
Semua mobil melaju kencang.Cakra duduk dimobil yang dikendarai Robi.
" Jangan sampai kau melakukan kesalahan kembali bodoh ,aku membayar untuk bekerja bukan untuk membuat ku marah" berteriak kesal membuat Robi gemetar berusaha menguasai diri dan terus mengemudi cepat.
Satu jam kemudian mobil sampai terparkir rapi di pekarangan rumah Hana.Semua orang menonton penguasa datang kembali ke desanya.
* * *
Hana menangis tersedu-sedu di pangkuan ibunya.Dia memang kabur berniat untuk pergi dari Cakra Tapi saat melihat acara peresmian wanita itu memperkenalkan diri sebagai calon istri tuan muda.Membuatnya terasa sesak dan ingin menangis.
" Ana suamimu dan geng nya ada didepan"
keponakan Hana Rudi setengah berteriak dan terengah engah mengatur nafas.
" Kau bohong kan? dia sedang disana bersama wanita itu ,dia jahat hiks hiks " Terus menangis dan ibunya hanya diam.Menyuruh Rudi agar pergi.
Diluar
semua keluarga berdiri didepan pintu.Cakra diam di mobil hanya memperhatikan yang ingin dia lihat adalah istrinya bukan yang lain..Robi berusaha menjelaskan agar Hana keluar tapi ternyata tidak berhasil.Ayah
__ADS_1
dan Robi malah bersiteru membuat Cakra terpaksa keluar dari mobil.
" Katakan pada tuan mu,dia menyakiti anakku dan jangan pernah berharap bertemu lagi dengannya" Berteriak kesal menunjuk jarinya agar Robi pergi.Cakra mendekat berusaha meredam amarahnya.
" Ayah mertua salam" Merapatkan kedua tangannya.Ayah hana hanya melengos membuang wajah.
ah sial Hana dan keluarga nya pasti sudah tahu apa yang terjadi diperesmian.
" Ayah mertua aku ingin bertemu dengan istriku" Ucapnya lirih membuat ayah Hana kaget dan menatap laki-laki dihadapannya.
Sekian lama mereka saling beradu argumen Sampai membuat kegaduhan Cakra diam membiarkan ayah Hana mencecar nya dengan semua pertanyaan.Robi geram sendiri ingin memberikan pelajaran.
" Baik aku akan membiarkan mu pergi menemui Hana, masuklah" Merangkul bahu Cakra tanpa ragu.Cakra berhasil membujuk dengan caranya tidak menggunakan kekuasaan dan ancaman.Ibu Hana kaget melihat menantu nya masuk kekamar diantar suaminya.
" Hana bangunlah ada suamimu disini"
ibu mengusap lembut kepala Hana dengan punggung tangannya.Hana kaget dan ingin melihat tapi dia urungkan dan berpindah kepalanya pada bantal.
" ayo keluar" Ucap ayah Hana seraya merangkul istrinya"
__ADS_1
Cakra hanya tersenyum cekikikan melihat Hana membuang wajah tidak ingin melihatnya.
krekekk pintu berdenyit saat Cakra menutup nya.
Apa apaan dia menutup pintu.Hana
" Sayang ?" membelai dan mencium pucuk rambut Hana dengan lembut dia harap bisa membawanya pulang kembali.
" Awas " Hana menepis tangan Cakra dengan kasar.
" Kau mau mati ya! seperti mengancam tapi Cakra tersenyum ingin tertawa.melihat Hana begitu tidak mau melihatnya.Dia merasa gemas sendiri ingin mencium Hana.
" Ayo pulanglah,kita harus ke bandara sayang" membelai lagi rambut Hana tapi gadis itu tidak bereaksi seperti tadi berguman tidka jelas dibalik bantalnya.
" Pergi sana dengan wanita genit itu"
berteriak dan melempar bantal ke wajah Cakra.Hana berdiri menjauh dan menatap keluar jendela.Cakra hanya tergelak sendiri berguling guling dikasur kecil yang Hana tempati tadi.
apa kenapa dia tertawa setelah menyakiti ku.
__ADS_1
" Maafkan aku,ayo kita sudah telat ke bandara maafkan aku" memeluk Hana dengan erat.Hana diam dan terus menggoyangkan tubuhnya.Hana tidak berbicara sepatah katapun terus meneteskan air mata yang tidak bisa dia tahan.Jatuh menimpa tangan Cakra yang memeluknya dari belakang.Menciumi ubun ubun gadis itu gadis yang sangat dia Cintai.