
Di gedung Alaska group .Semua karyawan meneteskan keringat walaupun disana memakai pendingin ruangan setiap sudut.Mereka takut saat Rey memeriksa semua ketertiban para pekerja .Rey sudah seperti Cakra kedua yang lebih ganas dan kejam di mata karyawannya.
" Bagaimana laporan ini tidak sesuai" Teriak Rey melemparkan berkas ke wajah pekerja yang mematung gemetar dihadapannya.
Satu tamparannya jatuh dipipi karyawan tersebut.Bukan tanpa alasan para pekerja digajih dan mendapatkan fasilitas full di gedung Alaska group,dan tunjangan sakit dan juga melahirkan untuk karyawan perempuan.Siapa saja yang bekerja tidak benar langsung ditendang keluar, khusus untuk yang melakukan korupsi.Alaska group akan menendang dan membuatnya mendekam dijeruji besi,saat mereka keluar penjara tidak bisa melakukan apapun untuk hidup normal kembali.Alaska group menghukum mereka sampai ke akar akarnya tidak akan membiarkan yang bekerja menyeleweng itu hidup tenang walaupun memohon menangis darah .
" Rey"teriak Cakra yang masih sibuk memeriksa dan menanda tangani semua berkas dimeja Presdir nya.
" Iya tuan" Rey mendekat.
" Bagaimana wanita itu?" Cakra melipat berkas dan menatap Rey ingin tahu perkembangan dan jawaban sekertaris nya.
" Dia menginap di apartemen Nona Agnes tuan" Menjawab jujur dengan apa yang dia selidiki.Marisa tidak pulang kerumah beberapa hari ini Rey bertugas mencari tahu dimana dan pekerjaan apa yang wanita itu lakukan.
" Jangan sampai dia melakukan kesalahan dan kau tidak tahu itu" Mendesah kesal.
__ADS_1
" Baik tuan saya menjaga agar semua berjalan semestinya". membungkuk sopan dan keluar untuk mengerjakan pekerjaannya.
* * *
Taman rumah besar.
Hana meminta Susi menemaninya mengobrol ditaman.Mereka melewati rumah khusus para pelayan.Pelayan laki laki membungkuk tidak ada dari mereka yang berani menatap Nona mudanya.Ini adalah pertama kali mereka melihat nona muda walaupun sekilas.
" Kenapa mereka?"Tanya Hana penasaran melihat pelayan laki laki berjajar dan membungkuk hormat.
" Hahhaha apa apaan ,tidak perlu seperti itu berdiri dengan tegaplah kalian " Memerintah pelayan yang membuat nya merasa lucu.Pelayan itu tidak menurut karena mendengar desahan Susi mereka berbalik dan berjalan menjauhi Nona mudanya.
"Hey kenapa lagi mereka" Hana semakin heran dan melirik Susi disebelahnya.
" Nona Susi aku ingin bertanya beberapa pertanyaan padamu,aku harap kejujuran mu" Hana menepuk nepuk bahu Susi.
__ADS_1
" Baik Nona.Tapi saya juga harap nona panggil saya Susi saja tidak memakai Nona"
Hana menggaruk ujung ujung kepalanya melihat Susi begitu serius.
" Kenapa?"
" Jika tuan muda mendengar dia akan memikirkan hal lain dan menghukum saya" membungkuk hormat dan menjauh dari Nona mudanya yang mendekat terus .Hana menggeleng kepala dan berjalan lebih jauh dari rumah besar memasuki kebun lebih dalam.Bunga tertata rapih dan kolam ikan kecil berada disana.
" Susi apa kau punya pacar?" pertanyaan Hana membuat Susi tersenyum.
" Saya sudah menikah Nona" Hana kaget dan memukul bahu Susi dengan keras.Dia menyangka sedang dipermainkan oleh wanita dihadapannya ini.
" Kau berbohong padaku Susi" Hana cemberut membuat Susi tergelak tidak kuasa menahan tawanya,dan bersikap lancang di hadapan Nona mudanya.
" Maafkan saya Nona, diantara mereka tadi yang berjajar ada suami saya "Hana lebih kaget dan memukul bahu Susi lebih keras dari tadi.Susi mengusap usap bahunya yang terasa sakit.
__ADS_1
Pukulanmu ternyata kuat Nona!