Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Reynan dan Candra


__ADS_3

Di perjalanan menuju apartemen


Candra menatap Rey yang sedang mengemudi,dia ingin bertanya hal yang pasti akan membuat Rey kesal.


" Apa aku boleh bertanya?" Candra menatap lurus saat Rey meliriknya tajam.


" Apa yang ingin kau tanyakan?" Rey balik nanya.


" Kenapa kau membantah perintah ayahku ? bukannya dia tuan mu,yang harus kau patuhi " Candra menatap lekat wajah Rey yang seketika berubah .


" Aku tidak perlu menjawab nya " Rey ketus.


" Kau selalu membantah ku dan menuruti ayahku sejak dulu,kau selalu bilang hidupmu sepenuhnya adalah mengabdi dan membungkuk " Candra mengungkit apa yang terjadi dimasa lalu.


Saat dia meminta Rey untuk meninggalkannya di tengah jalan Reynan menolak . " Aku akan pergi tinggalkan aku disini " Ucap Candra sambil menangis saat itu,karena dia bertengkar dengan Cakra di restoran .Saat merayakan kelahiran mereka berdua Candra dan Cakra.


Saat itu Candra dan Cakra berusia belasan tahun dan sangat keras kepala.Rey juga masih terbilang masih muda kala itu,perbandingan usia Reynan dan anak majikannya selisih delapan tahun. " Aku tidak bisa menuruti perintah mu ,ayah mu lah yang berhak memerintah ku" Rey menjawab.


Rey diam tidak menjawab Candra yang bertanya, selintas kejadian saat dulu dia menolak Candra terbayang seketika.


" Terlewatttt " Candra setengah berteriak saat kendaraan melewati jauh dari apartemen nya...


Rey tersentak dan langsung menghentikan mobilnya mendadak.


" Kau gila , aku bisa mati " Candra terengah-engah karena kaget.


Bahkan sepertinya body mobil lecet karena menabrak pohon.

__ADS_1


" Maafkan aku " Rey melirik Candra sekilas,dia memutar arah menuju apartemen. " Kau tidak apa-apa?'


Candra mengangguk menatapnya kesal


* * *


Siap-siap bekerja .


Cakra bergandengan dengan istrinya menuju keluar dari rumah.


Mereka berdiri , menunggu Rey siap dengan mobilnya.


" Rey " Teriak Cakra dan menggerakkan tangannya agar Rey mendekat.


Rey setengah berlari menghampiri Cakra yang terlihat ingin bertanya.


" Tuan " Rey membungkuk


" Kita bicara nanti di kantor tuan " Rey melirik Hana .


Cakra mengerti dan menghentikan bicaranya,tapi Hana merasa terusik


" Kenapa melirik ku ?" Tanya Hana menatap kesal pada Rey


" Dia melirik mu sayang , berani sekali kau Rey " Cakra berteriak.


Aku hanya memberi kode

__ADS_1


kenapa efeknya jadi seperti


ini ,bukan tidak mungkin tuan


tidak paham.Jelas dia membuatku umpan


" Tidak tuan ,mana mungkin saya berani " Ucap Rey membungkuk.


" Benar tadi dia seperti itu padaku ,kau harus bertindak sayang " Hana merasa kesal sekaligus penasaran,dia juga mengerti apa yang dimaksud Rey tadi adalah sebuah kode untuk pertanyaan suaminya


" Apa kau tidak suka laki-laki lain melihat mu ?" Cakra memeluk istrinya mencium pipi Hana berkali-kali,Rey diam dan mundur beberapa langkah.


Menyebalkan.


" Tentu aku tidak suka " Sahut Hana sambil cemberut


" Jika seperti itu ,aku juga tidak tahan pria seperti Reynan melihat mu di luar sana" Tersenyum meraih dagu istrinya.


Apa ini kenapa seperti ini sih.hana gugup


" Hentikan niat mu untuk pergi ke tempat kursus selamanya, aku tidak akan mampu pandangan seperti itu kau terima dari laki-laki lain selain aku " Telak Cakra tidak bisa di ubah dan melepas tangannya , meninggalkan Hana yang terus memanggil nya .


" Aku tidak bermaksud apa-apa tuan " Lirih Rey memperbaiki kesalah pahaman.Cakra mengangguk dan berdehem,singkat Rey langsung membuka pintu mobil.


Cakra masuk melihat Hana sekilas yang masih diam memperhatikan nya.


Rey langsung menyalakan mobil menuju keluar dari gerbang rumah.

__ADS_1


" Awasi adik ku ,aku mengutus mu bukan yang lain " Tegas Cakra sambil mendesah dengan ke khawatiran atas kelengahannya, membiarkan Candra dekat dengan Hana selama ini


" Baik tuan " Rey menjawab cepat


__ADS_2