
Hana masih tidur walaupun Niken beberapa kali membangunkannya.
" Kenapa Nona sepertinya lelah sekali" Susi menatap Hana yang tidur tenang.
" Nona tidak pernah tidur ,dia merindukan tuan muda" Niken menghela nafas dia sangat tahu bagaimana nona mudanya gelisah sepanjang malam.
" Kau tidak usah khawatir malam ini dia akan tidur nyenyak" Susi keluar karena mobil sudah sampai di gerbang panti asuhan.Niken menatapnya dengan penuh keheranan.Apa yang Susi maksud hatinya bertanya.
Niken masih menunggu Hana bangun. Dia sibuk mengirimkan email ke beberapa orang.Walaupun tugas utama nya menjaga Hana dia tidak bisa meninggalkan pekerjaan kantor nya.Dia bersyukur menjadi salah satu orang kepercayaan Alaska group.
" Apa kita sudah sampai?"Hana mengucek matanya pelan melihat kanan kiri,merasakan kakinya pegal karena perjalanan mereka sangat jauh.
" Iya Nona,mari " Niken membuka pintu mobil Hana keluar, berpegangan pada bahu Niken.Dia masih mengantuk dan terus menguap.
pengawal sudah bergotong royong menggelar tikar dan meletakan makanan di meja.Satu sofa ada disana membuat Hana heran .
" Silahkan Nona duduk" Susi menepuk tangannya disofa.Hana masih diam berjalan menjauhi mereka menatap kanan kiri,dan menghirup udara panjang disana sangat segar gumannya.
" Ayo ayo ayo" Suara gemuruh anak anak gembira mengarah padanya.Hana berbalik melihat anak anak berlarian memilih tempat duduk disana.Hana antusias berlari menghampiri mereka.
__ADS_1
" Perkenalkan ini Nona Hana istri dari tuan muda" Susi berbicara seperti pada orang dewasa Hana tertawa.
" Dengar anak anak perkenalkan saya Hana,kalian bisa memanggil ku ka Ana" Hana memperkenalkan diri dan mendekat duduk dihadapan anak anak itu.
" Baik kak Ana" Semua anak menjawab kompak Hana sangat senang.
" Kalian mau permen?" Teriak Hana berdiri mengangkat tangannya.
" Mau mau mau " Semua anak ikut berdiri mengikuti apa yang di lakukan Hana.
" Duduk berbaris rapi oke" Seru Hana menggeleng kepala.Mencubit gemas seorang anak perempuan di hadapannya.
" Siapa namamu" Tanya Hana.
" Kau manis sekali ,ini untukmu muah muah " Hana mencium kedua pipi anak tersebut.Niken dan Susi ikut tertawa melihat tingkah laku Nona mudanya.
Hana membagikan permen dari tas yang dia bawa.Lalu membagikan satu persatu box makanan.
Mereka lucu sekali , sayang kenapa kau tidak pernah mengajakku si.Hana
__ADS_1
" Ayo makan dulu ya anak anak!" Hana menepuk tangannya dan menggoyankan tubuhnya.
" Baik kak Ana" Semua kompak.
" Kakak suapi aku" Seorang anak laki laki menarik ujung bajunya.Hana berbalik dan berjongkok mengiyaka.
Susi dan Niken mendekat Hana menepis menghadangnya.
Gila apa mereka ,ini anak kecil .Hana
Hana duduk bersama anak anak lain.Menyuapi anak laki laki tersebut.
" Kau sangat tampan Nak" Hana mengacak acak rambutnya.
" Aku tidak setampan kak Cakra ,dia paling tampan" Jawab cepat dan tertawa,gigi tidak rapih dan sebagian ompong itu membuat Hana tertawa merasa lucu sendiri .
" Iya kau benar kak Cakra paling tampan dan keren" Tertawa-tawa riang.Hana membayangkan masa kecilnya yang dia habisman untuk menjaga Fatin dan Galuh..
Hana bermain dan terus menghadang Susi dan Niken yang akan menghentikannya.Hana sangat senang bermain dan dia juga ikut menjadi menggemaskan sekali.
__ADS_1
Nona bagaimana tuan tidak tergila gila padamu ,lihat wajahmu dan hati mu
jika aku punya anak aku akan menamai nama mu untuk anakku,apa boleh ya?,.Susi