
Hana akhirnya bisa tenang karena cakra diam.Mereka memakan menu yang telah siap .Kursi pengunjung hanya beberapa yang dipakai sebagai tempat menyimpan bunga kesukaan nona muda.Hana sangat senang pertama kali dalam hidupnya dinner bersama orang yang dia sayangi.
" Sayang bukannya dinner itu makan dikursi berbeda dan bersebrangan ,kita bisa melihat pasang kita satu sama lain kan?" Hana diam walaupun dia senang tetap merasa aneh dengan cara dinner cakra.
bukan kursi yang mereka pakai melainkan satu sofa panjang mirip seperti yang ada di kamar mereka.
"Jangan repot memikirkan kursi,aku sengaja memilih sofa,dan aku bisa memelukmu kapan saja? tersenyum dan mencium pipi istrinya dengan keras.Membuat Hana hanya bisa menggeleng kepala.
" Sayang aku mau itu" Menunjuk satu piring bulgogi ,makanan Jepang dari daging sapi tersebut memang favorit cakra,menu ini harus ada satu minggu sekali dimeja makan.Walaupun berada jauh dari jangkauan.Cakra mengambil tanpa ragu memegang piring menyuapi Hana sukarela.
" Hana apa kau tahu,dulu kau sering makan di taman sekolah aku sering mengintip mu?"
" Sebelum aku melihat album foto di kantor mu aku Tidak tahu, sayang kenapa kau menyukai ku?" Pertanyaan Hana membuat suaminya berhenti menyuapinya.
Apa dia marah? Aku hanya ingin tahu dari dulu apa yang dia lihat dari gadis biasa dan pendek seperti ku ini.Hana
" Kau berbeda dengan yang lain dan aku tergila-gila padamu tanpa alasan,apa aku harus ya? mencintai mu karena alasan? aku malah bingung!" Menyuapkan makanan lagi ke mulut Hana.Cakra selalu memanfaatkan waktu saat makan untuk menyuapi istrinya.
__ADS_1
" Bingung kenapa?" Hana penasaran dengan wajah polosnya.
" Apa yang ada di tubuhmu yang harus aku jadikan alasan Hana!" mengacak acak rambut Hana .
Apa maksudnya? tetap saja setiap malam tanpa memelukku kau seperti Frustasi kan??.Hana
" Apa kau maksud mu tubuh ku ini jelek?" Hana mulai kesal menahan sendok yang terus menghujam mulutnya.
" Heemm" Menyuapkan satu suapan terakhir ke mulutnya dan tertawa kecil,membuat Hana cemberut.
"Aku kenyang" Cemberut.
" Cih!
" Apa! apa apa, sini wajahmu yang aneh itu aku cium saja biar sedikit terminimalisir" tawa dibibirnya tidak hilang membuat Hana semakin kesal.Ingin menghindar tapi pinggang nya sudah dirangkul dan Cakra mendekat padanya.Menciumi Hana sesuka hati seperti biasa.
" Awas ! Hana mendorong Dada Cakra.
__ADS_1
" Kau menolak ku?" Berteriak kesal sedang enak enaknya ditolak kebayang rasanya.
Hana malah pergi turun dari sofa ke pintu keluar.
" Apa aku berlebihan?" Cakra mengejar Hana dan menggendongnya" Masih banyak waktu jangan berisik diluar banyak orang."
" Aku sudah lelah baju ini juga membuat ku kedinginan" Hana terbaring diatas sofa. " Aaa ini dimana sayang jangan seperti ini,aku tidak menolak mu aku bersumpah!".
Hana kalah tenaganya tidak mampu menahan Cakra.Membiarkan apapun yang dilakukan suaminya.
Di luar restoran.
Semua menunggu dengan lelah.Pelayan restauran apalagi, sudah duduk dan selonjoran sambil bermain ponselnya masing masing.
" Tuan apakah masih lama?" Manager Restoran
" Tuan muda membayar tiga kali lipat jauh dari pendapatan setiap hari ,kau lupa?" Rey berteriak . Manager itu pun menciut ikut duduk dengan pelayan.
__ADS_1
Sebenarnya dia juga lelah menunggu ingin ikut duduk.Tapi hanya menyender dipintu mobil yang dia lakukan.Jika tiba tiba tuan muda keluar ,dia tahu kegilaan apa yang tuan mudanya itu akan lakukan .Konglomerat itu akan siap memecat semua pengawal dengan tiba tiba jika mereka bekerja dengan tidak baik.Mungkin juga termasuk aku gumam Rey memegang kedua lututnya