Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Ruang tengah


__ADS_3

Hana menuruni tangga dengan santai melihat Galuh sudah duduk menunduk karena Marisa di hadapannya.


kenapa gadis ini keluar .Marisa.


" Galuh maaf lama ya " Hana mendekat Galuh berdiri sudah ingin memeluknya.Niken sigap berdiri dihadapan Nona nya.


" Maaf jaga sikap anda anak muda" Niken melirik Kana kiri jika Susi datang dan memainkan ponselnya,akan terjadi peperangan saat tuan muda datang.


" Maaf saya lupa " Galuh menggaruk kepalanya dan duduk ,Hana duduk disebelah Galuh.


" Silahkan Nona muda nikmati makanannya" Susi meletakan nampan berisi potongan buah dan makanan ringan.Dua jus mangga menyusul diletakkan pelayan lain


"Apa kalian buta aku juga disini" Marisa berteriak kesal Galuh terkejut tapi tidak dengan yang lian.Robi dan Susi geram rasanya merek ingin menyeret wanita tua itu keluar rumah.


" Galuh bagimana ayah ibu?" Tanya Hana


" Mereka sehat kak!"


" Galuh apa pekerjaan mu lancar" inilah yang Hana ingin tanyakan dari saat dia tahu dari Niken.

__ADS_1


" Tentu,aku bekerja di perusahaan suami mu !" Galuh meraih jus dan meminumnya .Galuh merasa risih dengan pandangan wanita tua dihadapannya.


" Kenapa kau menyembunyikannya dariku" Hana meraih ponsel Galuh yang berada di meja" Aku sudah menghapus no ny,jangan menjemput ataupun berbicara dengannya ".


Galuh tersentak karena dia tahu maksud kakaknya apa.


" Tapi kak hubungan kami semakin baik sekarang"


" Tolonglah mengerti sudah cukup aku yang dihina jangan sampai kau juga merasakannya" Hana melirik Marisa dihadapannya.Wanita itu menyilangkan kedua kakinya paha putihnya terisibak kemna mana.Mungkin semua orang sudah tahu tapi Hana dan Galuh risih.


Apa dia ibunya Karan?. Galuh


Apa ini,apa yang dibicarakan pemuda tampan ini dan gadis bodoh itu.Marisa


" Dia pasti tahu kau ada disini,ayo pulang aku akan mengantarmu keluar" Hana melirik jam sebentar lagi jam pulangnya Karan.Hana menarik Galuh keluar diikuti tiga sekawanan pengawal.


Galuh berpamitan membungkuk hormat pada kakanya.Hana membalas walaupun dia ingin sekali memeluk adiknya itu.Galuh mengendarai motornya dan berpapasan dengan mobil Karan masuk.


Aku ingin melihatmu Karan.Galuh

__ADS_1


kenapa dia tidak melihat ku ,acuh Seperti itu?".Karan


mereka hanya berpapasan Galuh menahan lehernya yang ingin berbalik menatap Karan,gadis itu membuka kaca mobilnya Galuh pergi begitu saja tanpa melihatnya.


Hana hanya melihat dua anak di ujung matanya.


" Nona permisi ,saya ingin bicara dengan anda" Susi mendekati Nona mudanya.


" Katakan saja"! Hana menatap ketiga ornag dihadapannya nampak ragu..


" Nyonya Marisa memiliki ketertarikan khusus kepada pemuda muda seperti adik anda Nona" Susi berbisik takut nenek sihir didalam mendengar nya.


" Hah! apa benar aku harus menjaga adikku ,pantas saja gerak tubuh dan tatapan matanya genit seperti itu tadi" Hana masuk.diiktui Niken.Susi dan Robi berbalik ke rumah belakang.


Hana melirik Marisa yang masih duduk disofa.Hana merasa geli merinding menepuk belakang tungkaknya.


Niken melihat hanya tersenyum ikut merinding.hHana masuk kekamar diikuti Niken.Tidak lama pintu terbuka Karan masuk terburu buru hingga menubruk pintu yang dia lewati.


" Hati hati Karan" Hana mendekat gadis itu langsung memeluk Hana. " Ada apa kenapa ini?" Pura pura tidak tahu.

__ADS_1


" Kenapa Galuh menjauhiku Kaka,dia bahkan tidak melihat ku tadi aku tahu dia sengaja" Terisak dibahu Hana.Hana ikut sedih jadinya tapi dia tidak bisa membiarkan adiknya masuk kedalam kehidupan Cakra.Bocah polos seperti Galuh tidak akan mampu menahan setiap hinaan nantinya.


__ADS_2