
Hana merasa cemas melihat adiknya tidak terlihat seperti biasa
Rambut Fatin sangat berantakan ,bau tubuh Fatin sangat amis saat Hana menciumnya .
" Fatin apa kau tidak mandi berhari-hari?" Tanya Hana memegang bahu adiknya .
" Iya kakak aku tidak mandi berhari-hari,sibuk memikirkan mu ?" Fatin merapatkan kedua lutut Hana dan meletakan kepalanya disana .
Astaga apa dia benar-benar
tulus meminta maaf?
" Kakak kau bekerja untuk membiayai sekolah ku kan? kenapa seperti itu . Aku jadi merasa berhutang" Fatin menangis Hana bisa merasakan pangkuan nya basah karena adiknya
" Karena kau adikku dan aku kakak mu ?" Jelas Hana mengusap lembut kepala Fatin lembut .
Fatin merasa bersalah hidup nyamannya karena Hana .Semua berkat kakak nya itu .
Fatin menikmati semua yang dia inginkan saat sekolah,semua keinginan nya terpenuhi hanya menunggu waktu satu bulan
__ADS_1
Hana yang bekerja sambil kuliah dulu memberikan semua gaji kepada adiknya atau membelikan apapun yang Fatin mau.
Hana merasa iba gadis itu tidak seberuntung dirinya.Dan Hana bertekad untuk mejaga Fatin seperti dia menjaga dan menyayangi Galuh adik kandungnya.
Fatin merasa lebih salah membelikan semua uang itu untuk membeli baju seksi.Dan kencan dengan om om hidung belang dari sejak dia SMA dan setelah kuliah sekarang.
Fatin merasa uang yang diberikan Hana tidak cukup untuk menjamin hidup bak sosialitanya.
" Maafkan aku kakak meminta tanpa berfikir kau juga memiliki kebutuhan mu sendiri." Hana yang memang tidak memiliki uang cukup untuk bergaya seperti orang lain.
Dia bahkan sering diejek karena ketidak tahuannya dengan barang-barang branded yang dimilik teman-temannya saat kuliah.
Fatin semakin teisak dadanya terasa sesak kenapa dia begitu bodoh memupuk berlian dengan kotoran .Dia rela menyakiti kakanya dan bersandiwara mempermainkan kakak terbaiknya itu .
* * *
Setelah selesai dengan keharuan itu Hana mengajak Fatin menemaninya ke supermarket.
Dia bahkan lupa jam berapa sekarang?
__ADS_1
" Kakak pinjam jaket mu ya " Fatin menemukan jaket pink di kursinya.Hana mengiyakan dia pindah duduk didepan bersama Tika karena Fatin merasa lelah dan meringkuk dibelakang memejamkan mata.
" Nona kita sampai" Tika melirik Hana disebelahnya dengan tersenyum.Sepertinya Tika sudah terbiasa dengan senyum yang menghiasi bibirnya, berbeda dengan sebelum dia bekerja sebagai bodyguard Hana.
" Fatin malah tidur " Hana tertawa kecil melihat ke belakang,Fatin yang meringkuk berselimut jaketnya " Aku saja yang masuk ,kau jaga adikku "
Hana sudah membuka pintu mobil tapi Tika menarik ujung bajunya menahan.
" Tika aku masih kesal dengan mu ya ! ingat itu " Hana membuat Tika terlonjak melepaskan bajunya
" Tapi tugasku menjaga nona bukan dia " Tunjuk Tika kepada Fatin yang mendengkur membuat Hana tertawa tapi tidak dengannya.
" Hahaha, kau bisa mengganti ringtone ponsel mu dengan dengkuran itu Tika.Terlihat lebih baik dari pada ringtone mu " Hana meledek dan berjalan masuk ke dalam supermarket.
" Semoga tidak terjadi masalah " Tika mendesah tetap berada didalam mobil,tidak mungkin juga dia membiarkan mobil tidak terkunci,jika dia menguncinya Fatin juga bisa tiba-tiba bangun .
" Merepotkan " Tika menuding Fatin yang tidak sadar itu.
Tika bermain game wormszone serius.
__ADS_1
" Harus hati-hati " Tika melet mengangkat turun ponselnya.Mengikuti kemana permainan itu meliuk-liuk