Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
kediaman Hana


__ADS_3

Mobil sampai di pekarangan rumah Hana.Semua Keluarga menyambut sepasang suami istri itu,Hana memeluk Cakra dan mengucap banyak terima kasih.


Mereka keluar dari mobil dengan bergandengan.Fatin mendelik sebal menatap keduanya, Hana semakin menempel kan tubuhnya saat melihat adik genit nya itu merasa tidak suka.


" Lina kenapa kau pucat" Hana merasa cemas saat Lina mengawal tapi dengan wajah pucat pasi.


" Tidak apa-apa Nona,saya hanya demam" Membungkuk hormat dan tersenyum.Rey memperhatikan Lina dari belakang.


" Kau gila! kenapa memaksakan diri" Hana meletakan punggung tangannya di dahi Lina.


Hana meminta Lina mundur dan tidak mengawalnya.


" Ayah " Hana berpelukan dengan ayahnya.Mereka melepas rindu satu sama lain.Setelah itu Ibunya, pelukan hangat dari ibunya membuat Hana senang


" Halo adik ? apa kabar mu?" Hana memeluk Fatin kuat ,gadis itu sampai sesak tidak bisa bernafas.


" Jangan berusaha menggoda suamiku adikku sayang, aku tidak akan membiarkan apapun terjadi kepada suamiku". Bisik Hana ditelinga adiknya,Fatin melotot tidak percaya kalau Hana tahu dengan niat jahatnya.


" Apa maksud mu kakak?". Fatin memblas bisikan kakaknya itu dengan sedikit rasa takut, kapan dia mendapat perlakuan dari kakak nya sendiri seperti itu.

__ADS_1


Hana melapaskan pelukan nya.Saat Cakra menatapnya seperti memberi kode.Hana kembali menggandeng suaminya erat.


" Bagaimana kabar kalian " Tanya ayah .


" Kami baik baik saja ayah " Cakra tersenyum mengucap kepala Hana.


Semua masuk ke dalam rumah, belakang rumah Hana cukup luas ,disana tenda dan meja sudah tertata rapih.Cuaca tidak bersahabat hari itu, mendung dan sedikit gerimis.Tapi tetap membuat semuanya senang.


Hana duduk bersama suaminya.


Hana menyukai makanan Nusantara,semua makanan disiapkan para koki dari rumah makan terkenal .Cakra mengundang khusus restoran Nusantara terkenal untuk menyenangkan Istrinya.


" Sayang aku boleh merekam?" Hana sudah mengeluarkan ponselnya dari tas.


" Kakak apa ini ponsel dari kakak ipar " Fatin dengan tidak tahu malu, menyambar ponsel dan menatap nya.


" Iya " Hana menarik ponselnya.


pelit sekali kau . Fatin.

__ADS_1


" Fatin bantu ibu sini" Ibu Hana meminta Fatin agar menjauh,dia tahu kalau Hana tidak suka setelah tahu sifat Fatin dan kelakuannya.


Beberapa waktu lalu ,setelah kepulangan dari makan bersama-sama.Ibu Fatin menelfon dan memperingatkan nya agar mengawasi Fatin saat di kota.Cakra mengutus anak buah nya untuk memata matai Fatin.Dan benar apa yang dikatakan ibunya, Fatin sering keluar malam berpakaian seksi dan om om menunggunya ditepi jalan.


Hana duduk bersama Galuh.Cakra sedang sibuk dengan Rey ,mereka berdua berdiri cukup jauh dari Hana.Lina berdiri mengawal.


" Hana " Teriakan suara yang Hana kenal .


Kenapa dia di sini.Lina


" Hai " Hana berdiri dan berpelukan dengan Sisca yang baru datang." Dari mana kau tahu dirumah ?".


" Tidak penting " Sisca cengengesan ,dan melirik kanan kiri seperti mencari seseorang.Lina yang tahu Sisca mencari sosok Rey .Dia merasa tidak nyaman.


" Hana,aku di suruh tuan Reynan kemari menemani mu .Oh iya ini dari semua teman teman di rumah sakit ." Sisca menyodorkan kotak cukup besar.Lina meyambar seketika.


" Maaf saya harus memeriksa nya " .Lina membuka dan mengecek satu persatu.


" Astaga!" .Sisca mendelik sebal.

__ADS_1


" Silahkan Nona!" Lina memberikan kotak kembali kepada Hana.Lina merasa tersakiti saat tahu Sisca datang atas permintaan Rey.


__ADS_2