dicintai tuan muda "
Membungkuk sopan Niken senang bisa mengemban tugas semulia ini baginya.Hana yang sempat berpikiran buruk merasa senang dengan jawaban gadis dihadapannya.Hana berjalan dan memeluk Niken ,dia masih membungkuk kaget saat Nona muda menyentuhnya.
Aku senang kau bahagia.Cakra
__ADS_1
Ternyata cakralah yang menyuruh Niken menjawab seperti itu,dia tahu istrinya senang saat orang lain mengakui dirinya sebagai istri dari tuan muda .