
Reno Wijaya adalah adik dari Gea Wijaya.Dia berperan penting didalam perusahaan, saat Cakra dan Candra masih kecil-kecil dan tidak mengerti apapun.
Perusahaan mulai anjlok karena gosip perselingkuhan Haryadi menyeruak sangat cepat.Membuat semua rekan bisnis mundur membatalkan tender yang sudah disepakati sebelumnya.
Reno kini berusia 40 tahun ,dia membuat perusahaan haryadi kembali bangkit,tidak terlalu tampan tapi memiliki kepintaran diatas rata-rata.
Kekayaan yang melimpah dari keluarga nya sendiri membantu masalah kebangkrutan itu . Perusahaan kembali bangkit .
Selama ini dia bertugas menjadi direktur diperusahaan Cakra dibelanda .Reno kembali satu tahun lalu,sampai dia menemukan cinta dan menikah hari ini.
Haryadi selain masih mencintai Gea,dia juga berutang budi kepada Reno .
Cakra terbilang cukup menghormati pamannya itu.
* * *
kembali ke pesta .
Reno berjalan meninggalkan Istrinya yaitu teni dipelamin sendiri.Wanita itu berusia 38 tahunan,pernah menikah disaat muda.
Tapi tidak menyurutkan cinta Reno padanya.
" Paman " Cakra langsung memeluk pamannya itu heboh.
" Kau sudah dewasa Cakra berhenti bersikap seperti anak kemarin sore !" Ucapnya sambil tertawa menepuk nepuk bahu Cakra.
Suamiku terlihat imut
hahah kenapa dia manja sekali kepada paman, dibanding kepada ayahnya.
Hana memotret keduanya,dan cekikikan sendiri.
" Kakak Selfi denganku ?" Karan bergaya merapatkan pipinya dipipi Hana .
Cekrekk
" Aku terlihat aneh " Hana melihat dirinya terlihat berbeda , kemampuan salon memake overnya sungguh luar biasa.
__ADS_1
" Kau sangat cantik Kaka" Teriak Hana membuat Hana kesal dan memukulnya
" Jadi aku jelek kalau hari-hari biasa ya ?" Hana Cemberut
" Tentu tidak ,kau sangat cantik tapi malam ini kecantikan mu bertambah seratus kali lipat" Karan tertawa.
" Kau bohong itu sangat keterlaluan" Rengek Hana.
Semunya menikmati pesta,Cakra diajak Reno dan Haryadi keruangan khusus.Untuk membicarakan pekerjaan.
" inikan hari pernikahan, dasar orang kaya" berbisik Hana menatap punggung pria itu menjauh.
Bahkan Cakra lupa untuk memperkenalkan Istrinya.
Semuanya meninggalkan Hana , mereka memiliki kegiatan masing-masing.
Bertemu kawan atau bertemu sahabat di pesta tersebut, tertinggal lah Hana dan Tika.
" Tik ,ayo makan apapun mumpung tidak ada orang " Ucap Hana menarik Tika agar duduk bersamanya ,dia sangat kesepian.
" Disini banyak orang nona, bagaimana nona tidak melihat itu apa nona sakit ?" reaksi berlebihan Tika membuat Hana tertawa.
" Nona " Lirih suara gadis dari belakang membuat Hana menoleh.
" Lina ....." Teriak Hana langsung memeluk Lina yang terlihat feminim berbeda dengan saat bekerja mengawal nya.
" Bagaimana kabar mu " Hana masih memeluk Lina bagaimana Lina bisa hadir di pesta " Kau datang bersama siapa?"
Hana penasaran
Lina malu-malu dan menunduk " Rey mengajakku" senyum merekah dibibirnya.
Apa dia pacara di jutek.Tika hanya menatap kedunya begitu akrab ,dia salah mengartikan sikap Hana padanya .Ternyata nona memang peri kecil dan sangat baik kepada semua orang,aku mengangumi nona".
" Lina bagaimana ibumu? apa dia masih sakit?" Tanya Hana yang cemas saat ingat Lina pamit untuk merawat ibunya.
" Dia baik-baik saja nona " Lina lemah lembut pada Hana.
__ADS_1
" kau menganggur?" Tanya Hana lagi
" Aku bekerja di perusahaan,apa nona tidak tahu?"
" Yang benar? kenapa aku tidak pernah melihat ku jika ke sana ?" Hana memikirkan apakah sikap semua karyawan baik gara-gara gadis ini.
" Aku selalu pulang jika untuk memeriksa ibu ,jadi nona tidak akan pernah bertemu denganku.Nona selalu datang pada jam dimana aku sedang pergi " panjang lebar Lina menjelaskan,dia bisa pulang kapanpun dan tidak perlu menjaga Hana.Setelah dia mengancam semua karyawan untuk bersikap baik pada Hana istri tuan Presdir.
Jika nona muda datang, bersikap baiklah.Jika aku tidak berpikir panjang,dengan masa depan kalian bisa saja semua akan aku laporkan,pada tuan muda . Begitulah ancam Lina kepada pada karyawan.
Posisi Lina lumayan penting disana ,dan termasuk orang yang Cakra percayai.
" Memang rumah mu sangat dekat dengan perusahaan!" Hana memasukan kue ke mulutnya.
" iya nona ,sangat dekat ! hanya tinggal menyeberang " Ucap Lina menerima air jus yang diberikan Hana padanya
" Aku minta alamatmu,ayo sebutkan" Hana sudah membuka ponselnya,untuk mencatat alamat Lina diponsel nya.
" Tidak nona " Lina panik jika Hana tahu mungkin saja Hana akan menemui nya Setipa hari.
Hana merungut sedih
" Berikan saja ,agar nona senang " timpal Tika berhenti dengan aktivitas nya. " Nona tidak terlihat keren lagi kalau sedang sedih " tambah Tika lagi untuk meyakinkan Lina.
" Baiklah" Lina membuka aplikasi WhatsApp nya untuk mengirimkan alamat ke ponsel Hana " Aku sangat berterima kasih pada tuan ,yang memberiku rumah di seberang perusahaan "
tutur Lina membuat Hana terlonjak
" Suamiku?" Tanya Hana setengah berteriak
" Apa nona tidak menau soal itu? aku bahkan berpikir itu ide dari nona." Lina tidak kalah panik.
" Berarti dia memang manusia " Lirih Hana berkaca-kaca
" maaf nona!" Lina penasaran
" Iya dia manusia yang memiliki hati nurani,untuk pertama kalinya aku merasa bangga memiliki suami seorang Presdir dan sangat kaya juga" Hana menyeka air matanya dan tertawa.
__ADS_1
Di benar-benar sangat bangga, bahkan Cakra menutupi perbuatan baiknya itu dari istrinya sendiri.